
Courtesy of CNBCIndonesia
Penemuan Ular Sanca Batik Terpanjang di Sulawesi, Tantangan Konservasi Bangkit
Memberikan informasi terkait penemuan ular sanca batik betina raksasa yang dipercaya sebagai ular liar terpanjang yang diukur secara resmi dan menyoroti pentingnya konservasi untuk mengurangi konflik antara manusia dan satwa liar.
06 Feb 2026, 11.50 WIB
115 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Ular sanca batik raksasa yang ditemukan di Sulawesi Selatan mencatat rekor dunia.
- Konflik antara manusia dan ular meningkat akibat perburuan liar dan penyusutan habitat.
- Perawatan dan konservasi ular raksasa penting untuk melindungi spesies ini dan mengurangi konflik.
Maros, Indonesia - Baru-baru ini, seekor ular sanca batik betina raksasa ditemukan di Maros, Sulawesi Selatan, dan resmi diukur sepanjang 7,22 meter. Ukuran ini menjadikannya sebagai ular liar terpanjang yang pernah tercatat oleh Guinness World Records. Penemuan ini menimbulkan perhatian besar terkait konservasi dan perlindungan habitat ular tersebut.
Ular yang diberi nama 'Ibu Baron' memiliki berat mencapai 96,5 kilogram, yang hampir setara dengan berat panda dewasa. Pengukuran dilaksanakan dengan sangat hati-hati oleh beberapa ahli dan pemandu satwa liar agar ular tetap aman selama proses tersebut. Ukuran tubuh yang besar ini jarang sekali ditemukan di alam liar.
Konflik manusia dan ular di wilayah Maros sudah menjadi masalah lama, terutama terkait dengan ancaman terhadap ternak dan keselamatan manusia. Penurunan habitat dan berkurangnya mangsa alami seperti babi liar dan sapi anoa menjadi penyebab ular sanca semakin banyak bertemu manusia. Hal ini memperbesar risiko konflik dan bahaya.
Upaya konservasi dilakukan dengan menempatkan Ibu Baron dalam perawatan konservasionis lokal, Budi Purwanto, yang juga menyelamatkan ular-ular lain di wilayah tersebut. Langkah ini penting untuk menjaga agar ular raksasa tersebut tidak menjadi korban langsung dari ketakutan dan konflik manusia. Selain itu, upaya ini juga bertujuan untuk melestarikan spesies ular yang unik ini.
Sanca batik sendiri adalah ular terpanjang di dunia dengan rata-rata panjang tubuh berkisar antara 3 hingga 6 meter. Namun, penemuan individu yang melebihi 6 meter seperti Ibu Baron termasuk langka. Penemuan ini tidak hanya mengharumkan nama Sulawesi tetapi juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian alam agar konflik manusia dan satwa liar bisa diminimalisir.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260206111416-37-708750/ular-sulawesi-paling-panjang-di-dunia-berat-tembus-100-kilogram
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260206111416-37-708750/ular-sulawesi-paling-panjang-di-dunia-berat-tembus-100-kilogram
Analisis Ahli
Diaz Nugraha
"Populasi ular raksasa meningkat karena penurunan habitat dan mangsa alami, sehingga ular lebih sering bertemu manusia."
Budi Purwanto
"Perlindungan ular ini penting agar tidak punah dan untuk mengurangi potensi konflik dengan manusia."
Analisis Kami
"Penemuan ular sanca batik sebesar ini menunjukkan pentingnya perlindungan habitat alami dan kontrol perburuan liar untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Tanpa tindakan segera, konflik antara manusia dan satwa liar akan terus meningkat dan bisa berdampak fatal bagi kedua belah pihak."
Prediksi Kami
Konflik antara manusia dan ular sanca batik kemungkinan akan meningkat jika habitat dan makanan alami ular terus berkurang, sehingga upaya konservasi dan edukasi masyarakat perlu diperkuat.
Pertanyaan Terkait
Q
Di mana ular sanca batik raksasa ditemukan?A
Ular sanca batik raksasa ditemukan di Maros, Sulawesi Selatan.Q
Apa nama ular yang ditemukan di Maros?A
Nama ular yang ditemukan di Maros adalah Ibu Baron.Q
Siapa yang mengukur panjang ular tersebut?A
Panjang ular tersebut diukur oleh Diaz Nugraha bersama penjelajah dan fotografer alam Radu Frentiu.Q
Mengapa konflik antara manusia dan ular terjadi di wilayah tersebut?A
Konflik antara manusia dan ular terjadi karena habitat ular menyusut dan mengurangi ketersediaan makanan alami mereka.Q
Berapa panjang dan berat Ibu Baron?A
Ibu Baron memiliki panjang 7,22 meter dan berat 96,5 kilogram.




