Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus
Bisnis

Inovasi Fitur Platform Media Sosial: Meningkatkan Monetisasi dan Pengalaman Pengguna

Share

Cerita ini mengulas berbagai inovasi fitur yang dilakukan oleh platform media sosial utama, seperti YouTube, TikTok, Instagram, dan Facebook. Di tengah persaingan yang semakin ketat, perusahaan-perusahaan ini berupaya menguji dan meluncurkan fitur-fitur baru untuk mengoptimalkan pengalaman penggunanya, meningkatkan peluang pendapatan kreator, serta mengatasi masalah seperti banjirnya iklan yang mengganggu. Jika solusi dari tantangan-tantangan ini berhasil dikembangkan, hal tersebut tidak hanya akan meningkatkan efektivitas ekonomi digital, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap cara orang berinteraksi dan berkreasi secara online.

10 Des 2025, 01.36 WIB

Meta Perbarui Facebook dengan Fitur Baru Buat Tampilan Lebih Simpel dan Seru

Meta Perbarui Facebook dengan Fitur Baru Buat Tampilan Lebih Simpel dan Seru
Meta, perusahaan induk Facebook, baru-baru ini mengumumkan sejumlah pembaruan untuk membuat aplikasi Facebook lebih mudah digunakan dan lebih menarik secara visual. Salah satu perubahan utama adalah cara menampilkan foto dalam feed pengguna yang kini akan hadir dalam bentuk grid, memberi kesan mirip dengan Instagram. Pengguna bisa double tap di foto untuk memberikan like, fitur yang telah lama populer di Instagram. Selain itu, Meta juga mempermudah pembuatan Story dan postingan dengan menempatkan fitur-fitur populer seperti menambahkan musik dan menandai teman di tempat yang lebih mudah dijangkau. Hasil pencarian di Facebook juga mengalami perubahan dengan tampilan grid yang imersif, memungkinkan berbagai jenis konten tampil lebih menarik dan mudah diakses. Meta juga menguji fitur fullscreen foto dan video yang memungkinkan pengguna tetap berada di hasil pencarian tanpa kehilangan posisi mereka. Meta menambahkan fitur baru agar pengguna bisa memberikan masukan mengapa suatu konten tidak relevan bagi mereka, sehingga algoritma bisa menyesuaikan apa yang muncul di feed. Hal ini sejalan dengan upaya sebelumnya di Instagram dan Threads untuk memberi pengguna lebih banyak kontrol atas konten yang mereka lihat. Selain perubahan ini, Meta juga menyederhanakan pengalaman berkomentar dan desain menu agar lebih mudah digunakan. Perusahaan menegaskan bahwa ini baru permulaan dan akan terus membawa pembaruan yang membuat Facebook kurang berantakan dan lebih sederhana tahun depan.
09 Des 2025, 23.28 WIB

YouTube Hadirkan Fitur Uji Judul dan Thumbnail untuk Semua Kreator Lanjut

YouTube Hadirkan Fitur Uji Judul dan Thumbnail untuk Semua Kreator Lanjut
YouTube kini memberikan kesempatan lebih luas bagi kreator untuk menguji berbagai judul video mereka dengan mudah lewat fitur baru di YouTube Studio. Setelah sebelumnya hanya sebagian kecil kreator yang bisa mencoba, kini semua kreator dengan akses ke fitur canggih dapat menggunakan alat ini. Fitur ini memungkinkan kreator mengunggah hingga tiga variasi judul atau gabungan judul dan thumbnail untuk diuji secara merata pada penonton selama dua minggu. YouTube menilai kombinasi mana yang menghasilkan waktu tonton tertinggi dan menjadikannya sebagai versi final video secara otomatis. Jika hasil tes tidak jelas, maka kombinasi pertama yang diunggah kreator akan menjadi default. Kreator juga dapat memilih untuk mengabaikan hasil tes dan memilih sendiri judul dan thumbnail video mereka. Alat ini hanya tersedia bagi kreator yang mengakses YouTube Studio via desktop dan berlaku untuk video publik, rekaman live stream, serta episode podcast. Namun, video dengan tanda konten dewasa atau yang ditargetkan untuk anak-anak tidak dapat menggunakan fitur ini. Dengan adanya fitur ini, kreator dapat lebih yakin bahwa judul dan thumbnail yang dipakai benar-benar menarik perhatian dan meningkatkan waktu tonton. Hal ini berpotensi membantu kreator memperbaiki strategi konten mereka secara lebih ilmiah.
09 Des 2025, 17.25 WIB

Meta Tawarkan Pilihan Iklan Personal dengan Model Bayar atau Setujui Data

Meta Tawarkan Pilihan Iklan Personal dengan Model Bayar atau Setujui Data
Meta, perusahaan induk dari Facebook dan Instagram, telah menghadapi masalah serius terkait penggunaan data pribadi pengguna dalam iklan bertarget. Hal ini membuat regulator Uni Eropa memberikan denda besar kepada Meta dan meminta perusahaan tersebut untuk melakukan perubahan dalam praktik iklannya. Untuk mengatasi permasalahan ini, Meta mengusulkan model baru yang disebut pay-or-consent, di mana pengguna diberikan pilihan untuk menyetujui penggunaan seluruh data mereka demi iklan yang lebih personal, atau membagikan data lebih sedikit untuk pengalaman iklan yang terbatas. Model ini diperkenalkan agar Meta bisa menghindari denda harian sebesar 5% dari omzet global yang telah ditetapkan oleh Uni Eropa terhadap pelanggaran undang-undang pasar digital yang terjadi antara November 2023 hingga November 2024. Regulator Uni Eropa kini sedang mengawasi penerapan model ini, termasuk elemen desain, kata-kata, dan transparansi, agar perubahan ini benar-benar memberikan manfaat dan pilihan yang jelas bagi pengguna di Instagram dan Facebook. Dengan model ini, Meta berharap bisa membangun kepercayaan lebih baik dari penggunanya dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi data pribadi yang semakin ketat di Uni Eropa, hingga menghindari potensi denda yang lebih besar di masa depan.
09 Des 2025, 08.40 WIB

