Penemuan Mengejutkan: Monyet Makaka Bisa Menyesuaikan Gerakan dengan Ketukan Musik
Courtesy of InterestingEngineering

Penemuan Mengejutkan: Monyet Makaka Bisa Menyesuaikan Gerakan dengan Ketukan Musik

Menunjukkan bahwa kemampuan menyinkronkan gerakan dengan ritme musik tidak hanya dimiliki oleh spesies dengan kemampuan pembelajaran vokal, melainkan juga terdapat pada makaka, sehingga memperluas pemahaman tentang evolusi dan biologis saraf dari persepsi ketukan musik.

29 Nov 2025, 07.58 WIB
253 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Macaque dapat menyinkronkan gerakan mereka dengan ritme musik, menantang asumsi sebelumnya tentang hanya spesies pembelajar vokal yang mampu melakukannya.
  • Kemampuan sinkronisasi gerakan dengan ritme mungkin memiliki akar evolusi yang lebih dalam dari yang diperkirakan.
  • Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang hubungan antara musik, ritme, dan evolusi dalam dunia hewan.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa monyet makaka dapat mengikuti ketukan musik dengan mengetuk secara sinkron, sebuah kemampuan yang sebelumnya dianggap hanya dimiliki oleh manusia dan beberapa hewan pengucap vokal yang kompleks. Ini menimbulkan pertanyaan baru tentang sebaran kemampuan musikalitas dalam evolusi hewan.
Kemampuan untuk menyinkronkan gerakan dengan ritme musik memerlukan kemampuan mengenali pola, prediksi waktu, dan koordinasi motorik yang rumit. Sebelumnya, kemampuan ini hanya diamati pada manusia dan beberapa burung yang memiliki kemampuan vokal belajar.
Peneliti menemukan bahwa monyet makaka mampu mengetuk mengikuti ketukan bahkan pada lagu baru yang belum pernah mereka dengar dan tanpa adanya penguatan hadiah, menunjukkan bahwa perilaku ini bukan sekadar respons belajar yang terbatas.
Hasil studi ini menentang hipotesis vokal-pelajar yang selama ini dominan, yang menyatakan kemampuan sinkronisasi dengan musik hanya dimiliki oleh spesies yang kemampuan vokalnya kompleks. Ini membuka kemungkinan bahwa kemampuan tersebut lebih luas dan lebih lama berkembang secara evolusi.
Penemuan ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana akar musikalitas dan persepsi ritme mungkin telah muncul lebih awal dalam sejarah evolusi dibanding dugaan sebelumnya, memperluas pemahaman kita tentang neurobiologi dan evolusi musik.
Referensi:
[1] https://interestingengineering.com/science/monkeys-can-tap-beat-of-music

Analisis Ahli

Vani Rajendran
"Temuan bahwa monyet makaka bisa menyinkronkan gerakan dengan ketukan musik menunjukkan bahwa dasar neurologis kemampuan ini mungkin lebih luas dan tidak hanya terbatas pada spesies dengan pembelajaran vokal. Hal ini merevolusi pandangan tentang evolusi musikalitas dan kebutuhan otak yang terlibat."

Analisis Kami

"Penemuan bahwa makaka dapat mengikuti ketukan musik menantang asumsi lama dan menunjukkan bahwa kemampuan ritme mungkin lebih umum daripada yang kita kira, meskipun dengan tingkatan yang berbeda. Ini membuka peluang bagi penelitian lebih lanjut untuk memahami kaitan antara persepsi musik dan fungsi otak lintas spesies."

Prediksi Kami

Penelitian ini akan mendorong lebih banyak studi tentang mekanisme neurologis dan evolusi sinkronisasi ritme pada berbagai spesies dan memperluas pemahaman kita tentang kemampuan musikalitas di kerajaan hewan.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang ditemukan oleh para peneliti tentang macaque dan ritme musik?
A
Para peneliti menemukan bahwa macaque dapat menyinkronkan gerakan mereka dengan ritme musik, yang sebelumnya dianggap hanya dimiliki oleh spesies pembelajar vokal.
Q
Mengapa sinkronisasi gerakan dengan ritme dianggap langka di kerajaan hewan?
A
Sinkronisasi gerakan dengan ritme dianggap langka di kerajaan hewan karena hanya diamati pada beberapa burung dan individu luar biasa dari spesies lain.
Q
Apa hipotesis utama yang diajukan dalam penelitian ini?
A
Hipotesis utama yang diajukan adalah hipotesis pembelajaran vokal, yang menyatakan bahwa sinkronisasi ritmis bergantung pada sirkuit otak khusus yang menghubungkan pendengaran dan gerakan.
Q
Bagaimana macaque menunjukkan kemampuan mereka dalam menyinkronkan gerakan?
A
Macaque menunjukkan kemampuan mereka untuk menyinkronkan gerakan dengan cara menepuk tangan mengikuti ketukan metronom dan musik yang belum mereka dengar sebelumnya.
Q
Apa implikasi dari temuan ini terhadap pemahaman kita tentang evolusi ritme?
A
Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan untuk merasakan ritme mungkin lebih dalam dalam evolusi daripada yang diperkirakan sebelumnya.