
Verizon mengalami gangguan layanan besar mulai sekitar pukul 12 siang waktu Timur pada hari Rabu, yang menyebabkan jutaan pelanggan di Amerika Serikat kehilangan akses sinyal suara dan data selama hampir 10 jam. Gangguan ini paling dirasakan di kota-kota besar seperti New York, Washington, dan Los Angeles, serta kota besar lainnya di seluruh AS.
Perusahaan akhirnya mengakui masalah ini, meminta maaf kepada pelanggannya, dan menawarkan kompensasi berupa kredit tagihan sebesar 20 dolar per paket, bukan per nomor. Untuk mendapatkan kompensasi ini, pelanggan harus masuk ke aplikasi MyVerizon dan menekan tombol 'Redeem Now' yang muncul jika terdampak. Kredit ini akan terlihat dalam tagihan dalam 1 atau 2 siklus penagihan berikutnya.
Gangguan ini juga memengaruhi layanan panggilan via wifi yang biasanya menjadi solusi alternatif saat sinyal seluler lemah, sehingga memperparah ketidaknyamanan pelanggan. Penyebab gangguan belum dipastikan, namun ahli menyatakan kemungkinan berasal dari kesalahan konfigurasi perangkat lunak atau human error, bukan serangan siber.
Selain kompensasi dari Verizon, beberapa perusahaan seperti Krispy Kreme turut merespon kondisi ini dengan penawaran khusus, misalnya memberi donat gratis selama beberapa jam sebagai cara memberi semangat kepada pelanggan yang terdampak. Verizon juga menyarankan pelanggan untuk merestart perangkat bila masih mengalami masalah.
Meskipun gangguan sempat berkurang menjelang malam, banyak pelanggan yang merasa kecewa dan adanya tekanan agar Verizon meningkatkan pelatihan staf dan memperbaiki sistem agar kejadian serupa tidak terulang. Gangguan ini menjadi pengingat pentingnya kesiapan dan teknologi yang andal dalam layanan telekomunikasi.