Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus
Sains

Spektakuler Gerhana Matahari Total Mendunia

Share

Fenomena gerhana matahari total akan menyatukan berbagai negara untuk menyaksikan pemandangan langit yang fenomenal. Peristiwa langka ini membuka peluang kolaborasi internasional antara peneliti dan penggemar astronomi guna mendalami dinamika orbit dan atmospheric effects yang menyertainya.

29 Jan 2026, 21.00 WIB

Panduan Lengkap Mengamati Langit Malam Februari dengan Teleskop dan Kamera

Panduan Lengkap Mengamati Langit Malam Februari dengan Teleskop dan Kamera
Bulan Februari menghadirkan berbagai fenomena menarik di langit malam yang sayang untuk dilewatkan. Mulai dari fase bulan yang berubah-ubah hingga konjungsi planet yang bisa diamati dengan bantuan alat pengamatan seperti binoculars, teleskop, dan kamera. Artikel ini membantu kamu merencanakan sesi menatap langit agar tidak melewatkan momen spesial ini dengan rekomendasi alat yang sesuai kebutuhan. Pada awal bulan, ada purnama yang dikenal dengan sebutan Snow Moon. Ini adalah waktu yang tepat untuk melihat bulan secara dekat menggunakan binoculars dengan power 10x42 atau 15x70 yang dipasang di tripod, maupun teleskop kecil 3-6 inci. Kamera dengan lensa telephoto juga sangat cocok untuk menangkap keindahan bulan lengkap dengan latar belakang landmark. Menjelang bulan baru, langit menjadi sangat gelap sehingga memungkinkan pengamatan objek-objek deep-sky seperti galaksi Andromeda dan Nebula Orion. Penggunaan teleskop pintar ataupun binoculars 10x42 sangat direkomendasikan. Fotografi malam dengan kamera yang mampu ISO tinggi juga akan memberikan hasil menakjubkan, terutama untuk memotret galaksi dan Bima Sakti. Pertengahan bulan menawarkan penampakan menarik seperti konjungsi bulan dengan Neptunus, Saturnus, dan Merkurius, serta peristiwa Bulan melintas di atas gugus bintang Pleiades. Semua bisa diamati dengan kombinasi binoculars 15x70, teleskop 80-130mm, atau kamera yang dipasangi star tracker untuk foto time-lapse. Momen ini sangat dinanti oleh para penggemar astronomi dan astrofotografi. Akhir bulan ada kesempatan langka menyaksikan susunan planet mulai dari Merkurius hingga Neptunus. Pengamatan dengan mata telanjang sudah cukup untuk planet terang, tapi menggunakan binoculars atau teleskop akan memberi detail yang lebih baik seperti cincin Saturnus atau warna planet gas raksasa. Rekomendasi alat dari berbagai merek ternama membantu pengamat memilih alat terbaik dengan harga dan performa sesuai kebutuhan.
26 Jan 2026, 15.43 WIB

