
Courtesy of SCMP
Pembangunan Ramp Spiral Curam Untuk Penyimpanan Limbah Nuklir Aman di Tiongkok
Membangun fasilitas penyimpanan limbah nuklir bawah tanah yang aman dan tahan lama untuk mengisolasi limbah berbahaya selama ribuan tahun, serta berbagi pengetahuan dan praktik terbaik secara global.
27 Des 2025, 17.45 WIB
200 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Pembangunan ramp spiral adalah langkah penting dalam pengelolaan limbah nuklir.
- Laboratorium Beishan berfokus pada isolasi limbah nuklir untuk waktu yang sangat lama.
- CNNC berencana untuk berbagi pengetahuan dan praktik terbaik global dalam pengelolaan limbah nuklir.
Gansu , Tiongkok - China National Nuclear Corporation (CNNC) telah mencapai tonggak penting dengan menyelesaikan pembangunan ramp spiral curam untuk sebuah laboratorium bawah tanah raksasa yang fokus pada penyimpanan limbah nuklir. Fasilitas ini akan menjadi tempat penyimpanan limbah nuklir tingkat tinggi secara aman dan tahan lama.
Laboratorium bawah tanah ini dibangun di daerah terpencil Gurun Gobi, provinsi Gansu, Tiongkok. Lokasi ini dipilih karena kondisi geologisnya yang cocok untuk isolasi limbah berbahaya selama ribuan tahun. Ramp spiral ini memungkinkan akses yang lebih efektif ke fasilitas penyimpanan yang dalam.
Sebagian besar limbah nuklir yang dihasilkan energi nuklir tergolong level rendah hingga menengah dan akan meluruh menjadi bahan yang tidak berbahaya seiring waktu. Namun, sekitar 1 persen limbah termasuk kategori tingkat tinggi yang harus disimpan secara khusus untuk mencegah kebocoran radiasi.
Fasilitas ini tidak hanya akan menyimpan limbah secara aman, tetapi juga menjadi pusat pertukaran ilmu dan teknologi bagi berbagai negara agar dapat mengelola limbah nuklir dengan metode terbaik. Ini penting karena setiap negara memiliki strategi berbeda dalam pengelolaan limbah nuklir.
Pembangunan ini merupakan 'titik akhir' dari rantai industri nuklir yang menandai kemajuan teknologi dalam energi bersih dan berkelanjutan. Keberhasilan proyek ini diharapkan menginspirasi negara lain untuk mengadopsi pendekatan serupa demi keselamatan lingkungan global.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/news/china/science/article/3337894/china-hits-milestone-building-beishan-laboratory-managing-nuclear-waste?module=top_story&pgtype=subsection
[1] https://www.scmp.com/news/china/science/article/3337894/china-hits-milestone-building-beishan-laboratory-managing-nuclear-waste?module=top_story&pgtype=subsection
Analisis Ahli
Wang Ju
"Pentingnya isolasi limbah berlevel tinggi dalam kedalaman 500 hingga 1.000 meter tidak bisa dilebih-lebihkan untuk mencegah dampak lingkungan yang berbahaya."
Analisis Kami
"Pembangunan ramp spiral ini menunjukkan kemajuan teknik yang signifikan dalam penyimpanan limbah nuklir, memberikan solusi nyata yang bisa diadopsi oleh banyak negara. Namun, keberhasilan jangka panjang bergantung pada pengawasan ketat dan pemeliharaan berkelanjutan untuk memastikan keselamatan selama ribuan tahun ke depan."
Prediksi Kami
Dengan selesainya fasilitas ini, di masa depan akan semakin banyak negara menerapkan teknologi penyimpanan limbah nuklir bawah tanah yang aman, meningkatkan standar internasional dalam pengelolaan energi nuklir dan mengurangi risiko lingkungan.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang telah diselesaikan oleh CNNC terkait dengan limbah nuklir?A
CNNC telah menyelesaikan pembangunan ramp spiral yang pertama di dunia untuk laboratorium limbah nuklir.Q
Di mana lokasi laboratorium Beishan Underground Research Laboratory?A
Laboratorium Beishan Underground Research Laboratory terletak di Gurun Gobi, Provinsi Gansu, Tiongkok.Q
Apa tantangan utama yang dihadapi dalam pengelolaan limbah nuklir?A
Tantangan utama dalam pengelolaan limbah nuklir adalah memastikan limbah berbahaya dapat terisolasi dengan aman untuk waktu yang sangat lama.Q
Mengapa diperlukan penguburan limbah nuklir hingga 1.000 meter di bawah tanah?A
Penguburan limbah nuklir hingga 1.000 meter di bawah tanah diperlukan untuk memastikan isolasi yang aman dari lingkungan.Q
Apa tujuan dari platform Beishan?A
Tujuan dari platform Beishan adalah untuk bertukar pengetahuan dan praktik terbaik dalam pengelolaan limbah nuklir secara global.



