
Courtesy of TechCrunch
Meta Dukung Tenaga Nuklir Modular Kecil untuk Pusat Data Masa Depan
Meta bermaksud mengamankan pasokan listrik jangka panjang yang stabil dan terjangkau untuk pusat data mereka melalui kesepakatan dengan perusahaan tenaga nuklir yang sudah ada serta startup pengembang reaktor modular kecil.
10 Jan 2026, 00.51 WIB
285 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Meta berinvestasi dalam tenaga nuklir untuk memenuhi kebutuhan energi pusat datanya.
- Kesepakatan dengan perusahaan rintisan seperti Oklo dan TerraPower menunjukkan peningkatan minat terhadap reaktor modular kecil.
- Pembangunan infrastruktur tenaga nuklir yang baru dapat membawa biaya yang lebih rendah dalam jangka panjang.
Ohio dan Pennsylvania, Amerika Serikat - Meta hari ini mengumumkan tiga kesepakatan besar untuk menyuplai pusat data mereka dengan energi nuklir. Kesepakatan ini melibatkan satu startup, sebuah perusahaan energi kecil, dan perusahaan besar yang sudah mengoperasikan reaktor nuklir di AS. Upaya ini merupakan bagian dari strategi utama Meta untuk mendapatkan pasokan listrik yang stabil dan ramah lingkungan bagi pertumbuhan AI mereka.
Salah satu perusahaan yang terlibat, Vistra, akan menyediakan total 2,1 gigawatt listrik dari dua reaktor nuklir yang saat ini sudah beroperasi di Ohio. Selain itu, Vistra akan meningkatkan kapasitas beberapa pembangkitnya sehingga dapat menghasilkan listrik lebih banyak pada awal 2030-an. Kesepakatan ini berdurasi 20 tahun dan diharapkan bisa langsung memenuhi kebutuhan listrik Meta dalam waktu dekat.
Startup Oklo, yang juga telah masuk bursa saham melalui SPAC, akan memasok 1,2 gigawatt listrik dengan menggunakan reaktor modular kecil bernama Aurora Powerhouse yang masing-masing menghasilkan 75 megawatt. Mereka berencana membangun lebih dari 12 unit reaktor di Ohio dengan target awal pengoperasian pada 2030, meskipun masih harus melewati proses persetujuan dari Nuclear Regulatory Commission.
TerraPower, startup yang didirikan oleh Bill Gates, membangun reaktor yang menggunakan sodium cair sebagai media penyimpan dan transfer panas. Reaktor ini mampu menyediakan 345 megawatt listrik dengan kapasitas penyimpanan tambahan 100 sampai 500 megawatt selama lebih dari lima jam. TerraPower bekerja sama dengan GE Hitachi untuk merakit pembangkit pertamanya di Wyoming, dan direncanakan memasok listrik ke Meta mulai 2032.
Kesepakatan energi nuklir ini memperlihatkan tren baru bagi perusahaan teknologi besar untuk mengandalkan tenaga nuklir sebagai sumber listrik andalan pusat data mereka. Walaupun listrik dari reaktor nuklir konvensional saat ini paling murah, teknologi SMR masih menjadi harapan masa depan dengan potensi biaya yang lebih rendah melalui produksi massal.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/01/09/meta-signs-deals-with-three-nuclear-companies-for-6-plus-gw-of-power/
[1] https://techcrunch.com/2026/01/09/meta-signs-deals-with-three-nuclear-companies-for-6-plus-gw-of-power/
Analisis Ahli
Dr. Emma Li, Pakar Energi Nuklir
"Kesepakatan ini bisa menjadi game changer untuk transisi energi nuklir yang lebih modern dan fleksibel, terutama dengan penerapan SMR yang menjanjikan biaya dan waktu pembangunan yang lebih efisien."
Prof. James Carter, Ahli Energi Terbarukan
"Meskipun SMR berpotensi menurunkan biaya pada masa depan, masih banyak ketidakpastian regulasi dan teknis yang harus diselesaikan agar teknologi ini dapat diandalkan dan diterima luas."
Analisis Kami
"Investasi Meta ini mencerminkan perubahan signifikan dalam cara perusahaan teknologi mencari energi yang ramah lingkungan dan dapat diandalkan, sekaligus mempercepat pengembangan reaktor modular kecil. Namun, risiko teknis dan regulasi yang dihadapi startup SMR masih sangat besar dan perlu pemantauan ketat sebelum teknologi ini benar-benar massal."
Prediksi Kami
Jika SMR dari Oklo dan TerraPower berhasil mengatasi tantangan perizinan dan produksi, teknologi ini kemungkinan akan menjadi solusi utama energi bersih bagi data center dan industri lain pada dekade mendatang.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang diumumkan oleh Meta baru-baru ini?A
Meta mengumumkan tiga kesepakatan untuk menyediakan pusat datanya dengan tenaga nuklir.Q
Siapa saja perusahaan yang terlibat dalam kesepakatan dengan Meta?A
Perusahaan yang terlibat adalah Oklo, TerraPower, dan Vistra.Q
Mengapa perusahaan teknologi lebih memilih tenaga nuklir?A
Perusahaan teknologi lebih memilih tenaga nuklir karena menyediakan listrik yang stabil 24/7.Q
Apa rencana Oklo dan TerraPower dalam menyediakan energi untuk Meta?A
Oklo berharap dapat mulai menyediakan tenaga pada tahun 2030, sedangkan TerraPower pada tahun 2032.Q
Apa yang diharapkan dari kesepakatan ini bagi perusahaan-perusahaan rintisan?A
Kesepakatan ini memberikan kesempatan bagi perusahaan-perusahaan rintisan untuk membuktikan kemampuan mereka dalam menyediakan tenaga.
