
Departemen Perdagangan Amerika Serikat telah memulai inisiatif baru dengan mempublikasikan data Produk Domestik Bruto (GDP) di atas blockchain populer seperti Bitcoin, Ethereum, dan Solana. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan cara tambahan dalam memverifikasi data ekonomi penting ini secara real-time, memastikan bahwa data yang diterima oleh publik dan pelaku pasar adalah benar dan terjamin integritasnya.
Selain blockchain utama tersebut, Departemen Perdagangan juga menggunakan blockchain lain seperti TRON, Stellar, Avalanche, Arbitrum, Polygon, dan Optimism. Data-data ini kemudian didistribusikan melalui platform oracle terkemuka seperti Pyth dan Chainlink, yang membantu menjaga keamanan dan keandalan data. Namun, jaringan XRP Ledger belum termasuk dalam daftar blockchain yang digunakan dalam proyek ini.
Proyek ini tidak bertujuan menggantikan metode pengumuman GDP yang sudah ada, melainkan sebagai lapisan tambahan verifikasi by blockchain. Dengan adanya hash kriptografi yang mengamankan data, pengguna dapat memeriksa keaslian informasi secara langsung tanpa harus bergantung hanya pada rilis resmi tradisional. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan kepercayaan pada data pemerintah.
Coinbase, salah satu platform cryptocurrency terbesar, terlibat sebagai mitra infrastruktur dalam proyek ini. Menteri Perdagangan Howard Lutnick, yang dikenal sebagai pendukung blockchain, memimpin inisiatif ini sekaligus mengusulkan perubahan dalam cara penghitungan GDP. Proyek ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah yang lebih luas untuk mengintegrasikan blockchain dalam berbagai sistem federal dan layanan publik.
Inisiatif ini menunjukkan bagaimana blockchain kini semakin dianggap sebagai teknologi strategis yang melampaui dunia kripto. Selain penerapan di Departemen Perdagangan, agensi lain seperti Departemen Efisiensi Pemerintahan, California DMV, dan Homeland Security juga telah menguji coba aplikasi blockchain untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam berbagai bidang pemerintahan.