Survei Harvard: Indonesia Negara Paling Bahagia dan Optimis di Dunia
Courtesy of CNBCIndonesia

Survei Harvard: Indonesia Negara Paling Bahagia dan Optimis di Dunia

Menyampaikan hasil survei yang menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia merupakan salah satu yang paling bahagia dan memiliki kesejahteraan menyeluruh tertinggi di dunia, serta menekankan bahwa kebahagiaan dan kesejahteraan tidak hanya ditentukan oleh faktor ekonomi.

23 Jan 2026, 15.20 WIB
12 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Kebahagiaan dan kesejahteraan tidak hanya bergantung pada faktor ekonomi.
  • Indonesia menunjukkan performa tinggi dalam hubungan sosial dan karakter pro-sosial.
  • Negara dengan penghasilan rendah hingga menengah dapat memiliki tingkat kesejahteraan yang tinggi.
Davos, Swiss - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan hasil survei dari Universitas Harvard dan Gallup pada pertemuan The World Economic Forum di Davos. Survei global ini menilai kebahagiaan dan kesejahteraan masyarakat di 22 negara dengan fokus pada berbagai aspek kehidupan seperti kesehatan, makna hidup, dan hubungan sosial.
Dalam riset tersebut, Indonesia menempati peringkat pertama sebagai negara dengan tingkat kesejahteraan menyeluruh tertinggi, mengungguli negara-negara lain seperti Israel, Filipina, dan Meksiko. Survei ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia sangat optimis dan bahagia, meskipun negara ini belum termasuk yang terkaya.
Penelitian mengungkapkan bahwa kesejahteraan bukan hanya soal kekayaan materi, tetapi juga meliputi kualitas hubungan sosial dan karakter pro-sosial. Negara maju seperti Amerika Serikat dan Inggris justru memiliki skor rendah dalam aspek makna hidup dan hubungan sosial.
Indonesia dinilai unggul dalam aspek keterhubungan sosial yang kuat, membuat masyarakatnya memiliki perasaan kebahagiaan dan optimisme yang tinggi. Sebaliknya, Jepang menjadi negara dengan skor rendah meskipun lebih kaya dan penduduknya hidup lebih lama, karena kurangnya hubungan sosial yang erat.
Studi ini menjadi pengingat bahwa negara dengan penghasilan rendah hingga menengah seperti Indonesia bisa mencapai kesejahteraan secara menyeluruh dengan menjaga harmoni sosial dan spiritual. Hal ini menunjukkan arah baru pembangunan yang tidak hanya menekankan ekonomi, tetapi juga kualitas hidup dan kebahagiaan masyarakat.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260123144448-37-704789/prabowo-kaget-harvard-bilang-indonesia-nomor-satu-kalahkan-amerika

Analisis Ahli

Martin Seligman
"Penekanan pada kesejahteraan psikologis dan sosial yang ditemukan dalam penelitian ini sejalan dengan teori kebahagiaan positif saya, yang menyoroti pentingnya makna hidup dan hubungan sosial dalam mencapai flourishing."
Richard Layard
"Survei ini membuktikan bahwa investasi dalam aspek sosial dan mental masyarakat lebih penting daripada hanya fokus pada kekayaan materi dan GDP sebagai ukuran kesejahteraan."

Analisis Kami

"Survei ini sangat penting karena mengingatkan kita bahwa kebahagiaan dan kesejahteraan bukan hanya ukuran materi, tapi juga kualitas hubungan sosial dan makna hidup. Indonesia bisa menjadi contoh bagi negara lain dalam menyeimbangkan pembangunan ekonomi dengan pembangunan sosial dan budaya."

Prediksi Kami

Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesejahteraan yang menyeluruh, Indonesia kemungkinan akan semakin fokus mengembangkan aspek sosial dan spiritual masyarakatnya sebagai kekuatan nasional.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa hasil survei yang disampaikan oleh Prabowo Subianto?
A
Hasil survei menunjukkan bahwa rakyat Indonesia adalah salah satu yang paling bahagia dan optimis di dunia.
Q
Apa indikator yang digunakan dalam Global Flourishing Study?
A
Indikator yang digunakan meliputi kesehatan, kebahagiaan, makna hidup, karakter, relasi sosial, ketahanan finansial, dan aspek spiritualitas.
Q
Negara mana yang menduduki peringkat teratas dalam survei ini?
A
Indonesia menduduki peringkat teratas, diikuti Israel, Filipina, dan Meksiko.
Q
Mengapa hubungan sosial dan karakter pro-sosial dianggap penting?
A
Hubungan sosial dan karakter pro-sosial menciptakan keterhubungan dan komunitas yang kuat, yang berkontribusi pada kesejahteraan.
Q
Apa yang menjadi temuan utama mengenai kesejahteraan di negara-negara maju?
A
Temuan utama menunjukkan bahwa negara maju sering kali memiliki skor tinggi dalam keamanan finansial tetapi rendah dalam aspek makna hidup dan hubungan sosial.