Mengapa Burger McDonald's Bisa Tahan Lama Tanpa Pengawet Kimia?
Courtesy of CNBCIndonesia

Mengapa Burger McDonald's Bisa Tahan Lama Tanpa Pengawet Kimia?

Menjelaskan faktor-faktor yang membuat burger McDonald's lebih awet dibanding daging burger biasa, dan mengungkap mitos serta fakta di balik keawetan tersebut agar konsumen lebih paham tentang makanan cepat saji.

29 Jan 2026, 20.30 WIB
216 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Daging burger McDonald's lebih awet karena proses pengeringan yang mengurangi kelembaban.
  • Hipotesis tentang pengawet dan garam tidak sepenuhnya menjelaskan keawetan daging burger.
  • Makanan di McDonald's memiliki kandungan garam dan gula yang dapat melebihi rekomendasi kesehatan.
Jakarta, Indonesia - Daging burger cepat saji seperti McDonald's dikenal mampu bertahan lebih lama tanpa membusuk dibandingkan daging biasa. Hal ini mengundang pertanyaan apa penyebab utama keawetan daging burger tersebut.
J. Kenji Lopez-Alt melakukan percobaan dengan berbagai hipotesis, termasuk penggunaan bahan pengawet, kandungan garam tinggi, kelembaban rendah, proses tanpa kontak mikroba, dan ketiadaan udara saat pembuatan burger.
Dari percobaannya, dua hipotesis seperti proses steril dan tanpa udara dinyatakan tidak mungkin, dan McDonald's telah menyatakan tidak menggunakan bahan pengawet pada daging mereka.
Eksperimen Lopez-Alt menunjukkan garam bukan faktor utama karena burger dengan atau tanpa garam sama-sama tidak membusuk. Faktor utama ternyata adalah tingkat kelembaban yang sangat rendah sehingga burger mengering, menghambat pertumbuhan jamur.
Burger McDonald's yang tipis dengan area luas permukaan cepat kering sehingga lebih tahan lama jika tidak dibungkus plastik. Namun, burger McDonald's tetap tidak sehat karena kadar garam dan gula yang tinggi melebihi rekomendasi WHO.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260129145554-37-706437/bukan-pengawet-eksperimen-ungkap-alasan-burger-mcd-lebih-tahan-lama

Analisis Ahli

J. Kenji Lopez-Alt
"Keawetan burger McDonald's terutama diakibatkan oleh faktor kelembaban dan proses pengeringan, bukan pengawet atau garam."
IFL Science
"Perbedaan bahan baku dan tingkat pengeringan adalah faktor utama yang menyebabkan variabilitas masa simpan burger dari berbagai restoran."

Analisis Kami

"Keawetan burger McDonald's lebih banyak dipengaruhi oleh faktor fisik seperti pengeringan dan kelembaban daripada bahan kimia pengawet, yang menantang asumsi umum masyarakat. Hal ini perlu menjadi bahan refleksi bagi produsen makanan cepat saji lain untuk mempertimbangkan metode pengawetan alami yang sehat."

Prediksi Kami

Di masa depan, mungkin akan ada lebih banyak penelitian terkait cara alami menjaga keawetan makanan cepat saji tanpa menggunakan bahan pengawet kimia, serta konsumen yang semakin kritis terhadap kandungan makanan restoran cepat saji.

Pertanyaan Terkait

Q
Mengapa daging burger McDonald's lebih awet dibandingkan daging biasa?
A
Daging burger McDonald's lebih awet karena beberapa faktor, termasuk cara pengolahan dan tingkat kelembaban yang rendah.
Q
Apa saja hipotesis yang diajukan oleh J. Kenji Lopez-Alt mengenai keawetan daging burger?
A
Hipotesis yang diajukan termasuk penggunaan bahan pengawet, kandungan garam tinggi, dan proses pengolahan yang tidak bersentuhan dengan organisme lain.
Q
Apa faktor utama yang menyebabkan daging burger McDonald's tidak mudah busuk?
A
Faktor utama adalah tingkat kelembaban yang rendah, yang menghambat pertumbuhan jamur.
Q
Bagaimana proses pengeringan mempengaruhi keawetan daging burger?
A
Proses pengeringan sangat penting, karena tanpa kelembaban, jamur tidak bisa tumbuh dan daging lebih cepat kering.
Q
Apa rekomendasi WHO mengenai asupan garam dan gula yang terdapat pada makanan di McDonald's?
A
WHO merekomendasikan agar konsumsi garam dan gula tidak melebihi batas tertentu, yang sering dilanggar oleh makanan di McDonald's.