Meta Amankan Pasokan Listrik Nuklir 6,6 GW untuk Pusat Data AI di Amerika
Courtesy of TheVerge

Meta Amankan Pasokan Listrik Nuklir 6,6 GW untuk Pusat Data AI di Amerika

Mengamankan pasokan energi nuklir yang cukup untuk mengoperasikan pusat data AI Meta agar dapat mendukung pengembangan teknologi AI secara efisien dan berkelanjutan tanpa membebani konsumen.

10 Jan 2026, 01.53 WIB
112 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Meta berinvestasi dalam energi nuklir untuk mendukung operasional pusat data AI.
  • Kesepakatan dengan penyedia energi nuklir berpotensi memberikan 6,6 gigawatt energi hingga tahun 2035.
  • Meta berusaha untuk menjadi pemimpin global dalam infrastruktur AI dengan menggunakan energi bersih.
New Albany, Amerika Serikat - Meta, perusahaan teknologi besar, membuat kesepakatan dengan tiga penyedia energi nuklir untuk memenuhi kebutuhan listrik besar mereka dalam mengoperasikan pusat data kecerdasan buatan (AI). Energi yang mereka dapatkan sangat besar, hingga 6,6 gigawatt, yang setara dengan kebutuhan listrik seluruh Irlandia.
Kesepakatan ini melibatkan perusahaan TerraPower, Oklo, dan Vistra. TerraPower didukung oleh Bill Gates, sedangkan Oklo mendapat dukungan dari Sam Altman. Meta juga akan membiayai pembangunan beberapa reaktor nuklir baru, yang diharapkan mulai beroperasi sekitar tahun 2030.
Salah satu proyek AI Meta yang akan menggunakan energi ini adalah Prometheus, supercluster komputer canggih yang akan beroperasi di New Albany, Ohio pada tahun 2024. Proyek ini akan menjadi salah satu pusat data AI paling mutakhir di dunia.
Meta menyatakan akan menanggung seluruh biaya energi yang digunakan, sehingga konsumen tidak perlu khawatir mengalami kenaikan harga listrik akibat penggunaan AI. Ini merupakan bagian dari komitmen Meta untuk memastikan kelancaran operasi AI dan kontribusinya pada inovasi teknologi.
Kesepakatan ini menjadikan Meta salah satu pembeli energi nuklir korporat terbesar di Amerika Serikat dan diharapkan dapat memperkuat posisi AS sebagai pemimpin dalam teknologi AI serta mendorong kolaborasi energi masa depan.
Referensi:
[1] https://theverge.com/news/859751/meta-nuclear-energy-plant-agreements-ai-data-centers

Analisis Ahli

Bill Gates
"Mendukung energi bersih dan inovasi teknologi nuklir merupakan kunci untuk mengatasi krisis energi global serta mendorong kemajuan AI."
Joel Kaplan
"Investasi ini sangat penting untuk memastikan keandalan energi dan posisi Amerika Serikat sebagai pemimpin global dalam teknologi AI."

Analisis Kami

"Langkah Meta untuk berinvestasi langsung dalam infrastruktur nuklir adalah strategi cerdas dalam menghadapi lonjakan kebutuhan energi yang tak terhindarkan oleh pusat data AI. Namun, ketergantungan pada energi nuklir juga membawa tantangan regulasi dan publik yang perlu ditangani secara transparan."

Prediksi Kami

Kesepakatan energi nuklir ini akan mendorong percepatan pengembangan pusat data AI Meta dan mungkin memicu kolaborasi lebih luas antara perusahaan teknologi dan energi nuklir untuk mendukung kebutuhan energi di masa depan.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa tujuan Meta dalam menjalin kesepakatan dengan penyedia energi nuklir?
A
Tujuan Meta adalah untuk memastikan pasokan energi yang cukup untuk pusat data AI mereka dengan menggunakan energi nuklir.
Q
Siapa saja penyedia energi nuklir yang bekerja sama dengan Meta?
A
Penyedia energi nuklir yang bekerja sama dengan Meta adalah TerraPower, Oklo, dan Vistra.
Q
Berapa gigawatt energi yang diharapkan dapat disuplai untuk proyek Meta?
A
Meta diharapkan dapat menerima suplai energi sebesar 6,6 gigawatt untuk proyek-proyeknya.
Q
Kapan pusat data AI pertama Meta dijadwalkan untuk beroperasi?
A
Pusat data AI pertama Meta dijadwalkan akan beroperasi di New Albany, Ohio, pada tahun ini.
Q
Apa pernyataan Joel Kaplan mengenai kesepakatan ini?
A
Joel Kaplan menyatakan bahwa kesepakatan ini menjadikan Meta sebagai salah satu pembeli energi nuklir terbesar dalam sejarah Amerika.