
Courtesy of SCMP
Regulator China Tindak Trip.com Dugaan Praktik Monopoli di Industri Wisata
Mengungkap praktik monopoli yang dilakukan oleh Trip.com di pasar perjalanan China dan memperingatkan adanya kemungkinan pengawasan lebih luas terhadap industri platform digital guna melindungi konsumen dan pelaku usaha.
24 Jan 2026, 08.30 WIB
59 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Trip.com sedang diselidiki oleh regulator China atas dugaan praktik monopolistik.
- Penyelidikan ini dapat memicu perhatian lebih luas terhadap industri perjalanan dan platform digital di China.
- Regulator berfokus pada perilaku spesifik perusahaan daripada melakukan penegakan hukum secara menyeluruh.
China - Regulator China saat ini sedang menyelidiki Trip.com, salah satu platform perjalanan terbesar dunia yang beroperasi di China. Mereka diduga melakukan praktik monopoli yang merugikan konsumen dan pelaku usaha di pasar pariwisata yang sangat besar di China. Kasus ini muncul setelah adanya keluhan mengenai besarnya komisi yang dikenakan, perjanjian eksklusif yang membatasi persaingan, serta penggunaan algoritma harga yang canggih untuk mengontrol pasar.
Trip.com sendiri adalah perusahaan yang awalnya dikenal dengan nama Ctrip dan didirikan pada tahun 1999. Sejak itu, Trip.com telah berkembang dengan membeli beberapa perusahaan lain dan mengubah namanya pada tahun 2019. Selain platform utamanya, Trip.com juga mengendalikan beberapa merek besar lainnya seperti Skyscanner, Qunar, dan Travix, yang bersama-sama menguasai sebagian besar pasar perjalanan dalam negeri di China.
Berbeda dengan tindakan keras yang lebih luas terhadap perusahaan teknologi dan bimbingan belajar yang terjadi sekitar lima tahun lalu, investigasi ini sifatnya lebih terfokus dan spesifik. Regulator lebih menitikberatkan pada bukti dan kepatuhan terhadap aturan yang ada, dibandingkan melakukan penindakan besar-besaran terhadap seluruh industri platform digital di China.
Menurut para analis, tindakan ini merupakan peringatan bahwa platform yang sebelumnya hanya menjadi perantara antara pembeli dan penjual, kini memiliki kekuatan yang berpotensi mengatur cara kerja industri secara keseluruhan. Dengan demikian, peran regulator juga berubah menjadi pengawas agar tidak ada pihak yang mendominasi pasar dan 'menguasai' fungsi pasar secara privat.
Kejadian ini diperkirakan akan membuka jalan bagi pengawasan yang lebih ketat terhadap perusahaan platform lain di industri perjalanan dan sektor digital lainnya di China. Tujuannya adalah melindungi konsumen dan pelaku usaha agar persaingan tetap sehat dan adil dalam pasar yang semakin kompleks dan didominasi oleh teknologi canggih.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/tech/policy/article/3341019/china-probe-tripcom-zeroes-algorithms-prices-after-vendor-backlash-analysts?module=top_story&pgtype=section
[1] https://www.scmp.com/tech/policy/article/3341019/china-probe-tripcom-zeroes-algorithms-prices-after-vendor-backlash-analysts?module=top_story&pgtype=section
Analisis Ahli
Alberto Vettoretti
"Menekankan bahwa regulasi bertujuan mencegah 'privatisasi' pengaturan pasar oleh platform besar, fokus pada kepatuhan dan bukti spesifik sebagai langkah pencegahan daripada penggerebekan besar-besaran."
Analisis Kami
"Kasus Trip.com menandai perubahan penting dalam pendekatan regulasi di China, yang kini tidak hanya mengoreksi perilaku tapi juga mengatur bagaimana platform mempengaruhi industri secara keseluruhan. Ini adalah langkah yang perlu agar pasar tetap sehat, meski berisiko memperlambat inovasi jika terlalu dibatasi."
Prediksi Kami
Pengawasan ketat dan tindakan regulasi terhadap perusahaan platform perjalanan lain kemungkinan akan meningkat, dengan fokus pada praktik bisnis yang mempengaruhi keseimbangan pasar dan perlindungan konsumen.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang dituduhkan kepada Trip.com oleh regulator China?A
Trip.com dituduh menyalahgunakan posisi pasar dominan dan terlibat dalam praktik monopolistik.Q
Apa alasan di balik penyelidikan anti-monopoli terhadap Trip.com?A
Penyelidikan tersebut dipicu oleh keluhan bahwa platform tersebut merugikan pelancong dan operator perjalanan di pasar pariwisata China.Q
Apa saja merek yang dimiliki oleh Trip.com?A
Trip.com memiliki merek seperti Skyscanner, Ctrip, Qunar, dan Travix.Q
Bagaimana Trip.com mempengaruhi pasar pariwisata di China?A
Trip.com mempengaruhi pasar pariwisata di China dengan mengatur cara industri berfungsi melalui penggunaan algoritma harga dan kebijakan komisi.Q
Mengapa kasus Trip.com dianggap sebagai kasus yang relatif terisolasi?A
Kasus Trip.com dianggap terisolasi karena fokusnya pada perusahaan tertentu dan praktik spesifik, bukan sebagai tanda penegakan hukum secara luas terhadap bisnis platform.



