
Courtesy of CNBCIndonesia
Jutaan Pengguna Instagram Terima Email Reset Kata Sandi Tidak Diminta, Waspada Kebocoran Data
Memberikan informasi dan peringatan kepada pengguna Instagram terkait meningkatnya email reset kata sandi yang tidak diminta, potensi kebocoran data pengguna, serta langkah-langkah keamanan yang harus diambil.
12 Jan 2026, 11.15 WIB
96 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Jutaan pengguna Instagram menerima email reset kata sandi tanpa permintaan, yang menandakan potensi kebocoran data.
- Malwarebytes menemukan bahwa data dari 17,5 juta akun mungkin telah bocor dan dibagikan di komunitas kriminal siber.
- Instagram menegaskan bahwa email reset tidak selalu menunjukkan bahwa akun telah diretas, dan pengguna sebaiknya tetap waspada.
Jakarta, Indonesia - Baru-baru ini, jutaan pengguna Instagram melaporkan menerima email permintaan reset kata sandi yang mereka tidak minta. Email ini membuat pengguna khawatir akan kemungkinan kebocoran data di platform populer milik Meta tersebut. Saat ini, banyak dari mereka bingung apakah akun mereka sudah diretas atau tidak.
Firma keamanan siber Malwarebytes menyatakan, kejadian ini kemungkinan berkaitan dengan sebuah dugaan kebocoran data pada akhir 2024 yang menyangkut informasi dari sekitar 17,5 juta akun Instagram. Data yang bocor ini mencakup nama pengguna, alamat email, nomor telepon, dan user ID, yang diyakini berasal dari hasil scraping API Instagram pada tahun 2022.
Database tersebut kemudian beredar di sebuah forum kriminal siber bernama BreachForums, yang sebelumnya hanya dibagikan secara terbatas namun kini tersebar secara gratis dan publik. Penyebaran data ini berpotensi menimbulkan risiko besar seperti penipuan, phishing, dan upaya peretasan akun melalui serangan sosial.
Instagram dan Meta lalu memberikan klarifikasi bahwa belum ada bukti terjadi pelanggaran sistem atau peretasan akun pengguna. Mereka menjelaskan bahwa sering kali email reset terkirim akibat kesalahan pengetikan alamat email atau nama pengguna oleh orang lain yang mencoba akses akun, bukan karena akun benar-benar dibobol.
Sebagai tindakan pencegahan, pengguna dianjurkan untuk tidak membuka atau mengklik tautan di email reset yang tidak diminta, selalu memeriksa sumber email secara teliti, mengganti kata sandi secara rutin, serta mengaktifkan autentikasi dua faktor guna meningkatkan keamanan akun mereka.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260112104419-37-701500/17-juta-data-pengguna-instagram-bocor-cek-email-anda-sekarang
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260112104419-37-701500/17-juta-data-pengguna-instagram-bocor-cek-email-anda-sekarang
Analisis Ahli
Brian Krebs (jurnalis keamanan siber)
"Kebocoran data yang berasal dari scraping API lama yang kemudian dipublikasikan secara bebas sangat berbahaya karena mengekspose jutaan pengguna tanpa mereka sadari, sehingga memicu gelombang serangan berbasis rekayasa sosial yang sulit diantisipasi."
Mikko Hyppönen (Chief Research Officer, F-Secure)
"Serangan brute force dan permintaan reset tanpa izin adalah tanda bahwa pelaku kejahatan dunia maya mulai memanfaatkan data historis untuk mengeksploitasi sistem autentikasi yang rentan, dan hal ini menuntut peningkatan proteksi dari layanan digital."
Analisis Kami
"Meningkatnya email reset kata sandi tanpa sebab jelas menunjukkan adanya celah dalam sistem verifikasi permintaan password yang harus segera diperbaiki agar tidak menjadi celah eksploitasi. Pengguna harus tetap waspada dan proaktif dalam mengamankan akun dengan autentikasi dua faktor karena potensi penyalahgunaan data bersifat jangka panjang dan berbahaya."
Prediksi Kami
Kasus serangan reset password dan penyalahgunaan data Instagram kemungkinan akan meningkat, memicu tindakan keamanan yang lebih ketat dari pengguna dan platform.
Pertanyaan Terkait
Q
Mengapa pengguna Instagram menerima email reset kata sandi yang tidak diminta?A
Pengguna Instagram menerima email reset kata sandi yang tidak diminta karena dugaan kebocoran data yang melibatkan banyak akun.Q
Apa hubungan antara email reset dan kebocoran data di Instagram?A
Email reset kemungkinan berkaitan dengan informasi profil yang diambil dari sekitar 17,5 juta akun Instagram yang bocor.Q
Apa yang disarankan oleh Malwarebytes kepada pengguna yang menerima email tersebut?A
Malwarebytes menyarankan pengguna untuk tidak mengklik tautan dari email yang tidak diminta dan untuk memverifikasi sumber email tersebut.Q
Bagaimana Instagram menanggapi lonjakan email reset kata sandi?A
Instagram menekankan bahwa menerima email reset tidak berarti akun telah diretas, dan mereka meminta pengguna untuk tidak panik.Q
Apa yang harus dilakukan pengguna jika mereka khawatir tentang keamanan akun mereka?A
Pengguna disarankan untuk mengganti kata sandi dan mengaktifkan autentikasi dua faktor untuk meningkatkan keamanan akun mereka.

