
Courtesy of SCMP
Kolaborasi AS-China Percepat Inovasi Obat Berbasis Kecerdasan Buatan
Menjelaskan bagaimana perusahaan bioteknologi AS meningkatkan penggunaan data klinis China dalam pengembangan obat berbasis AI, dan mengapa perusahaan China membutuhkan kerjasama dengan perusahaan AS untuk komersialisasi dan inovasi lebih lanjut.
20 Jan 2026, 07.30 WIB
151 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- China semakin berperan penting dalam inovasi obat dan pengembangan klinis.
- Perusahaan AS semakin mengandalkan data klinis dari China untuk meningkatkan keakuratan penelitian mereka.
- Inovasi dalam penemuan obat berbasis AI memerlukan pengumpulan dan pemrosesan data dari berbagai sumber secara efisien.
Hong Kong, China - Perusahaan bioteknologi di Amerika Serikat kini semakin banyak menggunakan data klinis dari China untuk mengembangkan obat dengan bantuan kecerdasan buatan atau AI. Penggunaan data ini sangat membantu karena data klinis China kini lebih dipercaya dan sejalan dengan standar global. Hal ini membuka peluang kerjasama yang lebih erat antara kedua negara dalam bidang farmasi.
China sendiri telah berkembang menjadi kekuatan utama dalam inovasi obat dan pengembangan klinis. Teknologi AI yang digunakan untuk menemukan obat dari penemuan target hingga perencanaan uji klinis terus maju, meskipun masih belum ada model AI yang benar-benar bisa menangani semua data dalam satu waktu seperti DNA, gambar molekul, dan hasil uji klinis secara bersamaan.
Leung Chuen-yan, seorang investor dan ilmuwan di bidang ilmu hayati dari Hong Kong, menyatakan bahwa adanya sinergi dan pertukaran data antara perusahaan AS dan China sangat penting. Ini membantu dalam memastikan bahwa data yang digunakan untuk pelatihan AI benar-benar akurat dan bisa dipercaya untuk menghasilkan obat-obatan yang efektif.
Namun demikian, perusahaan China masih menghadapi tantangan dalam hal komersialisasi hasil riset mereka. Oleh karena itu, mereka membutuhkan mitra di Amerika Serikat untuk membantu dalam mengakses pasar global dan mendapatkan investasi yang diperlukan agar riset mereka dapat berbuah nyata dalam produk obat yang siap dipasarkan.
Ke depan, kolaborasi lintas negara ini diprediksi akan terus meningkat. Hal ini tidak hanya akan mempercepat pengembangan obat baru tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi bagi kedua negara sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan di seluruh dunia.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/business/china-business/article/3340403/china-challenges-us-ai-drug-race-rivals-still-reliant-each-other?module=top_story&pgtype=subsection
[1] https://www.scmp.com/business/china-business/article/3340403/china-challenges-us-ai-drug-race-rivals-still-reliant-each-other?module=top_story&pgtype=subsection
Analisis Ahli
Leung Chuen-yan
"Keunggulan dalam penemuan obat berbasis AI tidak hanya bergantung pada kekuatan komputasi tetapi juga pada kemampuan mengakses dan mengkonsolidasikan data klinis secara global."
Analisis Kami
"Perkembangan integrasi data klinis China ke dalam penelitian bioteknologi AS menandakan pergeseran signifikan dalam ekosistem inovasi farmasi global. Ini menunjukkan bahwa kesuksesan pengembangan obat masa depan sangat bergantung pada kolaborasi internasional dan pemanfaatan data berkualitas tinggi dari berbagai sumber."
Prediksi Kami
Kolaborasi antara perusahaan bioteknologi AS dan China akan semakin intensif, sehingga mempercepat inovasi obat berbasis AI dan memperkuat posisi kedua negara dalam industri farmasi global.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa peran China dalam penemuan obat berbasis AI?A
China telah muncul sebagai pesaing yang kredibel dalam penemuan obat berbasis AI, terutama dalam kemampuan untuk menambang data secara efektif.Q
Mengapa perusahaan farmasi AS semakin bergantung pada data klinis China?A
Perusahaan farmasi AS semakin mempercayai data klinis China karena data tersebut sejalan dengan data yang dihasilkan secara global.Q
Siapa Leung Chuen-yan dan apa latar belakangnya?A
Leung Chuen-yan adalah seorang investor dan ilmuwan yang berfokus pada investasi di sektor kesehatan dan memiliki gelar PhD dari University of Cambridge.Q
Apa yang dimaksud dengan model AI multimodal dalam konteks penemuan obat?A
Model AI multimodal adalah model yang dapat mengintegrasikan berbagai jenis data, seperti DNA dan pencitraan, untuk menghasilkan laporan uji klinis.Q
Bagaimana data klinis China dibandingkan dengan data global lainnya?A
Data klinis China semakin diakui karena kesesuaiannya dengan data global, yang meningkatkan kepercayaan akan validitasnya.