Gerhana Matahari Cincin 2028: Fenomena Langka dengan Durasi Terpanjang

Gerhana Matahari Cincin 2028: Fenomena Langka dengan Durasi Terpanjang
Pada tanggal 26 Januari 2028, akan terjadi gerhana matahari cincin yang sangat istimewa di mana bulan akan melintas tepat di depan matahari namun tampak lebih kecil karena jaraknya yang paling jauh dari bumi. Gerhana ini akan berlangsung selama lebih dari 10 menit dan bisa dilihat dari jalur sempit melintasi Kepulauan Galápagos, bagian utara Amerika Selatan, Samudra Atlantik, dan berakhir di wilayah selatan Eropa. Fenomena ini disebut gerhana matahari cincin karena bulan tidak sepenuhnya menutupi matahari sehingga terlihat seperti cincin api yang mengelilingi bulan. Meski sangat dramatis, para pengamat harus tetap menggunakan kacamata pelindung khusus untuk melihatnya dengan aman selama seluruh acara berlangsung. Jalur gerhana dimulai dari Samudra Pasifik dan memasuki daratan pertama kali di Kepulauan Galápagos, tempat yang sangat populer bagi penggemar astronomi. Dari sana, jalur tersebut melintasi kota-kota penting di Ekuador, Peru, Kolombia, dan Brasil, termasuk kota besar seperti Manaus dan Tefé di daerah Amazon. Setelah melewati Samudra Atlantik, bayangan gerhana muncul kembali di Eropa tenggara dan Afrika utara, dengan beberapa kota seperti Sevilla dan Valencia di Spanyol serta Tangier di Maroko yang bisa menyaksikan cincin api menjelang matahari terbenam. Durasi gerhana yang lama menjadikannya sangat istimewa dan berbeda dari gerhana cincin lain sebelumnya. Selain gerhana 2028, akan ada beberapa gerhana penting lainnya dalam beberapa tahun mendatang, termasuk gerhana total pada tahun 2026 yang melalui Greenland dan Islandia, serta sejumlah gerhana parsial dan total lainnya yang menarik perhatian global. Ini menjanjikan rangkaian peristiwa astronomi menarik yang patut ditunggu.
25 Jan 2026, 21.00 WIB

Dua Gerhana Matahari Total Langka Akan Terjadi Tahun 2026 dan 2027

Dua Gerhana Matahari Total Langka Akan Terjadi Tahun 2026 dan 2027
Setelah 'Great American Eclipse' pada April 2024, dua gerhana matahari total akan terjadi secara beruntun pada tahun 2026 dan 2027. Gerhana pertama pada 12 Agustus 2026 akan terlihat di Greenland, Islandia, dan Spanyol. Ini adalah momen penting karena menandai gerhana total pertama yang terlihat dari daratan Eropa sejak tahun 1999. Gerhana tahun 2026 akan berlangsung mulai dari wilayah utara Siberia dengan pemandangan matahari terbit yang terganggu hingga matahari terbenam di Laut Mediterania. Sejumlah kota di Spanyol, seperti León, Burgos, dan Valladolid, menjadi tempat terbaik untuk melihat fenomena langit yang mengagumkan ini. Durasi totalitas pada gerhana 2026 akan kurang dari dua menit, dengan sudut pandang matahari sekitar 10 derajat di atas horizon, memungkinkan pengamat juga melihat meteor Perseid yang biasanya muncul setiap bulan Agustus. Namun, waktu totalitas ini sangat singkat dan bertepatan dengan matahari hampir terbenam. Gerhana matahari total kedua, yang terjadi pada 2 Agustus 2027, dijuluki 'eclipse of the century' karena durasi totalitasnya mencapai 6 menit 22 detik dan melintasi sebagian Afrika Utara, Spanyol Selatan, serta Timur Tengah. Lokasi seperti Luxor, Mesir, akan mendapatkan durasi totalitas darat terpanjang di abad ini, dengan peluang cuaca cerah yang tinggi. Selain dua gerhana penting tersebut, pada 22 Juli 2028 akan terjadi gerhana matahari total yang melintasi Australia dan Selandia Baru, termasuk Sydney yang akan melihat fenomena ini untuk pertama kalinya sejak 1857. Kesempatan ini diperkirakan akan mendorong minat besar dari pengamat langit dan pelancong astronomi di seluruh dunia.
24 Jan 2026, 15.00 WIB

