Dua Bintang Terang yang Pernah Dekat Tata Surya dan Jejak Radiasinya
Courtesy of LiveScience

Dua Bintang Terang yang Pernah Dekat Tata Surya dan Jejak Radiasinya

Mengungkap misteri mengapa ruang di sekitar tata surya memiliki surplus ionisasi helium dan energi radiasi lebih tinggi dari perkiraan, dengan menemukan bahwa dua bintang terang pernah melewati dekat tata surya dan menyebabkan ionisasi yang tinggi tersebut.

18 Des 2025, 17.00 WIB
44 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Radiasi dari bintang Beta dan Epsilon Canis Majoris berkontribusi pada ionisasi helium di sekitar tata surya.
  • Ketidaknormalan dalam ionisasi helium membantu menjelaskan kondisi lingkungan antarbintang kita.
  • Tata surya diperkirakan akan keluar dari awan pelindung ini dalam waktu dekat, berpotensi meningkatkan radiasi yang diterima Bumi.
Boulder, Amerika Serikat - Sekitar 4,5 juta tahun yang lalu, dua bintang biru-putih bernama Beta Canis Majoris dan Epsilon Canis Majoris melewati cukup dekat dengan tata surya kita. Mereka berada sekitar 30 tahun cahaya dari matahari saat itu, meskipun sekarang keduanya berjarak lebih dari 400 tahun cahaya. Pada masa itu, kedua bintang tersebut lebih muda, lebih panas, dan bersinar lebih terang dari hari ini.
Para astronom telah lama bingung mengapa ruang sekitar tata surya memiliki tingkat ionisasi gas yang sangat tinggi, terutama ionisasi helium yang memerlukan radiasi energi tinggi. Radiasi matahari saja tidak cukup menjelaskan hal ini. Penelitian baru ini menggunakan model komputer dan data dari satelit Hipparcos untuk melacak pergerakan bintang dan menemukan bahwa radiasi kedua bintang tersebut mampu memberikan energi ionisasi sangat tinggi pada awan gas antar bintang di sekitar kita.
Awan lokal yang mengelilingi tata surya dan mengandung gas hidrogen dan helium telah dipengaruhi oleh gelombang kejut dari ledakan bintang dan radiasi ultraviolet kuat. Radiasi dari Beta dan Epsilon Canis Majoris saat mereka lewat menjadi sumber radiasi yang menjelaskan surplus ionisasi helium di daerah ini, yang selama ini menjadi misteri tersendiri.
Penemuan ini juga relevan dengan kehidupan di Bumi. Awan-awan lokal ini melindungi planet kita dari radiasi berenergi tinggi yang berkeliaran di galaksi. Namun, matahari dalam beberapa ribu tahun hingga puluhan ribu tahun ke depan diperkirakan akan meninggalkan awan pelindung ini, yang berarti Bumi akan terekspos dengan dosis radiasi lebih tinggi, berpotensi berdampak pada atmosfer dan makhluk hidup.
Meski peneliti sudah menemukan hubungan penting ini, masih banyak yang harus dipelajari mengenai bagaimana ionisasi ini berubah seiring waktu dan pengaruhnya terhadap lingkungan tata surya. Studi juga membuka wawasan untuk memahami sejarah lingkungan kosmik Bumi dan interaksi dengan bintang-bintang sekitar.
Referensi:
[1] https://www.livescience.com/space/astronomy/mysterious-irradiated-scar-in-our-galaxy-points-to-2-stars-that-almost-hit-the-sun

Analisis Ahli

Michael Shull
"Dengan data baru dan model canggih, kami sekarang dapat menghubungkan titik-titik ionisasi yang pelik di sekitar tata surya dan menjelaskan bagaimana dua bintang terang ini meninggalkan jejak radiasi yang bertahan hingga kini."

Analisis Kami

"Temuan ini sangat penting karena memberikan penjelasan konkret untuk fenomena ionisasi helium yang telah membingungkan astronom selama beberapa dekade. Memahami interaksi bintang sekitar dan radiasinya terhadap lingkungan tata surya kita membantu kita memahami lebih baik kondisi kosmik yang mempengaruhi Bumi saat ini dan masa depan."

Prediksi Kami

Setelah matahari keluar dari awan pelindung antar bintang saat ini dalam ribuan tahun ke depan, Bumi kemungkinan akan menghadapi dosis radiasi galaksi yang jauh lebih besar yang bisa berdampak pada atmosfer dan kehidupan.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang terjadi sekitar 4,5 juta tahun yang lalu yang berhubungan dengan matahari dan bintang-bintang lainnya?
A
Sekitar 4,5 juta tahun yang lalu, matahari melewati dua bintang cerah, Beta dan Epsilon Canis Majoris, yang mempengaruhi lingkungan antarbintang di sekitar tata surya.
Q
Mengapa radiasi dari Beta dan Epsilon Canis Majoris penting dalam penelitian ini?
A
Radiasi dari Beta dan Epsilon Canis Majoris dikenal sangat kuat, yang membantu menjelaskan mengapa helium terionisasi di sekitar tata surya lebih tinggi dari yang diperkirakan.
Q
Apa yang ditemukan oleh para astronom tentang helium terionisasi di sekitar tata surya?
A
Para astronom menemukan bahwa helium terionisasi di sekitar tata surya terjadi pada tingkat yang lebih tinggi daripada yang diprediksi, menunjukkan bahwa sumber radiasi eksternal berperan penting.
Q
Bagaimana bintang-bintang ini mempengaruhi kondisi gas di sekitar tata surya?
A
Bintang-bintang ini memberikan radiasi yang cukup kuat untuk mengionisasi gas di sekitar tata surya, yang berkontribusi pada pembentukan awan lokal yang kita amati hari ini.
Q
Apa konsekuensi yang mungkin terjadi jika tata surya keluar dari awan lokal ini?
A
Jika tata surya keluar dari awan lokal ini, kita bisa terpapar radiasi tinggi yang dapat membahayakan atmosfer dan lapisan ozon Bumi.