
Courtesy of TechCrunch
Serangan Siber Terbesar Rusia Gagal Jatuhkan Jaringan Energi Polandia
Memberikan informasi tentang upaya serangan siber terbaru terhadap infrastruktur energi Polandia yang diduga dilakukan oleh kelompok peretas Rusia dan menegaskan bahwa serangan tersebut berhasil digagalkan, penting untuk memahami ancaman keamanan siber pada infrastruktur kritis.
24 Jan 2026, 03.17 WIB
303 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Serangan siber terhadap infrastruktur energi Polandia menunjukkan ancaman yang terus berlanjut dari kelompok peretas yang terkait dengan Rusia.
- Penggunaan malware destruktif seperti DynoWiper dapat memiliki dampak serius pada layanan publik.
- Pertahanan siber Polandia diakui berhasil mencegah ancaman terhadap infrastruktur kritis.
Warsaw, Polandia - Pada akhir Desember, sebuah upaya serangan siber mencoba menjatuhkan bagian dari jaringan energi di Polandia dengan menyerang pembangkit listrik dan sistem komunikasi energi terbarukan. Serangan ini terjadi pada tanggal 29 dan 30 Desember, dan dinyatakan sebagai serangan terbesar dalam beberapa tahun terakhir terhadap infrastruktur energi Polandia.
Malware bernama DynoWiper yang digunakan dalam serangan ini dirancang untuk menghapus data secara permanen sehingga sistem tidak dapat berfungsi. Perusahaan keamanan siber ESET berhasil mendapatkan salinan malware tersebut dan menemukan banyak kemiripan dengan serangan sebelumnya yang dilakukan oleh kelompok hacker yang berafiliasi dengan Intelijen Militer Rusia (GRU).
Kelompok yang dikenal sebagai Sandworm disebut menjadi pelaku di balik serangan ini. Sandworm sebelumnya pernah melakukan serangan serupa terhadap sistem energi Ukraina pada tahun 2015 dan 2016 yang berhasil menyebabkan pemadaman listrik massal. Serangan terhadap Polandia ini menunjukkan bahwa ancaman dari grup yang sama tidak berkurang bahkan sudah hampir satu dekade.
Pemerintah Polandia, termasuk Menteri Energi Milosz Motyka dan Perdana Menteri Donald Tusk, menyatakan bahwa meskipun serangan siber ini sangat kuat, sistem pertahanan siber Polandia berhasil menahan dan tidak ada infrastruktur kritis yang sampai terganggu. Hal ini menyoroti kesiapan Polandia dalam menghadapi ancaman siber tingkat tinggi.
Kejadian ini menjadi peringatan penting bagi banyak negara lain bahwa infrastruktur vital seperti energi sangat rentan terhadap serangan dunia maya yang canggih. Diperlukan perhatian dan tindakan yang lebih serius untuk memperkuat keamanan siber di sektor-sektor yang sangat penting demi menjaga stabilitas dan keamanan nasional.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/01/23/researchers-say-russian-government-hackers-were-behind-attempted-poland-power-outage/
[1] https://techcrunch.com/2026/01/23/researchers-say-russian-government-hackers-were-behind-attempted-poland-power-outage/
Analisis Ahli
Kim Zetter
"Menekankan bahwa serangan ini merupakan bagian dari pola agresi siber Rusia yang telah berlangsung selama bertahun-tahun, menyoroti pentingnya kesiapan siber yang kuat di negara-negara Eropa Timur."
Analisis Kami
"Serangan ini menunjukkan bahwa konflik siber kini semakin intens dan terarah pada infrastruktur vital, yang merupakan strategi agresif untuk melemahkan negara target tanpa bentrokan fisik. Polandia harus terus meningkatkan pertahanan siber mereka secara proaktif karena ancaman semacam ini tidak akan berhenti dalam waktu dekat."
Prediksi Kami
Ancaman serangan siber terhadap infrastruktur energi di Eropa kemungkinan akan meningkat, memaksa negara-negara untuk memperkuat sistem keamanan dan koordinasi intelijen siber mereka.





