Kolaborasi CATL dan Nio Hadapi Krisis Baterai Mobil Listrik di Masa Depan
Courtesy of SCMP

Kolaborasi CATL dan Nio Hadapi Krisis Baterai Mobil Listrik di Masa Depan

Artikel ini bertujuan menginformasikan upaya gabungan CATL dan Nio untuk mengembangkan baterai mobil listrik dengan masa pakai lebih lama, guna mengatasi masalah penggantian baterai yang mahal dan mendesak di masa depan.

06 Jan 2026, 20.45 WIB
89 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Kemitraan antara CATL dan Nio menunjukkan komitmen untuk mengatasi masalah umur baterai EV.
  • Biaya penggantian baterai dapat mencapai triliunan yuan, mempengaruhi jutaan pemilik mobil listrik.
  • Teknologi baru diperlukan untuk memastikan keberlanjutan dan efisiensi penggunaan kendaraan listrik di masa depan.
Shanghai, China - Industri mobil listrik di China saat ini menghadapi masalah penting terkait masa pakai baterai yang terbatas. Sekitar 40 juta pemilik mobil listrik kemungkinan harus mengganti baterainya pada masa depan dalam waktu 8 hingga 10 tahun.
Biaya penggantian baterai tidak murah. Setiap pemilik mobil listrik dapat mengeluarkan sekitar 60.000 yuan atau setara dengan 8,585 dollar AS untuk mengganti baterai yang sudah habis masa pakainya.
Untuk mengurangi biaya besar ini dan meningkatkan efisiensi, perusahaan pembuat baterai terbesar di dunia, CATL, menjalin kerja sama erat dengan produsen mobil listrik Nio. Mereka menandatangani perjanjian lima tahun untuk mengembangkan baterai dengan masa hidup lebih panjang.
Kolaborasi ini bertujuan memperpanjang siklus hidup baterai sehingga bisa bertahan lebih lama dan mengurangi biaya penggantian bagi pemilik mobil listrik. Selain itu, Nio bertekad untuk meningkatkan volume penjualan mobil listrik mereka hingga 40 sampai 50 persen pertahun selama dekade berikutnya.
Dengan militer 1 juta mobil listrik yang telah diproduksi, Nio semakin menunjukkan kemampuannya sebagai pesaing kuat di pasar elektro kendaraan, khususnya melawan raksasa seperti Tesla di China.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/business/china-business/article/3338961/chinas-catl-nio-deepen-partnership-develop-ev-batteries-longer-lifespans?module=top_story&pgtype=section

Analisis Ahli

Elon Musk
"Investasi dalam teknologi baterai yang tahan lama adalah kunci agar EV bisa bersaing secara luas dan mengeliminasi kekhawatiran biaya jangka panjang bagi pelanggan."

Analisis Kami

"Kerja sama antara CATL dan Nio adalah langkah strategis yang realistis dan sangat diperlukan mengingat tantangan besar biaya penggantian baterai kendaraan listrik. Upaya memperpanjang umur baterai tidak hanya penting untuk konsumen, tetapi juga untuk keberlanjutan industri kendaraan listrik secara keseluruhan."

Prediksi Kami

Dalam 8 hingga 10 tahun ke depan, inovasi baterai berumur panjang akan menjadi kunci utama di industri EV, mengurangi biaya penggantian baterai secara dramatis dan memperkuat posisi produsen seperti CATL dan Nio di pasar global.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang dilakukan CATL dan Nio untuk memperpanjang umur baterai EV?
A
CATL dan Nio bekerja sama untuk mengembangkan teknologi baru yang dapat memperpanjang siklus hidup baterai EV.
Q
Berapa biaya yang diharapkan harus dikeluarkan pemilik EV di Tiongkok setelah baterai mereka habis?
A
Pemilik EV di Tiongkok diharapkan harus mengeluarkan setidaknya 60.000 yuan untuk membeli baterai baru setelah tahun 2032.
Q
Apa yang dikatakan CEO Nio tentang masalah baterai di masa depan?
A
CEO Nio, William Li, menyatakan bahwa masalah baterai akan menjadi isu besar dalam delapan hingga sepuluh tahun ke depan.
Q
Kapan CATL dan Nio pertama kali mengumumkan rencana pengembangan baterai yang lebih tahan lama?
A
CATL dan Nio pertama kali mengumumkan rencana tersebut pada tahun 2024.
Q
Berapa banyak mobil listrik yang telah diproduksi oleh Nio hingga saat ini?
A
Nio telah mencapai tonggak sejarah dengan memproduksi mobil listrik ke-1 juta baru-baru ini.