China Kembangkan Senjata Gelombang Mikro untuk Hancurkan Satelit Starlink Elon Musk
Courtesy of CNBCIndonesia

China Kembangkan Senjata Gelombang Mikro untuk Hancurkan Satelit Starlink Elon Musk

Mengungkap perkembangan senjata gelombang mikro bertenaga tinggi yang dikembangkan China untuk menetralkan satelit Starlink sebagai bentuk perlindungan terhadap ancaman keamanan nasional.

11 Feb 2026, 19.00 WIB
286 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • China mengembangkan senjata gelombang mikro untuk menghadapi ancaman dari satelit Starlink.
  • Elon Musk menganggap pembunuhan satelit Starlink tidak mungkin dilakukan secara efektif.
  • Keberadaan Starlink dianggap sebagai ancaman bagi keamanan nasional China, terutama terkait dengan potensi konflik di Taiwan.
Xian, China - China merasa terancam oleh jaringan satelit Starlink milik Elon Musk yang beroperasi di orbit rendah Bumi. Satelit-satelit ini dianggap bisa digunakan oleh Amerika Serikat untuk operasi militer yang bisa merugikan keamanan nasional China, terutama di wilayah konflik seperti Taiwan.
Untuk menghadapi ancaman tersebut, ilmuwan China mengembangkan senjata gelombang mikro berdaya tinggi berukuran kecil yang disebut TPG1000Cs. Senjata ini memiliki kemampuan memancarkan daya hingga 20 gigawatt selama hampir satu menit, sebuah inovasi besar dibandingkan perangkat sebelumnya yang hanya dapat beroperasi beberapa detik.
TPG1000Cs sangat portabel karena berukuran 4 meter dengan berat sekitar 5 ton, sehingga mudah dipasang di berbagai kendaraan militer seperti truk, kapal perang, hingga pesawat. Senjata ini memungkinkan serangan terarah yang kuat terhadap satelit Starlink yang mengorbit dekat Bumi.
China juga telah membuat simulasi serangan dengan menggunakan satelit-satelitnya yang telah dilengkapi dengan laser dan gelombang mikro untuk melacak dan mengganggu satelit Starlink. Pengembangan ini bagian dari strategi China untuk menghadapi kemungkinan penggunaan Starlink dalam konflik militer di masa depan.
Dengan kemajuan teknologi ini, China dapat menimbulkan ancaman serius terhadap operasi Starlink dan mempercepat perlombaan pengembangan senjata anti-satelit di dunia. Hal ini dapat memicu ketegangan lebih lanjut antara China dan Amerika Serikat di ruang angkasa.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260211162238-37-710285/china-ciptakan-senjata-super-pembunuh-starlink-amerika-bisa-tamat

Analisis Ahli

Analisis Kami

"Pengembangan senjata gelombang mikro seperti TPG1000Cs menunjukkan transformasi teknologi militer China yang pesat dan canggih, menandakan China serius dalam menantang dominasi ruang angkasa AS. Namun, senjata ini juga bisa memicu eskalasi konflik digital dan militer di luar angkasa yang berbahaya bagi stabilitas keamanan global."

Prediksi Kami

Teknologi senjata gelombang mikro berdaya tinggi ini kemungkinan akan memicu perlombaan senjata anti-satelit global dan meningkatkan ketegangan geopolitik di ruang angkasa, khususnya antara China dan Amerika Serikat.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang diklaim oleh tim peneliti di China mengenai senjata baru mereka?
A
Tim peneliti di China mengklaim telah mengembangkan senjata gelombang mikro bertenaga tinggi yang dapat menghancurkan satelit Starlink.
Q
Mengapa Elon Musk mengatakan bahwa membunuh satelit Starlink itu tidak mungkin?
A
Elon Musk berargumen bahwa dengan jumlah satelit Starlink yang banyak, upaya untuk membunuhnya akan sulit dan memerlukan banyak rudal anti-satelit.
Q
Apa itu TPG1000Cs dan apa kemampuannya?
A
TPG1000Cs adalah alat senjata gelombang mikro bertenaga tinggi yang dapat menghantarkan daya hingga 20 gigawatt dan berukuran kecil, sehingga mudah dipindahkan.
Q
Mengapa China merasa terancam oleh jaringan Starlink?
A
China merasa terancam oleh Starlink karena khawatir jaringan tersebut dapat digunakan untuk mengincar aset-aset vital dalam konflik dengan AS, terutama terkait Taiwan.
Q
Apa yang dilakukan China untuk mengembangkan senjata melawan Starlink?
A
China berusaha mengembangkan berbagai senjata untuk menetralisir Starlink, termasuk senjata energi terarah seperti gelombang mikro dan laser, serta menerbitkan makalah penelitian terkait.