Brian Armstrong Pecat Insinyur yang Tolak Gunakan AI Coding di Coinbase
Courtesy of TechCrunch

Brian Armstrong Pecat Insinyur yang Tolak Gunakan AI Coding di Coinbase

Menjelaskan bagaimana Coinbase memaksa penggunaan AI coding assistant di antara insinyur mereka dan mengambil tindakan tegas terhadap yang tidak mau beradaptasi, serta menyoroti dilema penggunaan AI dalam pengembangan perangkat lunak.

23 Agt 2025, 04.07 WIB
15 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Adopsi AI di perusahaan dapat menjadi hal yang wajib dan tidak bisa diabaikan.
  • Pendekatan tegas terhadap pelatihan teknologi baru bisa mengubah budaya kerja dalam sebuah organisasi.
  • Meskipun AI sangat membantu, penting untuk mempertimbangkan bagaimana mengelola kode yang dihasilkan oleh AI.
tidak spesifik, kemungkinan Amerika Serikat - Di era teknologi yang semakin maju, penggunaan asisten coding berbasis AI seperti GitHub Copilot dan Cursor semakin populer di kalangan programmer. Perusahaan seperti Coinbase bahkan membeli lisensi enterprise untuk seluruh insinyur mereka supaya dapat memanfaatkan teknologi ini dalam pekerjaan sehari-hari mereka.
Namun, tidak semua insinyur di Coinbase antusias dengan adopsi AI. Beberapa menolak mencoba menggunakan alat-alat baru tersebut, yang membuat CEO Brian Armstrong merasa perlu mengeluarkan mandat tegas agar semua insinyur wajib mendaftar dan mulai memakai AI coding assistant.
Armstrong kemudian mengadakan pertemuan khusus di akhir pekan bagi yang belum onboard. Dalam pertemuan ini, beberapa karyawan mendapat pengecualian karena alasan pribadi, tetapi sebagian yang tanpa alasan kuat langsung dipecat. Keputusan ini sempat menimbulkan kontroversi di dalam perusahaan.
Meski pendekatannya berat, Armstrong percaya bahwa penggunaan AI bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam pengembangan perangkat lunak. Coinbase juga menyelenggarakan pelatihan rutin dan pertemuan bulanan untuk berbagi metode kreatif dalam menggunakan AI.
Sementara itu, pelaku industri seperti John Collison menyoroti bahwa meskipun AI dapat membantu menulis kode, tantangan terbesar adalah bagaimana mengelola dan memastikan kualitas kode yang dihasilkan AI agar tetap aman dan terkelola dengan baik.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2025/08/22/coinbase-ceo-explains-why-he-fired-engineers-who-didnt-try-ai-immediately/

Analisis Kami

"Pendekatan keras Coinbase memang bisa dianggap ekstrem, tapi menyoroti betapa pentingnya AI dalam meningkatkan produktivitas di dunia pemrograman. Meski begitu, pembinaan yang lebih humanis dan pelatihan mendalam seharusnya tetap jadi prioritas sebelum mengambil langkah pemecatan."

Analisis Ahli

John Collison
"AI memang sangat membantu dalam penulisan kode, tapi pengelolaan kode hasil AI masih menjadi tantangan besar yang harus diperhatikan perusahaan."

Prediksi Kami

Perusahaan teknologi lain kemungkinan akan mengikuti jejak Coinbase dengan mendorong adopsi AI coding assistant secara ketat, namun akan semakin banyak tantangan terkait manajemen dan kualitas kode yang dihasilkan AI.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang dilakukan Brian Armstrong terkait penggunaan AI di Coinbase?
A
Brian Armstrong mengeluarkan mandat di Slack perusahaan agar semua insinyur mempelajari dan mendaftar untuk menggunakan AI.
Q
Mengapa beberapa insinyur di Coinbase dipecat?
A
Beberapa insinyur dipecat karena tidak mau mendaftar dan menggunakan alat AI meskipun sudah diberi waktu.
Q
Apa reaksi Armstrong terhadap lambatnya adopsi AI di timnya?
A
Armstrong terkejut dan menganggap bahwa adopsi AI tidak seharusnya lambat, sehingga ia mengadakan pertemuan untuk membahas hal tersebut.
Q
Apa itu GitHub Copilot dan bagaimana kaitannya dengan Coinbase?
A
GitHub Copilot adalah alat bantu pemrograman AI yang dibeli Coinbase untuk digunakan oleh semua insinyur dalam menulis kode.
Q
Apa pendapat John Collison mengenai penggunaan AI dalam pemrograman?
A
John Collison mempertanyakan seberapa banyak perusahaan seharusnya bergantung pada kode yang dihasilkan AI.

Artikel Serupa

Pengalaman Calvin French-Owen: Rahasia Kerja Cepat dan Budaya OpenAIYahooFinance
Teknologi
1 bulan lalu
91 dibaca

Pengalaman Calvin French-Owen: Rahasia Kerja Cepat dan Budaya OpenAI

Pengalaman Menarik Insinyur di OpenAI Saat Mengembangkan Codex dan Budaya PerusahaanTechCrunch
Teknologi
1 bulan lalu
60 dibaca

Pengalaman Menarik Insinyur di OpenAI Saat Mengembangkan Codex dan Budaya Perusahaan

Apakah AI Membantu Pemrograman? Studi Baru Ungkap Tantangan Coding dengan AIYahooFinance
Teknologi
1 bulan lalu
118 dibaca

Apakah AI Membantu Pemrograman? Studi Baru Ungkap Tantangan Coding dengan AI

CEO GitHub: Perusahaan Pintar Akan Rekrut Lebih Banyak Developer di Era AIYahooFinance
Teknologi
1 bulan lalu
103 dibaca

CEO GitHub: Perusahaan Pintar Akan Rekrut Lebih Banyak Developer di Era AI

Persaingan Ketat AI: Startup Terancam, Peta Persaingan Model AI BergeserTheVerge
Teknologi
2 bulan lalu
107 dibaca

Persaingan Ketat AI: Startup Terancam, Peta Persaingan Model AI Bergeser

Duolingo Tarik Kembali Janji AI Gantikan Pekerja dan Fokus Latih KaryawanYahooFinance
Bisnis
3 bulan lalu
140 dibaca

Duolingo Tarik Kembali Janji AI Gantikan Pekerja dan Fokus Latih Karyawan