OpenAI Minta Kontraktor Unggah Pekerjaan Nyata Untuk Latih AI, Ada Risiko Besar
Courtesy of TechCrunch

OpenAI Minta Kontraktor Unggah Pekerjaan Nyata Untuk Latih AI, Ada Risiko Besar

Memberitahu bahwa OpenAI meminta kontraktor mengunggah contoh kerja nyata untuk melatih model AI, serta mengungkap potensi risiko hukum terkait kerahasiaan dan kekayaan intelektual.

11 Jan 2026, 04.18 WIB
219 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • OpenAI sedang mengumpulkan data pekerjaan nyata dari kontraktor untuk meningkatkan kualitas model AI.
  • Ada risiko hukum terkait dengan pengumpulan data yang melibatkan informasi rahasia dan pribadi.
  • Penting bagi kontraktor untuk memastikan informasi yang mereka upload tidak melanggar hak kekayaan intelektual.
OpenAI bersama dengan perusahaan lain, Handshake AI, dilaporkan meminta para kontraktor mereka untuk mengunggah contoh pekerjaan asli yang pernah mereka lakukan di pekerjaan sebelumnya maupun pekerjaan saat ini. Langkah ini bagian dari strategi agar data yang dikumpulkan berkualitas tinggi untuk melatih model AI yang dapat melakukan pekerjaan kantor.
Para kontraktor diminta untuk mengunggah berkas asli seperti dokumen Word, PDF, PowerPoint, Excel, gambar, atau kode program, bukan hanya ringkasan atau deskripsi. Namun, mereka harus terlebih dahulu menghapus data-data yang bersifat pribadi atau informasi rahasia menggunakan alat khusus dari ChatGPT yang disebut "Superstar Scrubbing."
Meski begitu, pendekatan ini mendapat banyak kritik dan peringatan dari ahli hukum. Evan Brown, seorang pengacara spesialis kekayaan intelektual, mengatakan bahwa sistem ini sangat berisiko karena mengandalkan kejujuran kontraktor untuk menentukan apa yang harus disembunyikan atau dihapus.
Semua upaya ini dimaksudkan supaya AI mampu mengotomasi jenis pekerjaan yang biasanya dilakukan oleh manusia di kantor, seperti membuat dokumen ataupun pekerjaan berbasis data lainnya. Namun, risiko kebocoran rahasia dan pelanggaran kekayaan intelektual bisa menjadi masalah serius ke depannya.
Hingga saat ini, OpenAI belum memberikan komentar resmi mengenai laporan ini, sehingga masih belum jelas bagaimana bagaimana mereka akan menghadapi risiko dan tantangan yang muncul dari langkah ini.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/01/10/openai-is-reportedly-asking-contractors-to-upload-real-work-from-past-jobs/

Analisis Ahli

Evan Brown
"Pendekatan yang mengizinkan kontraktor mengunggah karya nyata adalah risiko besar karena perusahaan harus mengandalkan aturan kepercayaan yang sangat tipis bagi pengelolaan data rahasia, sehingga bisa menimbulkan masalah hukum serius."

Analisis Kami

"Strategi OpenAI sangat ambisius dan bisa mempercepat pengembangan AI yang bisa mengotomasi pekerjaan birokrasi, namun terlalu mengandalkan integritas kontraktor tanpa pengawasan ketat adalah tindakan berbahaya. Jika tidak ada kontrol yang tepat, ini bisa mengakibatkan kebocoran data penting dan kerugian hukum yang besar bagi perusahaan."

Prediksi Kami

Di masa depan, makin banyak perusahaan AI yang menggunakan data kerja nyata untuk melatih model, tetapi hal ini dapat menyebabkan lebih banyak masalah hukum dan kekhawatiran terkait privasi dan hak cipta.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang diminta OpenAI dari kontraktornya?
A
OpenAI meminta kontraktornya untuk mengupload contoh nyata dari pekerjaan yang telah mereka lakukan di pekerjaan sebelumnya.
Q
Apa tujuan OpenAI dalam mengumpulkan data dari kontraktor?
A
Tujuan OpenAI adalah untuk menghasilkan data pelatihan berkualitas tinggi yang memungkinkan model AI mereka mengotomatisasi lebih banyak pekerjaan kantoran.
Q
Apa risiko yang dibahas oleh Evan Brown terkait dengan pendekatan ini?
A
Evan Brown menyatakan bahwa pendekatan ini berisiko tinggi karena membutuhkan kepercayaan besar pada kontraktor untuk menentukan apa yang bersifat rahasia.
Q
Apa saran yang diberikan kepada kontraktor sebelum mengupload data?
A
Kontraktor disarankan untuk menghapus informasi yang bersifat proprietary dan identitas pribadi sebelum mengupload data.
Q
Apa yang dimaksud dengan 'Superstar Scrubbing' tool?
A
'Superstar Scrubbing' tool adalah alat yang disediakan untuk membantu kontraktor dalam menghapus informasi sensitif dari data yang akan diupload.