Peneliti Bongkar Rahasia Inti Bulan Mirip Besi dengan Struktur Unik
Courtesy of CNBCIndonesia

Peneliti Bongkar Rahasia Inti Bulan Mirip Besi dengan Struktur Unik

Menyajikan hasil penelitian terbaru mengenai struktur inti Bulan yang mirip dengan besi dan keterkaitannya dengan evolusi medan magnet serta sejarah geologi Bulan pada miliaran tahun awal Tata Surya.

20 Nov 2025, 07.10 WIB
136 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Penelitian terbaru menunjukkan bahwa inti Bulan padat dengan kepadatan mirip besi.
  • Terdapat kemiripan struktur antara Bulan dan Bumi yang dapat memberikan wawasan tentang evolusi keduanya.
  • Teknik seismologi dan pengukuran jarak laser digunakan untuk mengungkap karakteristik inti Bulan.
Jakarta, Indonesia - Penelitian terbaru di tahun 2023 berhasil mengungkap isi dan struktur inti Bulan. Tim peneliti menggunakan pengukuran jarak laser serta pemodelan data untuk mengidentifikasi karakteristik fisik inti satelit Bumi tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa inti Bulan berbentuk bola padat dengan kepadatan yang mirip dengan besi. Inti luar Bulan memiliki radius sekitar 362 kilometer dan inti dalamnya sekitar 258 kilometer, yang merupakan 15% dari jari-jari Bulan.
Para peneliti juga menemukan bahwa materi lebih padat berada di pusat Bulan, sementara materi kurang padat naik ke permukaan. Struktur ini mirip dengan Bumi yang memiliki lapisan luar cair dan bagian dalam padat.
Temuan tersebut membantu memahami evolusi medan magnet Bulan dan mendukung skenario pembalikan mantel global yang menjadi bagian penting dalam cerita sejarah geologi Bulan di miliaran tahun awal Tata Surya.
Penelitian ini juga memperkuat temuan sebelumnya dari data seismologi Apollo yang dilakukan pada tahun 2011, yang menunjukkan inti dalam Bulan sangat padat dengan kepadatan mencapai 8.000 kilogram per meter kubik.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251119234556-37-686795/ilmuwan-berhasil-bongkar-isi-bulan

Analisis Ahli

Arthur Briaud
"Penelitian ini memberikan wawasan baru terkait pembalikan mantel dan evolusi medan magnet Bulan, yang sebelumnya belum sepenuhnya dipahami."
Renee Weber
"Data seismologi memberikan bukti kuat karakteristik inti bulan yang padat, menyokong temuan bahwa Bulan memiliki struktur internal kompleks."

Analisis Kami

"Penemuan ini sangat penting karena mematahkan asumsi lama tentang inti Bulan yang mungkin homogen atau kurang padat. Menurut saya, pendekatan kombinasi antara pengukuran laser dan pemodelan kepadatan membuka jalur baru untuk studi benda langit lain dalam Tata Surya dengan teknologi serupa."

Prediksi Kami

Dengan pemahaman lebih mendalam mengenai inti Bulan, penelitian di masa depan mungkin dapat mengungkap lebih banyak tentang sejarah vulkanisme dan aktivitas geologi Bulan, serta pengaruhnya terhadap Tata Surya awal.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang ditemukan oleh tim peneliti mengenai inti Bulan?
A
Tim peneliti menemukan bahwa inti Bulan adalah bola padat dengan kepadatan mirip besi.
Q
Siapa yang memimpin penelitian ini?
A
Penelitian ini dipimpin oleh Arthur Briaud.
Q
Bagaimana cara tim peneliti melakukan penelitian tentang inti Bulan?
A
Tim peneliti melakukan pengukuran jarak laser dan pengumpulan data mengenai interaksi gravitasi dan kepadatan Bulan.
Q
Apa kesamaan antara Bulan dan Bumi yang ditemukan dalam penelitian ini?
A
Penelitian menemukan bahwa Bulan memiliki lapisan luar yang cair dan bagian dalam yang lebih padat, mirip dengan struktur Bumi.
Q
Apa yang ditemukan dalam penelitian tahun 2011 oleh Renee Weber?
A
Penelitian tahun 2011 menemukan bahwa inti dalam Bulan memiliki kepadatan mencapai 8.000 kilogram per meter kubik dengan radius 240 kilometer.