Matematika dan AI Mempercepat Penemuan Singularitas Fluida yang Tak Terlihat
Courtesy of QuantaMagazine

Matematika dan AI Mempercepat Penemuan Singularitas Fluida yang Tak Terlihat

Mengeksplorasi keberadaan singularitas tidak stabil dalam persamaan fluida dan mengembangkan metode baru berbasis kecerdasan buatan untuk menemukan singularitas tersebut, yang penting untuk kemajuan teoretis dalam fisika dan matematika fluida serta memahami batas kemampuan teori Navier-Stokes.

09 Jan 2026, 07.00 WIB
40 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Penemuan kandidat singularitas yang tidak stabil menandakan kemajuan dalam studi dinamika fluida.
  • Teknik jaringan saraf dapat memberikan cara baru untuk menemukan solusi yang kompleks dalam teori fluida.
  • Masih ada tantangan besar dalam membuktikan keberadaan singularitas dalam persamaan yang lebih realistis seperti Navier-Stokes.
Princeton, Amerika Serikat - Persamaan Navier-Stokes telah digunakan selama hampir dua abad untuk menjelaskan bagaimana fluida bergerak dan berputar di alam semesta. Namun, meskipun teori ini sangat dipercaya, para matematikawan masih ragu bahwa pada situasi tertentu persamaan ini dapat gagal menghasilkan hasil yang masuk akal, seperti sebuah fluida yang berputar dengan kecepatan yang tidak mungkin atau berhenti dengan tiba-tiba. Adu tantangan besar menunggu siapa saja yang bisa membuktikan ada tidaknya kegagalan tersebut.
Masalah utama dalam menemukan kegagalan (singularitas) pada persamaan ini adalah sifat singularitas yang mungkin tidak stabil dan sangat sulit ditemukan melalui simulasi komputer standar. Agar fluida bisa meledak menjadi singularitas ini, kondisi awal harus sangat presisi hingga bahkan kesalahan kecil dalam simulasi bisa menghilangkan fenomena tersebut. Oleh karena itu, peneliti mencari cara baru untuk menembus batas ini.
Muncul gagasan menggunakan Physics-Informed Neural Networks (PINN), sebuah metode kecerdasan buatan yang tidak mengandalkan data eksternal, melainkan secara langsung 'belajar' dari persamaan matematis untuk menemukan solusi yang mendekati singularitas. Dengan ini, peneliti dapat mencari solusi dalam representasi waktu kontinu yang tidak terpengaruh ketidakstabilan seperti simulasi biasa.
Dengan mengembangkan PINN, tim peneliti berhasil menemukan sejumlah kandidat singularitas baru, termasuk singularitas yang sangat tidak stabil di berbagai model fluida, dari fluida sederhana satu dimensi hingga model tiga dimensi. Walaupun hasil ini masih membutuhkan bukti matematis yang ketat, keberhasilannya memberikan harapan besar bahwa masalah singularitas dalam model fluida lain, termasuk Navier-Stokes, bisa segera dipecahkan.
Perlombaan di antara para matematikawan untuk menemukan singularitas dalam kondisi tanpa batas (fluida tanpa wadah) terus meningkat. Sementara itu, metode berbasis AI seperti PINN menjadi alat penting dalam membongkar misteri fluida. Namun, para ahli memperingatkan jangan terlalu cepat berharap, karena tantangan matematisnya sangat kompleks dan membutuhkan ide-ide baru yang lebih kuat untuk benar-benar memecahkan persoalan ini.
Referensi:
[1] https://www.quantamagazine.org/using-ai-mathematicians-find-hidden-glitches-in-fluid-equations-20260109/

Analisis Ahli

Charlie Fefferman
"Singularitas mungkin ada tapi sangat tidak stabil sehingga hampir tidak pernah muncul secara alami, menjadikan pencariannya seperti mencari jarum di tumpukan jerami."
Eva Miranda
"Presisi metode PINN luar biasa dan hasilnya dapat menjadi dasar yang kuat untuk pembuktian singularitas dengan bantuan komputer."
Diego Córdoba
"Singularitas dalam fluida bebas batas merupakan tantangan berbeda yang jauh lebih kompleks dibandingkan dengan fluida terbatas, dan walaupun ada kemajuan, masalahnya tetap sulit."
Tristan Buckmaster
"Metode PINN efektif karena tidak bergantung pada simulasi waktu yang rentan terhadap ketidakstabilan, sehingga bisa menemukan solusi singularitas langsung pada tingkat matematis."

Analisis Kami

"Pendekatan menggunakan PINN sangat revolusioner karena mengatasi keterbatasan simulasi tradisional dalam menangani singularitas yang tidak stabil, sekaligus membuka cakrawala baru dalam penyelesaian masalah Navier-Stokes yang sudah lama dianggap hampir mustahil. Namun, kita harus tetap berhati-hati dan realistis karena bukti matematis yang lengkap masih sangat diperlukan untuk memastikan bahwa temuan empiris ini benar-benar valid."

Prediksi Kami

Di masa depan, metode berbasis kecerdasan buatan seperti PINN akan terus berkembang dan kemungkinan akan berhasil membuktikan eksistensi singularitas tidak stabil pada persamaan fluida yang lebih kompleks, membuka jalur baru dalam analisis matematika dan fisika fluida.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa itu Persamaan Navier-Stokes?
A
Persamaan Navier-Stokes adalah seperangkat persamaan matematis yang menggambarkan perilaku aliran fluida.
Q
Mengapa singularitas dalam fluida menjadi perhatian para matematikawan?
A
Singularitas menjadi perhatian karena mereka dapat menunjukkan situasi di mana teori fluida gagal dan menghasilkan perilaku yang tidak fisik.
Q
Apa peran jaringan saraf dalam penelitian terbaru terkait singularitas?
A
Jaringan saraf digunakan untuk mencari kandidat singularitas dengan cara yang lebih efisien dibandingkan simulasi tradisional.
Q
Siapa yang mengembangkan pendekatan PINN untuk menemukan singularitas?
A
Tristan Buckmaster dan timnya mengembangkan pendekatan PINN untuk mendeteksi singularitas dalam model fluida.
Q
Apa tantangan dalam menemukan singularitas dalam fluida yang tidak terikat?
A
Tantangan terletak pada ketidakstabilan singularitas yang mungkin hanya muncul dalam kondisi awal yang sangat tepat.