Pertamina Perkuat Hilirisasi Petrokimia dengan Produksi Polypropylene Dalam Negeri
Courtesy of CNBCIndonesia

Pertamina Perkuat Hilirisasi Petrokimia dengan Produksi Polypropylene Dalam Negeri

Meningkatkan hilirisasi migas dengan produksi polypropylene berbasis bahan baku dalam negeri sehingga mengurangi ketergantungan impor dan memperkuat ketahanan serta nilai tambah industri petrokimia nasional.

01 Feb 2026, 21.40 WIB
68 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Pertamina berkomitmen untuk mendukung hilirisasi petrokimia di Indonesia.
  • PT Polytama Propindo berperan penting dalam mengolah propylene menjadi produk bernilai tambah.
  • Pasokan bahan baku dari kilang Pertamina berkontribusi pada ketahanan industri petrokimia nasional.
Jakarta, Indonesia - Pertamina Group melalui PT Polytama Propindo terus berupaya memperkuat hilirisasi industri petrokimia nasional dengan memanfaatkan pasokan propylene dari Kilang Pertamina RU VI Balongan. Hal ini bertujuan untuk mengolah bahan baku dalam negeri menjadi produk polypropylene bernilai tambah bagi industri nasional.
Muhammad Baron dari PT Pertamina menjelaskan bahwa kilang-kilang Pertamina tidak hanya menghasilkan bahan bakar minyak (BBM) saja, tapi juga produk antara yang sangat dibutuhkan oleh industri petrokimia. Ini sejalan dengan visi Pertamina untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya energi nasional.
Pasokan propylene disalurkan dengan menggunakan jaringan pipa sepanjang 4 kilometer dari Kilang Balongan, dengan kapasitas pasokan rata-rata sekitar 250.000 ton per tahun. Propylene tersebut kemudian diproses dengan teknologi Spheripol milik LyondellBasell menjadi polypropylene berkualitas tinggi.
Produk polypropylene Polytama dipasarkan dalam berbagai jenis untuk memenuhi kebutuhan sektor kemasan, alat rumah tangga, industri kesehatan, dan ritel. Produk ini digunakan untuk membuat berbagai olahan plastik seperti peralatan makan, serat fiber, dan lainnya yang penting bagi industri manufaktur dalam negeri.
Polytama saat ini memiliki kapasitas produksi maksimal sebesar 300.000 ton per tahun dan berencana meningkat menjadi 600.000 ton per tahun dengan membangun fasilitas baru didukung oleh pasokan bahan baku dari berbagai kilang Pertamina di Indonesia. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan impor bahan baku petrokimia dan memperkuat ketahanan industri nasional.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260201223319-37-707159/perkuat-hilirisasi-petrokimia-polytama-andalkan-kilang-pertamina

Analisis Ahli

Dr. Arief Budiman (Ahli Petrokimia ITB)
"Integrasi rantai pasok dari hulu ke hilir yang diterapkan oleh Pertamina ini merupakan model ideal untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya dalam negeri dan memperkuat industri petrokimia nasional yang selama ini sangat bergantung pada impor bahan baku."
Prof. Sari Dewi (Ekonom Energi Universitas Indonesia)
"Pengembangan kapasitas produksi polypropylene ini diharapkan dapat mengurangi defisit perdagangan di sektor petrokimia dan mendukung pertumbuhan industri manufaktur domestik yang terkait."

Analisis Kami

"Langkah Pertamina Group ini sangat strategis karena mengintegrasikan hulu dan hilir sehingga meningkatkan efisiensi dan nilai tambah industri petrokimia nasional. Namun, untuk mencapai target kapasitas 600.000 ton, investasi berkelanjutan dan inovasi teknologi harus terus didukung agar daya saing produk dalam negeri tetap terjaga."

Prediksi Kami

Dengan peningkatan kapasitas produksi dan dukungan pasokan bahan baku dari kilang Pertamina, Indonesia akan semakin mandiri dalam industri petrokimia dan dapat mengurangi impor secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa tujuan utama dari upaya hilirisasi petrokimia oleh Pertamina?
A
Tujuan utama dari upaya hilirisasi petrokimia oleh Pertamina adalah untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya energi dan memperkuat ketahanan industri dalam negeri.
Q
Apa yang diproduksi oleh PT Polytama Propindo?
A
PT Polytama Propindo memproduksi polypropylene yang digunakan dalam berbagai industri seperti kemasan dan peralatan rumah tangga.
Q
Dari mana pasokan propylene berasal untuk Polytama?
A
Pasokan propylene untuk Polytama berasal dari PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit VI Balongan.
Q
Apa kapasitas produksi maksimal Polytama saat ini?
A
Kapasitas produksi maksimal Polytama saat ini mencapai 300.000 ton per tahun.
Q
Mengapa penggunaan propylene dari kilang Pertamina penting bagi industri petrokimia nasional?
A
Penggunaan propylene dari kilang Pertamina penting untuk mengurangi ketergantungan impor bahan baku petrokimia dan memperkuat ketahanan industri nasional.