Gelombang Miliarder Baru yang Lahir dari Startup AI dan Inovasi Teknologi
Courtesy of CNBCIndonesia

Gelombang Miliarder Baru yang Lahir dari Startup AI dan Inovasi Teknologi

Melaporkan bagaimana pengembangan AI yang pesat telah menciptakan gelombang miliarder baru dari startup dan perusahaan di sektor AI, serta dampak besar yang ditimbulkan pada industri dan kekayaan para pendirinya.

31 Des 2025, 20.00 WIB
99 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • AI telah menciptakan banyak miliarder baru melalui kesuksesan startup.
  • DeepSeek dan Scale AI adalah contoh perusahaan yang berhasil mengubah lanskap industri AI.
  • Pendiri startup pelabelan data seperti Edwin Chen dan Lucy Guo menunjukkan potensi besar dalam sektor ini.
Jakarta, Indonesia - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) terus meningkat pesat hingga tahun 2025, menciptakan banyak peluang baru bagi para pengusaha dan startup di seluruh dunia. Forbes mencatat bahwa lebih dari 50 miliarder baru lahir dari kesuksesan startup AI yang mendominasi berbagai sektor industri. Salah satu startup yang cukup menonjol adalah DeepSeek dari China, yang berhasil mengembangkan model AI sumber terbuka yang mampu bersaing dengan model lain yang lebih tertutup.
Pendiri DeepSeek, Lian Wenfeng, kini memiliki kekayaan mencapai Rp 192.05 triliun (US$11,5 miliar) . Ini menggambarkan bagaimana inovasi dalam model AI source terbuka dapat menghasilkan keuntungan besar sekaligus mengambil pasar secara global. Selain itu, AI juga menarik banyak talenta muda seperti Alexandr Wang, pendiri Scale AI yang menjadi miliarder pada tahun 2022, terutama setelah Meta mengambil alih 49% saham Scale dengan nilai lebih dari Rp 233.80 triliun (US$14 miliar) .
Kesuksesan Scale AI tidak hanya memberikan keuntungan bagi Wang saja, tetapi juga salah satu rekan pendirinya, Lucy Guo, yang menjadi miliarder wanita termuda dengan kekayaan sekitar Rp 23.38 triliun (US$1,4 miliar) . Meskipun Guo sudah tidak bekerja di Scale sejak 2018, sahamnya yang masih tersimpan memungkinkan ia terus mendapat keuntungan dari pertumbuhan startup ini.
Startup lain yang juga meraih valuasi miliaran dolar adalah Surge AI dengan nilai pasar Rp 400.80 triliun (US$24 miliar) dan pendirinya Edwin Chen dengan kekayaan Rp 300.60 triliun (US$18 miliar) . Selain itu, Mercor juga berhasil mengumpulkan pendanaan sebesar Rp 4.17 triliun (US$250 juta) dengan valuasi mencapai Rp 167.00 triliun (US$10 miliar) pada Oktober lalu. Kekayaan para pendiri Mercor masing-masing mencapai Rp 36.74 triliun (US$2,2 miliar) .
Fenomena ini menunjukkan bahwa pengembangan AI bukan hanya mengubah teknologi, tapi juga memberi dampak besar pada ekonomi global dengan menciptakan miliarder-miliarder baru. Ke depan, perkembangan startup AI kemungkinan akan terus meningkat, mendorong inovasi lebih lanjut dan merubah peta persaingan bisnis global.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251231143256-37-698698/muncul-50-miliarder-baru-banyak-orang-makin-kaya-di-2025

Analisis Ahli

Andrew Ng
"Perkembangan startup AI dengan sumber terbuka dan pelabelan data adalah langkah penting menuju adopsi AI yang lebih luas dan inklusif, membuka peluang besar di berbagai industri."
Fei-Fei Li
"Sukses pendiri startup AI ini mencerminkan pentingnya inovasi dalam pengolahan data yang berkualitas, yang menjadi fondasi utama kemajuan teknologi AI saat ini."

Analisis Kami

"Kebangkitan startup AI dengan model open-source dan pelabelan data menunjukkan bahwa ekosistem AI semakin demokratis dan inovatif, namun hal ini juga memerlukan regulasi dan etika yang kuat agar pertumbuhan berjalan seimbang. Para miliarder baru ini menandai era di mana kecerdasan buatan menjadi kunci dominasi ekonomi masa depan."

Prediksi Kami

Dalam beberapa tahun ke depan, sektor AI akan terus mengalami ekspansi besar yang memicu semakin banyak startup baru dan miliarder baru, serta mengubah lanskap ekonomi global secara signifikan.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang menjadi penyebab munculnya lebih dari 50 miliarder baru pada tahun 2025?
A
Munculnya lebih dari 50 miliarder baru pada tahun 2025 disebabkan oleh kesuksesan banyak startup di sektor AI.
Q
Siapa pendiri DeepSeek dan apa yang membuat perusahaan ini terkenal?
A
Pendiri DeepSeek adalah Lian Wenfeng, perusahaan ini terkenal karena model AI sumber terbuka yang sukses bersaing di pasar global.
Q
Apa yang membuat Scale AI menjadi salah satu startup pelabelan data terkemuka?
A
Scale AI menjadi terkemuka berkat akuisisi oleh Meta dan kesuksesan dalam pelabelan data yang meningkatkan nilai perusahaan.
Q
Siapa yang menjadi miliarder wanita termuda di dunia berkat keberhasilan Scale AI?
A
Lucy Guo menjadi miliarder wanita termuda di dunia berkat kepemilikannya di Scale AI yang terus bernilai tinggi.
Q
Apa yang diharapkan dari startup seperti Surge AI dan Mercor dalam industri AI?
A
Startup seperti Surge AI dan Mercor diharapkan dapat terus berinovasi dan berkontribusi pada perkembangan industri AI yang pesat.