Gerhana Matahari Total 2026: Kesempatan Langka di Eropa dan Spanyol

Gerhana Matahari Total 2026: Kesempatan Langka di Eropa dan Spanyol
Pada tanggal 12 Agustus 2026, sebuah gerhana matahari total akan melintasi jalur sempit dari Greenland, Islandia, hingga Spanyol, membawa pengalaman langka bagi jutaan orang. Ini adalah gerhana total pertama di daratan utama Eropa sejak tahun 1999, dan menjadi fenomena yang sangat dinanti-nantikan. Spanyol menjadi pusat perhatian karena sebagian besar populasi yang akan berada di jalur totalitas berada di negara ini. Namun, posisi gerhana yang terjadi menjelang sunset menyebabkan perlunya sudut pandang yang terbuka ke barat dan barat daya agar dapat menyaksikan fenomena ini secara penuh. Para pengamat disarankan untuk datang lebih awal, menginap di jalur totalitas, dan menghindari perjalanan sesaat setelah gerhana selesai. Mobilitas dengan kendaraan pribadi atau menggunakan kapal pesiar di hari gerhana menjadi keuntungan besar untuk mendapatkan pengalaman terbaik. Selain gerhana, malam yang sama juga menandai puncak dari hujan meteor Perseid yang menambah keistimewaan malam tersebut. Ini menjadi kesempatan ganda bagi para pengamat untuk menikmati dua fenomena astronomi sekaligus. Gerhana ini akan sangat diminati, terutama oleh para wisatawan dan penggemar astronomi dari seluruh dunia. Kesiapan dan perencanaan matang sangat penting agar dapat mengamati gerhana dengan jelas dan memaksimalkan pengalaman sekali seumur hidup ini.
23 Jan 2026, 16.04 WIB

Fenomena Gerhana Matahari Cincin dan Kalender Budaya 2026

Fenomena Gerhana Matahari Cincin dan Kalender Budaya 2026
Pada tanggal 17 Februari 2026, akan terjadi peristiwa langka yakni gerhana matahari cincin yang bersamaan dengan Tahun Baru Imlek, yang disebut juga Tahun Kuda Api. Gerhana ini akan terlihat sebagai cincin api yang bercahaya di langit, khususnya dari wilayah Antartika. Tahun Baru Imlek dimulai pada bulan baru kedua setelah titik balik musim dingin dan secara tradisi dirayakan oleh jutaan orang di seluruh dunia. Gerhana tersebut merupakan gerhana matahari annular yang terjadi ketika bulan menutupi 96% matahari, sehingga hanya cincin api matahari yang terlihat selama sekitar 2 menit 20 detik. Lokasi terbaik untuk melihat fenomena ini adalah dari stasiun penelitian di Antartika, yaitu Concordia dan Mirny. Bagian parsial gerhana dapat diamati dari bagian selatan Afrika, Amerika Selatan, dan beberapa pulau di Samudra Hindia. Satu hari setelah gerhana dan Tahun Baru Imlek, umat Islam kemungkinan besar akan menyaksikan penampakan hilal yang menandai awal puasa Ramadan pada 18 Februari 2026. Penentuan awal Ramadan dilakukan dengan melihat bulan sabit yang disebut Hilal di Mekah dan berbagai wilayah lainnya. Ramadan adalah bulan puasa yang sangat penting dalam agama Islam. Tahun Kuda Api adalah kombinasi dari kelompok hewan dan unsur dalam kalender Cina yang berulang setiap 60 tahun. Terakhir kali terjadi pada 1966 dan berikutnya akan muncul pada tahun 2086. Tahun ini dimulai dengan fenomena gerhana matahari cincin, sebuah pertanda langka yang menggabungkan unsur budaya dan astronomi. Selepas bulan Februari, akan terjadi fenomena gerhana bulan total pada 3 Maret 2026, yang dikenal sebagai bulan darah. Gerhana ini akan terlihat seluruhnya dari bagian barat Amerika Serikat dan akan berlangsung selama 58 menit. Ini merupakan satu-satunya gerhana bulan total tahun ini dan fenomena gerhana total berikutnya baru akan terjadi pada akhir tahun 2028.

Baca Juga

  • Rebalancing Ilmu Pengetahuan Global: Migrasi Talenta AS–Cina dan Investasi Kolaboratif

  • Tantangan Meningkat di Indonesia: Cuaca Ekstrem dan Bahaya Geologis

  • Peringatan Megatsunami Apokaliptik: Gelombang 200 Meter Mengancam

  • Reformasi Penerbitan Ilmiah di Era Media Sosial

  • Pengungkapan Kosmik: Menyingkap Rahasia Pembentukan Bintang dan Supernova