Persaingan AS-Cina Meluncurkan Ribuan Satelit Internet di Langit
Courtesy of SCMP

Persaingan AS-Cina Meluncurkan Ribuan Satelit Internet di Langit

Memberitakan persetujuan FCC kepada SpaceX untuk menambah 7.500 satelit Starlink generasi kedua sekaligus menunjukkan rencana Cina yang mengajukan peluncuran lebih dari 200.000 satelit internet dan tensi terkait perebutan spektrum dan slot orbit di ruang angkasa.

11 Jan 2026, 20.40 WIB
136 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • SpaceX mendapatkan izin untuk meluncurkan lebih banyak satelit Starlink.
  • Tiongkok berencana untuk meluncurkan lebih dari 200.000 satelit internet, menunjukkan ambisi global mereka.
  • Persaingan antara AS dan Tiongkok dalam peluncuran satelit semakin memanas karena keterbatasan sumber daya orbital.
Hebei, Cina - Amerika Serikat dan Cina sedang melakukan perlombaan untuk meluncurkan ribuan satelit internet dalam beberapa tahun mendatang. SpaceX dari AS sudah memimpin dengan konstelasi satelit Starlink yang besar di orbit Bumi rendah, yang menyediakan layanan internet cepat ke berbagai wilayah di dunia.
Baru-baru ini, Federal Communications Commission (FCC), badan regulasi komunikasi AS, menyetujui permintaan SpaceX untuk meluncurkan tambahan 7.500 satelit generasi kedua Starlink. Perusahaan ini bertujuan memiliki total 15.000 satelit di orbit hingga akhir tahun 2031.
Di sisi lain, beberapa perusahaan dari Cina telah mengajukan proposal resmi kepada International Telecommunication Union (ITU) untuk meluncurkan lebih dari 200.000 satelit internet. Proyek terbesar yaitu CTC-1 dan CTC-2 masing-masing mengajukan hampir 97.000 satelit yang berasal dari Institut Radio Spectrum Utilisation and Technological Innovation yang baru berdiri.
Persaingan ini bukan tanpa masalah. Perlu diingat bahwa spektrum frekuensi radio dan slot orbit di lapisan rendah Bumi sangat terbatas. Negara atau perusahaan yang lebih dulu mengajukan dapat memperoleh prioritas, sehingga menimbulkan ketegangan terkait penggunaan ruang angkasa yang sudah padat dan sumber daya spektrum.
Akibat perlombaan ini, negara-negara dan organisasi internasional kemungkinan harus bekerja sama untuk mengatur penggunaan orbit dan frekuensi agar tidak terjadi gangguan sinyal dan sampah antariksa yang membahayakan satelit lain serta kegiatan ruang angkasa di masa depan.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/news/china/science/article/3339493/china-applies-put-200000-satellites-space-after-calling-starlink-crash-risk?module=top_story&pgtype=subsection#comments

Analisis Ahli

Dr. Sarah Johnson (Astrofisikawan, NASA)
"Persaingan peluncuran satelit membutuhkan kerangka regulasi internasional yang kuat untuk memitigasi risiko sampah antariksa dan interferensi sinyal."
Prof. Li Wei (Ahli Telekomunikasi, Universitas Tsinghua)
"Rancangan konstelasi satelit agresif oleh Cina menunjukkan ambisi teknologi nasional yang besar dan pentingnya alokasi spektrum yang adil secara global."

Analisis Kami

"Persetujuan FCC untuk menambah jumlah satelit Starlink menegaskan dominasi SpaceX dalam pasar satelit internet, tetapi juga memperbesar risiko kemacetan orbit dan interferensi frekuensi. Sementara itu, agresivitas Cina dalam mengajukan ribuan satelit menunjukkan perlombaan teknologi yang bisa memperparah persaingan geopolitik dan menuntut kerja sama internasional yang lebih serius."

Prediksi Kami

Persaingan peluncuran satelit internet antara AS dan Cina kemungkinan akan semakin sengit dan dapat menyebabkan perlunya regulasi internasional yang lebih ketat mengenai pengelolaan spektrum dan slot orbit agar menghindari interferensi serta konflik geopolitik di ruang angkasa.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang disetujui oleh FCC terkait SpaceX?
A
FCC menyetujui SpaceX untuk meluncurkan 7.500 satelit Starlink generasi kedua.
Q
Berapa jumlah satelit yang direncanakan untuk diluncurkan oleh SpaceX?
A
SpaceX merencanakan untuk meluncurkan total 15.000 satelit.
Q
Apa ambisi perusahaan Tiongkok terkait peluncuran satelit?
A
Perusahaan Tiongkok berencana untuk meluncurkan lebih dari 200.000 satelit internet.
Q
Apa itu CTC-1 dan CTC-2?
A
CTC-1 dan CTC-2 adalah proyek Tiongkok yang direncanakan untuk meluncurkan masing-masing 96.714 satelit.
Q
Mengapa peluncuran satelit menjadi penting dalam konteks persaingan antara AS dan Tiongkok?
A
Peluncuran satelit penting untuk mendapatkan akses ke sumber daya orbital dan frekuensi radio yang terbatas, yang dapat memberikan keuntungan kompetitif.