
Courtesy of CNBCIndonesia
Faktor Utama Pemanasan Global: Perubahan Awan, Bukan Polusi Udara
Mengungkap penyebab utama pemanasan global yang sebenarnya, yang lebih terkait dengan perubahan awan dan pemanasan permukaan bumi dibandingkan polusi udara, sehingga masyarakat dapat fokus pada upaya yang tepat dalam penanganan perubahan iklim.
30 Des 2025, 10.31 WIB
160 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Perubahan awan dan pemanasan permukaan Bumi adalah penyebab utama pemanasan global.
- Efek aerosol di belahan Bumi utara dan selatan saling menyeimbangkan, sehingga dampak globalnya hampir nol.
- Penting untuk memahami variabilitas iklim alami dalam konteks pemanasan global.
Jakarta, Indonesia - Pemanasan global selama ini banyak dianggap disebabkan oleh polusi udara dan partikel kecil yang disebut aerosol. Namun, sebuah studi terbaru dari University of Miami menunjukkan bahwa penyebab utama pemanasan global bukanlah aerosol, melainkan perubahan awan dan peningkatan suhu permukaan bumi yang menyebabkan ketidakseimbangan energi Bumi.
Ketidakseimbangan energi Bumi terjadi ketika energi Matahari yang masuk ke Bumi lebih besar daripada energi panas yang dilepaskan kembali ke luar angkasa. Hal ini menyebabkan panas menumpuk di lautan, daratan, dan atmosfer, yang pada akhirnya memicu pemanasan global.
Penelitian juga menemukan bahwa, meskipun polusi udara di belahan Bumi utara berkurang akibat kebijakan udara bersih, di belahan Bumi selatan aerosol justru meningkat karena kejadian alam seperti kebakaran hutan besar dan letusan gunung api. Dampak aerosol ini saling mengimbangi sehingga pengaruhnya terhadap pemanasan global secara global hampir nol.
Selain itu, berkurangnya es dan salju di permukaan Bumi menurunkan reflektivitas permukaan, yang membuat lebih banyak energi Matahari diserap dan meningkatkan pemanasan. Variabilitas iklim alami dan perubahan suhu laut juga memengaruhi pola pembentukan awan yang turut memicu fenomena pemanasan global.
Temuan ini mengajak kita untuk lebih fokus memahami perubahan awan dan variabilitas iklim alami dalam upaya menangani pemanasan global. Jadi, bukan hanya fokus pada pengurangan polusi udara, tapi juga memerhatikan dinamika sistem iklim yang kompleks dan beragam.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251230102830-37-698229/bukan-polusi-ilmuwan-ungkap-alasan-sebenarnya-bumi-panas-mendidih
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251230102830-37-698229/bukan-polusi-ilmuwan-ungkap-alasan-sebenarnya-bumi-panas-mendidih
Analisis Ahli
Chanyoung Park
"Perubahan perilaku awan terkait pemanasan permukaan dan variabilitas iklim alami adalah faktor utama pemanasan global, bukan udara yang lebih bersih."
Brian Soden
"Ketidakseimbangan energi Bumi adalah indikator penting dalam menentukan kecepatan akumulasi panas di sistem iklim dan menegaskan perlunya revisi asumsi lama tentang polusi."
Analisis Kami
"Penemuan ini membuka paradigma baru dalam studi perubahan iklim yang selama ini terlalu sempit melihat polusi sebagai penyebab utama. Fokus pada perubahan awan dan pemanasan permukaan memberikan arah tindakan yang lebih tepat dan realistis untuk mengurangi dampak pemanasan global."
Prediksi Kami
Di masa depan, fokus penelitian dan kebijakan akan semakin diarahkan pada pemahaman perubahan awan dan variabilitas iklim alami untuk memitigasi pemanasan global, bukan hanya fokus pada pengurangan polusi udara.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa faktor utama yang menyebabkan pemanasan global menurut penelitian terbaru?A
Faktor utama yang menyebabkan pemanasan global adalah perubahan awan dan pemanasan permukaan Bumi.Q
Bagaimana perubahan aerosol mempengaruhi pemanasan global?A
Perubahan aerosol tidak menjelaskan tren pemanasan global terbaru, meskipun penurunan polusi di negara-negara industri mengurangi partikel pembentuk awan.Q
Apa yang dimaksud dengan ketidakseimbangan energi Bumi?A
Ketidakseimbangan energi Bumi adalah kondisi ketika energi dari Matahari yang masuk ke Bumi lebih besar dibandingkan energi panas yang dilepaskan kembali ke luar angkasa.Q
Mengapa penelitian ini menyebut bahwa efek aerosol di belahan Bumi utara dan selatan saling menyeimbangkan?A
Efek aerosol di belahan Bumi utara yang memicu pemanasan dan di belahan Bumi selatan yang menyebabkan pendinginan saling menyeimbangkan, sehingga dampak globalnya hampir nol.Q
Apa yang perlu diperhatikan untuk memahami pemanasan global menurut penulis studi?A
Kita perlu mencermati perubahan awan dan variabilitas iklim alami untuk memahami mengapa planet ini terus menyerap panas.




