Elon Musk: China Akan Kuasai AI dengan Kapasitas Listrik dan Chip Unggulan
Courtesy of CNBCIndonesia

Elon Musk: China Akan Kuasai AI dengan Kapasitas Listrik dan Chip Unggulan

Memberikan pemahaman bahwa China sedang berkembang cepat dalam dominasi teknologi AI berkat kapasitas energi yang besar dan pembangunan chip mandiri, serta memperingatkan potensi perubahan kekuatan global di sektor AI.

07 Jan 2026, 21.00 WIB
184 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • China diprediksi akan menjadi pemimpin dalam pengembangan kecerdasan buatan.
  • Kapasitas listrik yang besar menjadi kunci untuk membangun data center AI.
  • Elon Musk memperingatkan bahwa pembatasan akses chip tidak akan menghentikan kemajuan teknologi China.
Jakarta, Indonesia - Elon Musk menyatakan dalam sebuah podcast bahwa China berpotensi menjadi negara dengan kekuatan terbesar dalam teknologi kecerdasan buatan (AI) di dunia. Hal ini menurutnya tidak hanya karena teknologi chip yang mereka miliki, tetapi juga karena kapasitas listrik yang sangat besar yang mendukung pengoperasian pusat data AI.
Musk menjelaskan bahwa China diperkirakan akan memiliki output listrik tiga kali lebih banyak dibandingkan Amerika Serikat pada 2026, sehingga mereka akan dapat membangun pusat data AI dengan skala besar yang membutuhkan daya listrik tinggi. Berkembangnya infrastruktur ini menjadi sangat penting untuk memastikan kelangsungan pengembangan AI.
Amerika Serikat sendiri telah berusaha membatasi akses China terhadap chip tercanggih, terutama chip Blackwell dari Nvidia. Namun, Musk meyakini bahwa China akan mampu mengatasi pembatasan ini dengan cara mereka sendiri, bahkan memanfaatkan chip yang tersedia dan meningkatkan desain chip mereka sendiri.
Analisis dari Goldman Sachs juga mendukung pandangan ini dengan menunjukkan bahwa kekurangan listrik dapat menjadi hambatan besar bagi AS dibandingkan China yang terus memperluas kapasitas listriknya secara signifikan. Keunggulan ini memungkinkan China terus tumbuh pesat dalam pengembangan AI dan teknologi pendukungnya.
Presiden China Xi Jinping juga memuji kemajuan AI negaranya, menekankan kesuksesan dalam integrasi teknologi dengan industri dan inovasi chip yang telah dicapai. Ini menunjukkan bahwa China tak hanya fokus pada energi saja, tetapi juga pada penelitian dan pengembangan teknologi inti yang memperkuat posisinya di ajang teknologi global.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260107165740-37-700442/peringatan-buat-trump-elon-musk-china-bakal-jadi-penguasa-dunia

Analisis Ahli

Andrew Ng
"Dominasi AI bukan hanya soal algoritma, tapi juga infrastruktur yang kuat seperti kapasitas listrik dan sumber daya data. China tampaknya telah mengantisipasi dan mempersiapkan hal ini secara menyeluruh."
Fei-Fei Li
"China menunjukkan kemampuan luar biasa dalam inovasi dan integrasi teknologi AI dengan industri, yang dapat mempercepat kemajuan yang signifikan di masa depan."
Kai-Fu Lee
"Persaingan AI antara AS dan China akan ditentukan oleh ekosistem yang mendukung, termasuk regulasi, investasi, dan kapasitas produksi chip sendiri. China memiliki keunggulan dalam banyak aspek tersebut."

Analisis Kami

"Fokus pada kapasitas listrik sebagai faktor kunci dalam perlombaan AI menegaskan bahwa teknologi saja tidak cukup tanpa dukungan infrastruktur yang memadai. China yang menunjukkan kemampuan memperbesar infrastruktur energi dengan cepat mungkin akan mendominasi pasar AI dan chip dalam beberapa tahun ke depan, membuat strategi pembatasan chip AS menjadi kurang efektif."

Prediksi Kami

China akan menjadi pemimpin global dalam pengembangan AI dan infrastruktur chip, sementara AS harus menemukan cara baru untuk bersaing selain membatasi ekspor teknologi.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang dikatakan Elon Musk tentang kekuatan China di bidang AI?
A
Elon Musk menyatakan bahwa China akan melampaui negara lain dalam komputasi AI dan memiliki kekuatan terbesar di bidang ini.
Q
Mengapa kapasitas listrik menjadi faktor penting dalam pengembangan AI?
A
Kapasitas listrik penting karena data center AI membutuhkan daya yang sangat besar untuk beroperasi optimal.
Q
Apa yang terjadi dengan akses chip canggih ke China menurut Musk?
A
Musk menyebutkan bahwa meskipun AS membatasi akses ke chip canggih, China akan menemukan solusi untuk mengatasinya.
Q
Apa yang dikatakan Goldman Sachs tentang kekurangan listrik di AS?
A
Goldman Sachs memperingatkan bahwa kekurangan listrik dapat memperlambat kemajuan AS dalam perlombaan AI.
Q
Apa yang disampaikan Xi Jinping dalam pidato Tahun Barunya?
A
Xi Jinping memuji kemajuan China dalam AI dan menyatakan bahwa negara ini telah mencapai terobosan dalam pengembangan chip sendiri.