
Courtesy of SCMP
Perusahaan Besar China Tambah Bonus dan Gaji Demi Rebut Talenta AI
Artikel ini bertujuan untuk menginformasikan tentang upaya agresif perusahaan teknologi besar di China dalam menarik dan mempertahankan talenta AI melalui peningkatan bonus dan gaji, serta dampaknya terhadap pasar tenaga kerja teknologi dan kompetisi global di bidang AI.
30 Des 2025, 20.00 WIB
156 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Perusahaan teknologi di Tiongkok bersaing ketat untuk menarik talenta AI.
- ByteDance dan Tencent meningkatkan bonus dan gaji untuk tetap kompetitif secara global.
- Permintaan untuk posisi AI baru menunjukkan pertumbuhan yang signifikan di pasar kerja Tiongkok.
Shenzhen, Tiongkok - Perusahaan teknologi raksasa di China seperti ByteDance dan Tencent sedang berlomba-lomba meningkatkan bonus serta kenaikan gaji untuk para pekerja berbakat di bidang kecerdasan buatan (AI). Tujuannya adalah agar mereka bisa tetap bersaing secara global dan menggenjot inovasi AI di negara mereka.
ByteDance menaikkan dana bonus mereka sebesar 35 persen dan memperbesar anggaran untuk kenaikan gaji hingga 150 persen dibanding tahun sebelumnya. Selain itu, mereka juga menaikkan gaji minimum dan maksimum di semua level pekerjaan agar gaji yang ditawarkan semakin kompetitif secara global.
Tencent pun tidak kalah agresif dengan mendatangkan ahli-ahli AI dari luar, termasuk Yao Shunyu yang sebelumnya bekerja di OpenAI sebagai peneliti. Ia direkrut sebagai kepala ilmuwan AI dan memimpin beberapa unit penting di Tencent.
Data dari Maimai, situs jejaring profesional terkemuka di China, menunjukkan lonjakan besar dalam jumlah lowongan pekerjaan di bidang AI, yaitu meningkat 543 persen pada Januari hingga Oktober 2025 dibanding tahun sebelumnya. Hal ini menandakan tingginya permintaan tenaga ahli AI di pasar tenaga kerja.
Semua hal tersebut menunjukkan bahwa pasar teknologi di China sangat kompetitif khususnya dalam bidang AI, sehingga perusahaan teknologi besar tak segan-segan mengeluarkan biaya tinggi agar bisa mendapatkan dan mempertahankan para talenta terbaik.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/tech/tech-trends/article/3338168/chinas-tech-giants-offer-lavish-year-end-bonuses-amid-ai-talent-war?module=top_story&pgtype=section
[1] https://www.scmp.com/tech/tech-trends/article/3338168/chinas-tech-giants-offer-lavish-year-end-bonuses-amid-ai-talent-war?module=top_story&pgtype=section
Analisis Ahli
Andrew Ng
"Investasi besar dalam talenta AI adalah tanda positif bahwa perusahaan-perusahaan besar memahami pentingnya pengembangan teknologi ini untuk masa depan, tapi mereka harus fokus juga pada pembinaan bakat baru agar bisa mempertahankan keunggulan secara berkelanjutan."
Kai-Fu Lee
"Perang gaji di sektor AI menunjukkan pertumbuhan pesat industri teknologi di China; ini akan memperkuat posisi China sebagai pemimpin global dalam pengembangan AI, namun juga menimbulkan tantangan dalam menjaga ekosistem inovasi yang seimbang."
Analisis Kami
"Peningkatan bonus dan gaji yang agresif ini menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja teknologi di China sangat kompetitif dan perusahaan bersedia mengeluarkan investasi besar untuk mempertahankan keunggulan teknologi mereka. Namun, langkah ini juga berpotensi meningkatkan biaya operasional perusahaan secara signifikan, sehingga harus diimbangi dengan strategi bisnis yang tepat agar tidak merugikan keberlanjutan jangka panjang."
Prediksi Kami
Persaingan ketat dalam perekrutan talenta AI oleh perusahaan besar China akan terus memicu kenaikan gaji dan bonus, yang dapat mempercepat inovasi AI di negara tersebut sekaligus meningkatkan tekanan pada perusahaan lain di dunia untuk menyaingi paket kompensasi ini.