TikTok Luncurkan Nearby Feed, Konten Sesuai Lokasi Pengguna Lebih Personal

TikTok Luncurkan Nearby Feed, Konten Sesuai Lokasi Pengguna Lebih Personal
TikTok baru-baru ini meluncurkan fitur baru bernama Nearby Feed yang memunculkan konten berdasarkan lokasi pengguna. Fitur ini dikembangkan untuk menampilkan konten yang lebih relevan dan personal dengan menggabungkan data lokasi, topik, dan waktu posting konten. Dengan ini, pengguna bisa melihat konten yang dekat dengan tempat mereka berada, seperti perjalanan, acara, serta makanan dan minuman di sekitar lokasi mereka. Nearby Feed bukan fitur yang aktif otomatis, tetapi pengguna harus mengaktifkan fitur ini secara manual. Selain itu, fitur ini hanya berlaku bagi pengguna yang berusia 18 tahun ke atas. Bila pengguna berusia di bawah 18 tahun dan mengatur akun mereka sebagai pribadi, maka mereka tidak akan melihat konten dari Nearby Feed, demi menjaga privasi dan keamanan para pengguna muda. Penggunaan fitur ini juga berdasarkan lokasi perangkat melalui GPS, dan bagi pengguna iOS TikTok menampilkan indikator khusus saat lokasi sedang diakses. Ini menunjukkan TikTok berupaya mematuhi aturan privasi yang berlaku dan memberikan transparansi kepada pengguna seputar penggunaan data lokasi yang mereka berikan. Sebelumnya, TikTok sudah melakukan uji coba fitur Nearby Feed sejak tahun 2022 di kawasan Asia Tenggara. Namun peluncuran resmi baru dilakukan di beberapa negara Eropa seperti Inggris, Perancis, Italia, dan Jerman. Ini menandai bahwa TikTok ingin memperluas pengalaman pengguna dalam menikmati konten lokal yang lebih beragam di berbagai wilayah dunia. Bagi para kreator TikTok, fitur ini membuka kesempatan untuk mendapatkan jangkauan yang lebih luas di wilayah setempat. Postingan yang diberi tanda lokasi atau dibuat di area tertentu akan muncul di Nearby Feed pengguna sekitar, sehingga peluang viralisasi dan interaksi konten lokal semakin besar. Fitur ini diharapkan dapat memperkuat komunitas kreator lokal di berbagai wilayah.
04 Des 2025, 17.10 WIB

Facebook Luncurkan FB Pro, Mode Profesional untuk Kreator Bisa Raup Cuan

Facebook Luncurkan FB Pro, Mode Profesional untuk Kreator Bisa Raup Cuan
Facebook meluncurkan fitur baru yang disebut FB Pro, yang memungkinkan pengguna mengubah akun mereka menjadi profil mode profesional. Fitur ini dirancang agar pengguna dapat membangun kehadiran publik sebagai kreator digital sekaligus menjaga pengalaman pribadi dengan teman dan keluarga. Setelah mengaktifkan mode profesional, pengguna dapat mengatur siapa saja yang mengikuti akun mereka menjadi publik sehingga lebih banyak orang bisa mengikuti dan melihat konten yang dibagikan. Tidak ada batasan jumlah pengikut untuk akun yang sudah mengaktifkan FB Pro. Profil pengguna yang beralih ke FB Pro akan ditandai sebagai Digital Creator. Pengguna juga dapat mengubah kategori profil mereka sesuai dengan preferensi melalui menu Edit Profile pada akun Facebook mereka. Facebook menyediakan dasbor profesional khusus yang berisi berbagai tools untuk mendukung monetisasi, termasuk data tentang jumlah pengikut dan cakupan konten yang dibuat oleh pengguna. Ini memudahkan kreator dalam mengelola dan mengembangkan komunitas mereka. Untuk mengaktifkan FB Pro, pengguna cukup membuka profil, mengetuk ikon tiga titik, kemudian memilih menu 'Turn on Professional mode' dan mengikuti petunjuk mengisi data pribadi. Dengan demikian, pengguna sudah bisa mulai memanfaatkan fitur ini untuk menghasilkan pendapatan melalui Facebook.

Baca Juga

  • Mendefinisikan Ulang Pendidikan dan Jalur Karir di Era AI

  • CES 2026: Pameran Inovasi Inklusif dan Teknologi Aksesibel

  • Formula Sukses Netflix: Original Berkualitas Tinggi dan Strategi Casting Pertahankan Keunggulan

  • Guncangan Kepemimpinan Teknologi di Tengah Disrupsi

  • Kesepakatan Semikonduktor AS-Taiwan: Pengaruh Geopolitik dalam Manufaktur Chip