Telkomsel Pulihkan Jaringan di 289 Kecamatan Aceh Pasca Bencana
Courtesy of CNBCIndonesia

Telkomsel Pulihkan Jaringan di 289 Kecamatan Aceh Pasca Bencana

Menginformasikan bahwa seluruh jaringan Telkomsel di 289 kecamatan Aceh telah pulih pascabencana, memastikan akses komunikasi kembali normal untuk mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

28 Des 2025, 11.39 WIB
261 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Telkomsel berhasil memulihkan jaringan telekomunikasi di seluruh kecamatan di Aceh pascabencana.
  • Kolaborasi dan kerja keras tim Telkomsel di lapangan sangat penting dalam proses pemulihan.
  • Komitmen Telkomsel untuk memastikan akses komunikasi yang optimal bagi masyarakat di daerah terdampak.
Aceh, Indonesia - Telkomsel telah berhasil memulihkan jaringan telekomunikasi di seluruh 289 kecamatan di Provinsi Aceh setelah terjadi gangguan akibat bencana. Hal ini memastikan akses komunikasi masyarakat kembali normal dan dapat mendukung aktivitas sosial serta ekonomi di wilayah tersebut.
Proses pemulihan menghadapi berbagai tantangan, terutama di Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah, yang menjadi wilayah terakhir dengan jaringan yang berhasil dipulihkan. Keterbatasan infrastruktur dan akses menjadi hambatan namun berhasil diatasi melalui kerja keras dan mobilisasi tim teknis.
Vice President Area Network Operations Sumatera Telkomsel, Nugroho A. Wibowo, menyatakan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja sama dan kolaborasi intensif antara tim Telkomsel dan pemerintah daerah. Jaringan yang pulih merupakan tanda komitmen Telkomsel untuk tidak meninggalkan wilayah terdampak.
Pemulihan dilakukan secara bertahap dengan mengerahkan personel teknis, memperkuat infrastruktur, menyediakan sumber daya alternatif, dan koordinasi dengan pemerintah serta berbagai pihak terkait. Telkomsel memastikan jaringan kembali beroperasi secara aman dan berkelanjutan.
Telkomsel berjanji akan terus memantau kualitas jaringan agar layanan tetap optimal. Dengan pemulihan ini, masyarakat Aceh dapat kembali beraktivitas dengan lancar dan telekomunikasi yang stabil membantu percepatan proses pemulihan sosial dan ekonomi di daerah tersebut.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251228113704-37-697663/aceh-kembali-terhubung-telkomsel-pulihkan-jaringan-di-289-kecamatan

Analisis Ahli

Dr. Ahmad Fauzi, Pakar Telekomunikasi
"Pemulihan jaringan pascabencana ini sangat krusial untuk mendorong pemulihan wilayah terdampak. Telkomsel telah menunjukkan respon tanggap yang baik, namun memperkuat jaringan dengan teknologi yang lebih tahan bencana harus menjadi prioritas."
Prof. Dewi Sartika, Ahli Manajemen Krisis
"Kolaborasi antara perusahaan telekomunikasi dan pemerintah daerah adalah kunci sukses pemulihan layanan. Ini harus menjadi model bagi penanganan bencana serupa di wilayah lain."

Analisis Kami

"Pemulihan jaringan yang cepat menunjukkan kesiapan Telkomsel dalam menghadapi kondisi krisis dan komitmen perusahaan terhadap pelayanan pelanggan. Namun, penting bagi Telkomsel untuk terus meningkatkan infrastruktur agar dapat menghadapi bencana serupa di masa mendatang tanpa gangguan yang signifikan."

Prediksi Kami

Dengan jaringan komunikasi yang telah pulih sepenuhnya, di masa depan Aceh akan mengalami percepatan pemulihan ekonomi dan sosial karena masyarakat dapat kembali berinteraksi dan mengakses berbagai layanan dengan lancar.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang dilakukan Telkomsel pascabencana di Aceh?
A
Telkomsel memastikan pemulihan jaringan telekomunikasi di seluruh 289 kecamatan di Aceh.
Q
Kecamatan mana yang terakhir dipulihkan jaringan Telkomselnya?
A
Kecamatan Syiah Utama adalah kecamatan terakhir yang jaringan Telkomselnya berhasil dipulihkan.
Q
Apa tantangan yang dihadapi selama pemulihan jaringan di Aceh?
A
Tantangan yang dihadapi termasuk akses yang sulit dan keterbatasan infrastruktur pendukung.
Q
Siapa yang menyampaikan informasi mengenai pemulihan jaringan Telkomsel?
A
Informasi mengenai pemulihan jaringan Telkomsel disampaikan oleh Nugroho A. Wibowo.
Q
Mengapa komunikasi dianggap penting setelah bencana?
A
Komunikasi dianggap penting setelah bencana karena membantu masyarakat untuk terhubung dan beraktivitas kembali.