
Courtesy of LiveScience
Model Baru Viskositas Ruang Ungkap Rahasia Ekspansi Alam Semesta
Mengajukan model baru tentang sifat alam semesta yang melibatkan viskositas ruang hampa guna menjelaskan ketidaksesuaian data pengamatan ekspansi alam semesta, sehingga memberikan pemahaman yang lebih akurat mengenai energi gelap dan ekspansi kosmos.
16 Jan 2026, 01.00 WIB
183 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Penelitian baru mengusulkan bahwa ruang mungkin memiliki sifat viskositas yang mempengaruhi ekspansi kosmos.
- Data dari DESI menunjukkan bahwa pemahaman kita tentang energi gelap mungkin tidak sepenuhnya akurat.
- Misi observasi mendatang akan penting untuk menguji hipotesis viskositas dan memberikan wawasan lebih lanjut tentang struktur alam semesta.
Kitt Peak, Amerika Serikat - Para ilmuwan menemukan bahwa pemahaman kita tentang alam semesta bisa saja salah karena teori yang ada tidak sepenuhnya cocok dengan data pengamatan terbaru yang menunjukkan ekspansi alam semesta tidak seperti yang diperkirakan sebelumnya.
Muhammad Ghulam Khuwajah Khan, seorang peneliti dari Indian Institute of Technology, menawarkan teori baru bahwa ruang angkasa memiliki sifat viskositas, yaitu semacam 'kekentalan' yang membuat ekspansi alam semesta sedikit tertahan.
Untuk menjelaskan fenomena ini, Khan menggunakan konsep phonon yang biasanya ditemukan dalam fisika padatan dan menerapkannya pada ruang angkasa sebagai getaran yang berperan memberikan tekanan sejenis drag pada perluasan kosmos.
Model baru ini menggabungkan ide bahwa ruang bersifat seperti cairan yang lengket, yang hasilnya mampu menyesuaikan prediksi dengan data dari instrumen DESI yang digunakan untuk mempelajari energi gelap dan ekspansi alam semesta dengan akurasi tinggi.
Meski menarik, teori ini masih perlu diuji lebih lanjut dengan data dari misi masa depan seperti teleskop Euclid dan penelitian lanjutan dari DESI, agar dapat memastikan apakah konsep viskositas pada ruang benar-benar ada atau hanya hasil kesalahan dalam pengukuran.
Referensi:
[1] https://www.livescience.com/physics-mathematics/dark-energy/our-model-of-the-universe-is-deeply-flawed-unless-space-is-actually-a-sticky-fluid-new-research-hints
[1] https://www.livescience.com/physics-mathematics/dark-energy/our-model-of-the-universe-is-deeply-flawed-unless-space-is-actually-a-sticky-fluid-new-research-hints
Analisis Ahli
Lawrence Krauss
"Pendekatan menggunakan viskositas bisa jadi menjelaskan dinamika ekspansi yang tidak terprediksi dalam model standar, namun perlu bukti empiris yang kuat agar dapat diterima luas."
Nobel Laureate Kip Thorne
"Konsep phonon ruang adalah inovasi yang menarik, menggabungkan fisika partikel dan kosmologi, namun masih sangat spekulatif dan membutuhkan konfirmasi eksperimental."
Analisis Kami
"Model viskositas ruang hampa ini membuka pintu bagi paradigma baru dalam kosmologi yang mengintegrasikan konsep fisika keadaan padat ke dalam pemahaman ruang-waktu. Namun, masih perlu hati-hati dalam menilai hasil ini karena data pengamatan konkrit dan peer-review ketat belum sepenuhnya memastikan model tersebut."
Prediksi Kami
Dalam dekade berikutnya, pengamatan lebih lanjut dengan teleskop dan instrumen canggih kemungkinan akan mengonfirmasi atau menolak keberadaan viskositas ruang hampa sebagai faktor dasar yang mempengaruhi ekspansi alam semesta.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang diusulkan oleh Muhammad Ghulam Khuwajah Khan dalam penelitian terbarunya?A
Muhammad Ghulam Khuwajah Khan mengusulkan model yang melibatkan viskositas ruang untuk menjelaskan sifat energi gelap dan ketidaksesuaian dalam pemahaman kosmos.Q
Apa yang dimaksud dengan viskositas dalam konteks ruang?A
Viskositas dalam konteks ruang merujuk pada resistensi yang mungkin ada dalam ruang itu sendiri saat mengembang, mirip dengan bagaimana cairan berbeda memiliki tingkat ketebalan yang berbeda.Q
Mengapa data dari DESI menunjukkan adanya ketidaksesuaian dalam pemahaman energi gelap?A
Data dari DESI menunjukkan adanya perbedaan antara teori standar dan pengamatan aktual tentang laju galaksi yang menjauh, menyiratkan bahwa pemahaman kita tentang energi gelap mungkin perlu ditinjau kembali.Q
Apa itu phonon dan bagaimana kaitannya dengan model kosmologis baru ini?A
Phonon adalah getaran kolektif atom dalam kristal, dan dalam konteks ini, Khan menerapkan konsep ini untuk menggambarkan getaran longitudinal ruang yang bisa berkontribusi pada efek viskositas.Q
Apa yang perlu dilakukan untuk menguji hipotesis viskositas dalam studi kosmos?A
Untuk menguji hipotesis viskositas, lebih banyak observasi dan data dari misi seperti Teleskop Euclid dan DESI perlu dilakukan dalam dekade mendatang.




