Courtesy of CNBCIndonesia
Tantangan dan Realita Sulit Profesi Influencer di Era Media Sosial Modern
Mengungkap tantangan dan realita sulit profesi influencer dalam menghasilkan penghasilan yang stabil serta pengaruh kebijakan platform media sosial terhadap nasib kreator konten.
28 Agt 2025, 15.20 WIB
45 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Dunia influencer tidak seindah yang terlihat dan penuh dengan tantangan.
- Persaingan di industri kreator konten semakin ketat, dan platform mulai mengurangi komisi untuk kreator.
- Kreator konten sering kali harus mencari cara lain untuk meningkatkan pendapatan mereka, seperti menjual merchandise.
Jakarta, Indonesia - Profesi influencer kini sangat diminati karena potensi penghasilan besar, terutama di tengah sulitnya bursa kerja dan gelombang PHK. Nama-nama seperti Mr. Beast dan Charli D'Amelio menjadi contoh sukses, termasuk Raffi Ahmad di Indonesia. Namun, realita industri kreator konten ternyata penuh persaingan dan penghasilan yang tidak pasti.
Penghasilan influencer banyak yang lebih kecil dari gaji pekerja kantoran penuh waktu. Contohnya Clint Brantley, kreator konten penuh waktu dengan ratusan ribu follower tapi pendapatan tahunannya lebih rendah dari rata-rata gaji pekerja di AS. Ini menunjukkan betapa sulitnya mendapatkan penghasilan yang stabil dari media sosial.
Platform seperti TikTok, YouTube, dan Instagram mulai memperketat persyaratan program pendanaan untuk kreator konten. TikTok juga menghadapi ancaman pemblokiran di AS, yang menciptakan ketidakpastian di kalangan influencer. Para kreator harus menghadapi fluktuasi pendapatan dan selektifitas brand yang semakin ketat.
Banyak influencer masih berjuang untuk mendapatkan penghasilan yang layak, dengan hampir setengahnya memperoleh kurang dari US$ 15.000 per tahun. Para kreator harus banyak berinvestasi waktu dan tenaga dalam perencanaan, produksi, dan interaksi dengan audiens, tanpa jaminan seperti pekerja kantoran.
Meskipun platform memberikan bonus dan program insentif, pendapatan influencer semakin menurun per view, dan hanya segelintir yang bisa mencapai penghasilan besar. Transparansi dan keadilan dalam pembayaran perlu diperbaiki agar industri ini bisa berkembang lebih sehat dan memberi manfaat bagi para kreator konten.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20250828144138-37-662217/raffi-ahmad-dkk-terancam-miskin-tandanya-sudah-terlihat-di-amerika
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20250828144138-37-662217/raffi-ahmad-dkk-terancam-miskin-tandanya-sudah-terlihat-di-amerika
Analisis Kami
"Profesi influencer memang menawarkan peluang besar, namun tanpa strategi konten yang tepat dan diversifikasi sumber pendapatan, sangat sulit untuk bertahan lama. Industri ini butuh regulasi dan transparansi dari platform agar kreator bisa memperoleh imbalan yang adil dan keberlanjutan karier."
Analisis Ahli
Jasmine Enberg
"Pekerjaan kreator konten sangat berat dan membutuhkan dedikasi jangka panjang, sulit bagi kebanyakan orang untuk menjadi besar dalam waktu singkat."
Prediksi Kami
Tren kesulitan memperoleh penghasilan stabil bagi influencer akan terus berlanjut, dan hanya kreator dengan konten khusus dan pengelolaan bisnis yang baik yang mampu bertahan dan tumbuh di masa depan.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa tantangan utama yang dihadapi influencer saat ini?A
Tantangan utama yang dihadapi influencer saat ini adalah persaingan yang ketat dan pengurangan komisi dari platform. Mereka juga sulit untuk mendapatkan kerja sama dengan brand yang lebih selektif.Q
Siapa saja influencer terkenal yang disebutkan dalam artikel?A
Influencer terkenal yang disebutkan dalam artikel termasuk Mr. Beast, Charli D'Amelio, dan Raffi Ahmad.Q
Mengapa penghasilan influencer sulit untuk diprediksi?A
Penghasilan influencer sulit untuk diprediksi karena banyak faktor yang mempengaruhi, termasuk jenis konten, jumlah pengikut, dan durasi karir mereka.Q
Apa dampak dari potensi pemblokiran TikTok di AS terhadap influencer?A
Potensi pemblokiran TikTok di AS dapat berdampak negatif pada penghasilan influencer yang mengandalkan platform tersebut untuk mendapatkan uang.Q
Bagaimana cara influencer menghasilkan pendapatan dari media sosial?A
Influencer menghasilkan pendapatan dari media sosial melalui iklan, sponsor, dan kerja sama dengan brand, serta program monetisasi dari platform.