Metode Baru Efisien dan Ramah Lingkungan untuk Mendaur Ulang Lithium dari Baterai Bekas
Courtesy of InterestingEngineering

Metode Baru Efisien dan Ramah Lingkungan untuk Mendaur Ulang Lithium dari Baterai Bekas

Mengembangkan metode pemulihan lithium yang selektif, efisien, dan ekonomis dari limbah baterai menggunakan proses elektro-kimia dengan kopolimer redoks yang dapat dipulihkan secara elektro-kimia, guna mengurangi ketergantungan pada sumber lithium konvensional dan meningkatkan keberlanjutan pasokan lithium.

27 Nov 2025, 05.35 WIB
190 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Metode baru yang dikembangkan untuk memulihkan lithium dari limbah baterai menggunakan proses elektrokimia sangat menjanjikan.
  • Terdapat potensi untuk mengurangi biaya pemulihan lithium dan meningkatkan keberlanjutan rantai pasokan.
  • Penelitian ini menunjukkan pentingnya mencari sumber alternatif lithium untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat.
Illinois, Amerika Serikat - Penelitian terbaru di Amerika Serikat berhasil mengembangkan metode pemulihan lithium dari limbah baterai menggunakan proses elektro-kimia yang inovatif. Lithium merupakan unsur penting dalam baterai isi ulang, namun pasokannya rentan terganggu sehingga solusi daur ulang menjadi sangat penting.
Metode ini melibatkan pelarutan logam dari baterai bekas ke dalam pelarut organik, kemudian menggunakan elektroda berlapis kopolimer khusus yang mampu memilih lithium dari campuran logam lainnya. Elektroda ini bekerja seperti spons yang menyerap ion lithium secara selektif.
Setelah elektroda terisi lithium, elektroda tersebut dipindahkan ke larutan baru dan diberi tegangan listrik untuk melepaskan lithium, sehingga lithium murni dapat dikumpulkan. Proses ini memungkinkan kopolimer digunakan berulang kali tanpa perlu bahan kimia berbahaya untuk regenerasi.
Kopolimer yang digunakan terbuat dari bahan khusus yang menggabungkan kemampuan selektif mengikat lithium dan respons redoks, sehingga penyerapan lithium dapat meningkat dua kali lipat dan proses regenerasi efektif. Analisis ekonomi menunjukkan biaya produksi lithium lewat metode ini cukup kompetitif dengan harga pasar lithium saat ini.
Penemuan ini sangat potensial untuk diterapkan secara industri di masa depan karena bisa membantu menciptakan sistem daur ulang lithium yang lebih berkelanjutan, meningkatkan keamanan pasokan, sekaligus mengurangi dampak lingkungan dari ekstraksi lithium konvensional.
Referensi:
[1] https://interestingengineering.com/energy/lithium-recovered-from-battery-waste

Analisis Ahli

Xiao Su
"Penggunaan kopolimer redoks sebagai elektrosorben memungkinkan penyerapan lithium secara selektif dan regenerasi elektro-kimia, yang berpotensi menggeser paradigma daur ulang logam kritis dari limbah baterai."

Analisis Kami

"Metode elektro-kimia berbasis kopolimer ini sangat menjanjikan sebagai solusi inovatif untuk tantangan daur ulang lithium yang selama ini mahal dan tidak ramah lingkungan. Namun, keberhasilan teknologi ini di tingkat industri akan sangat bergantung pada efisiensi skala besar dan kestabilan selama proses daur ulang berulang, yang perlu diuji lebih lanjut dalam pengembangan selanjutnya."

Prediksi Kami

Dalam beberapa tahun ke depan, metode ini kemungkinan akan dikembangkan dan diimplementasikan secara skala industrial sehingga dapat memperbesar daur ulang lithium dari baterai bekas, menurunkan ketergantungan terhadap tambang lithium, serta mendukung ekonomi sirkular dalam industri baterai.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa metode baru yang digunakan untuk memulihkan lithium dari limbah baterai?
A
Metode baru ini menggunakan proses elektrokimia untuk mengekstrak lithium dari limbah baterai.
Q
Siapa yang memimpin penelitian ini?
A
Penelitian ini dipimpin oleh Xiao Su, profesor teknik kimia dan biomolekuler di University of Illinois Urbana-Champaign.
Q
Mengapa lithium penting dalam konteks teknologi saat ini?
A
Lithium penting karena menjadi elemen kunci dalam baterai isi ulang, yang digunakan dalam berbagai perangkat elektronik dan kendaraan listrik.
Q
Apa tantangan utama dalam proses pemulihan lithium?
A
Tantangan utama dalam proses pemulihan lithium adalah keberadaan logam lain yang bersaing dalam aliran pemulihan lithium.
Q
Bagaimana metode ini dibandingkan dengan metode pemulihan lithium yang ada saat ini?
A
Metode ini dapat lebih murah atau setidaknya kompetitif dibandingkan dengan metode pemulihan lithium yang ada.