
Courtesy of Forbes
Cara Membangun Harga Diri Kuat Tanpa Terlalu Bergantung Pada Pengakuan Orang Lain
Memberikan pemahaman yang benar tentang reassurance-seeking dan menawarkan lima cara berbasis riset untuk membangun harga diri yang stabil tanpa harus bergantung pada konfirmasi dari orang lain.
26 Jan 2026, 10.00 WIB
118 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Pencarian reassurance adalah strategi yang dipelajari untuk mengatasi ketidakpastian, tetapi dapat memperkuat ketergantungan pada orang lain.
- Membangun nilai diri yang kuat memerlukan praktik internal seperti kepercayaan diri, ketahanan emosional, dan tindakan berbasis nilai.
- Pengakuan diri dan pemisahan nilai dari respons orang lain adalah kunci untuk mengurangi kebutuhan akan penguatan eksternal.
Banyak orang salah memahami kebiasaan mencari kepastian dari orang lain sebagai tanda ketidakamanan atau rasa manja, padahal sebenarnya ini adalah cara sistem saraf untuk merasa aman. Namun, ketergantungan pada penguatan eksternal ini hanya memberikan kenyamanan sesaat dan membuat harga diri menjadi rapuh dan bergantung pada orang lain.
Penelitian menunjukkan bahwa harga diri yang sehat dibentuk melalui pengalaman nyata dan konsisten dalam menepati janji kepada diri sendiri, bukan dari sekadar bicara positif. Dengan melakukan komitmen kecil dan tetap konsisten, orang bisa membangun kepercayaan diri internal yang kuat.
Ketidaknyamanan terhadap ketidakpastian menjadi salah satu penyebab utama seseorang terus meminta penguatan dari orang lain. Namun, jika terus mencari kepastian, justru kemampuan untuk menerima ketidakpastian akan menurun. Latihan ketahanan terhadap ketidakpastian tanpa rasa panik membantu sistem saraf menyesuaikan diri dan menguatkan harga diri.
Konsep validasi dan pengakuan berbeda; validasi bersifat eksternal sementara pengakuan adalah bentuk kasih sayang terhadap diri sendiri. Mengakui diri sendiri secara konsisten tanpa menuntut pujian dari luar dapat mengurangi kebutuhan akan reassurance dan meningkatkan ketahanan emosional.
Seringkali harga diri tergantung pada bagaimana respon sosial diterima, padahal hal ini tidak sehat. Belajar untuk membuat atribusi yang akurat dan bertindak sesuai dengan nilai pribadi dapat menstabilkan harga diri dan membuat seseorang tidak bergantung pada penerimaan orang lain untuk merasa berharga.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/traversmark/2026/01/25/5-ways-to-build-self-worth-without-reassurance-by-a-psychologist/
[1] https://www.forbes.com/sites/traversmark/2026/01/25/5-ways-to-build-self-worth-without-reassurance-by-a-psychologist/
Analisis Ahli
Brene Brown
"Reassurance seeking reflects vulnerability but can be transformed through building courage and empathy towards oneself."
Dr. Kristin Neff
"Self-compassion and self-acknowledgment are fundamental for emotional well-being and reduce reliance on external validation."
Steven C. Hayes
"ACT emphasizes living according to values as the pathway to durable self-worth despite emotional challenges."
Analisis Kami
"Pentingnya mengubah pandangan dari reassurance-seeking sebagai kelemahan menjadi strategi bertahan hidup membuka jalan bagi pendekatan yang lebih empatik dan konstruktif dalam psikologi. Dengan fokus pada praktik internal yang berulang dan nilai-nilai pribadi, kita dapat membantu individu membangun harga diri yang kokoh sehingga mereka lebih tahan terhadap fluktuasi emosional akibat interaksi sosial."
Prediksi Kami
Di masa depan, semakin banyak orang yang akan mengadopsi praktik internal untuk membangun harga diri, mengurangi ketergantungan pada penguatan eksternal, dan mengembangkan kesehatan mental yang lebih stabil dan mandiri.





