Ketimpangan Kekayaan Meningkat: 1% Terkaya Kuasai Hampir Sepertiga Kekayaan AS
Courtesy of Forbes

Ketimpangan Kekayaan Meningkat: 1% Terkaya Kuasai Hampir Sepertiga Kekayaan AS

Menunjukkan peningkatan ketimpangan kekayaan di Amerika Serikat, di mana 1% terkaya semakin menguasai sebagian besar kekayaan nasional sementara kelompok bawah semakin terpinggirkan, sehingga memberikan pemahaman tentang kondisi sosial-ekonomi yang perlu diperhatikan.

30 Jan 2026, 23.49 WIB
115 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Kesenjangan kekayaan di AS semakin melebar dengan 1% orang terkaya yang menguasai 31,7% dari total kekayaan.
  • Pandemi COVID-19 memiliki dampak berbeda terhadap kekayaan 1% orang terkaya dibandingkan dengan 50% terbawah.
  • Oxfam menyoroti peran pemotongan pajak dan monopoli dalam memperburuk ketidaksetaraan kekayaan global.
Amerika Serikat - Kekayaan di Amerika Serikat semakin terkonsentrasi di tangan 1% orang terkaya, yang kini menguasai 31,7% dari total kekayaan negara per kuartal ketiga tahun 2025. Fenomena ini merupakan rekor tertinggi sejak pencatatan dimulai pada tahun 1989, menunjukkan kesenjangan kekayaan yang semakin melebar selama beberapa dekade terakhir.
Data menunjukkan bahwa sejak 2014, kelompok 1% terkaya selalu memiliki posisi dominan dengan porsi kekayaan di atas 30%, sementara 10% teratas menguasai lebih dari dua pertiga kekayaan negara. Sebaliknya, separuh penduduk terbawah hanya memiliki 2,5% dari kekayaan negara, menandakan ketimpangan yang sangat tajam antara kelas atas dan bawah.
Resesi besar pada tahun 2008 dan pandemi COVID-19 sempat menurunkan kekayaan kelompok kaya, namun pemulihan mereka jauh lebih cepat dibandingkan kelas menengah dan bawah. Misalnya, kekayaan 1% pulih ke tingkat pra-krisis dalam waktu sekitar dua tahun setelah resesi, sementara kelompok bawah membutuhkan waktu puluhan tahun untuk kembali ke titik sebelumnya.
Ketimpangan yang mengakar ini diperparah oleh kebijakan seperti keringanan pajak untuk kaya dan kekuasaan monopoli yang tidak terkendali, menurut laporan Oxfam. Tren ini memiliki dampak sosial dan ekonomi yang serius, seperti melemahnya mobilitas sosial dan potensi ketegangan sosial yang meningkat di masa depan.
Sejarah menunjukkan bahwa ketimpangan ini bukan hal baru, dengan 1% terkaya menguasai hampir 45% kekayaan pada awal abad ke-20, kemudian menurun drastis pada 1980-an sebelum mulai meningkat kembali. Jika tidak diatasi, tren saat ini akan membuat jurang sosial-ekonomi di Amerika Serikat semakin dalam dan sulit diperbaiki.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/katharinabuchholz/2026/01/30/wealth-of-the-1-reaches-decade-high-in-the-us/

Analisis Ahli

Thomas Piketty
"Konsentrasi kekayaan pada 1% atas adalah hasil dari ketimpangan struktural dalam kapitalisme modern yang harus diimbangi dengan pajak progresif dan regulasi yang ketat terhadap kekayaan besar."
Joseph Stiglitz
"Ketimpangan ekstrem menghambat mobilitas sosial dan merusak demokrasi; kebijakan fiskal dan sosial perlu diarahkan untuk mendukung kelas menengah dan bawah agar ekonomi bisa tumbuh secara berkelanjutan."

Analisis Kami

"Ketimpangan kekayaan yang semakin dalam ini mencerminkan kegagalan sistem ekonomi dan kebijakan yang memberi keuntungan besar bagi kelompok super kaya tanpa adanya perlindungan memadai bagi kelas menengah dan bawah. Tanpa reformasi fiskal dan kebijakan yang berorientasi pada redistribusi, ketimpangan ini akan memperparah ketidakstabilan sosial dan membatasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif."

Prediksi Kami

Jika tren saat ini berlanjut, ketimpangan kekayaan di Amerika Serikat akan semakin melebar, memperburuk ketidakadilan sosial dan mungkin memicu ketegangan politik serta sosial yang lebih besar.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa persentase kekayaan yang dimiliki oleh 1% orang terkaya di AS pada Q3 2025?
A
Persentase kekayaan yang dimiliki oleh 1% orang terkaya di AS pada Q3 2025 mencapai 31,7%.
Q
Apa penyebab utama dari meningkatnya kekayaan para miliarder menurut Oxfam?
A
Penyebab utama meningkatnya kekayaan para miliarder menurut Oxfam adalah pemotongan pajak untuk orang kaya dan kekuasaan monopoli yang tidak terkendali.
Q
Bagaimana dampak pandemi COVID-19 terhadap kekayaan 1% orang terkaya?
A
Dampak pandemi COVID-19 terhadap kekayaan 1% orang terkaya adalah penurunan kekayaan mereka antara akhir 2021 hingga pertengahan 2024, setelah itu kekayaan mereka mencapai rekor baru.
Q
Apa yang terjadi pada kekayaan 50% terbawah selama pandemi?
A
Kekayaan 50% terbawah tidak terpengaruh seburuk orang kaya selama pandemi, dengan peningkatan kekayaan mereka menjadi 2,7% hingga pertengahan 2022.
Q
Bagaimana perbandingan kekayaan antara 1% dan 50% terbawah di AS sejak tahun 1989?
A
Sejak tahun 1989, kekayaan 1% telah meningkat dari sekitar 23% menjadi hampir 32%, sementara kekayaan 50% terbawah tetap rendah.