Courtesy of InterestingEngineering
Penemuan Fosil Kalajengking Berbisa Raksasa dari 125 Juta Tahun Lalu di Tiongkok
05 Mar 2025, 20.58 WIB
187 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Jeholia longchengi adalah kalajengking berbisa raksasa yang hidup 125 juta tahun yang lalu.
- Fosil ini memberikan wawasan baru tentang ekosistem dan rantai makanan di era Cretaceous.
- Penemuan ini menambah jumlah fosil kalajengking yang ditemukan di China, yang sebelumnya hanya ada di beberapa lokasi.
Peneliti di China telah menemukan fosil langka dari spesies kalajengking berbisa yang belum dikenal, yang hidup sekitar 125 juta tahun yang lalu. Fosil ini dinamakan Jeholia longchengi, diambil dari lokasi penemuannya di Jehol Biota, Provinsi Liaoning, China. Fosil ini berukuran sekitar 10 sentimeter dan merupakan kalajengking terbesar di zamannya. J. longchengi memiliki tubuh yang ramping, kaki panjang, dan penyengat berbisa yang panjang, serta berfungsi sebagai predator yang memangsa serangga, laba-laba, dan bahkan mamalia kecil.
Kalajengking ini berperan penting dalam ekosistem pada masa Cretaceous Awal, berinteraksi dengan berbagai spesies lain. Peneliti percaya bahwa jika J. longchengi hidup di zaman sekarang, ia bisa menjadi predator alami bagi banyak hewan kecil. Fosil ini adalah fosil kalajengking darat keempat yang ditemukan di China dan saat ini disimpan di Museum Fosil Valley di Chaoyang. Penemuan ini memberikan wawasan baru tentang kompleksitas jaringan makanan di Jehol Biota.
Referensi:
[1] https://interestingengineering.com/science/giant-venomous-scorpion-fossil-discovered-in-china
[1] https://interestingengineering.com/science/giant-venomous-scorpion-fossil-discovered-in-china
Analisis Kami
"Penemuan Jeholia longchengi benar-benar membuka babak baru dalam studi paleontologi di Asia, khususnya di wilayah Tiongkok yang kaya akan situs fosil. Fosil kalajengking raksasa ini tidak hanya memperlihatkan keanekaragaman bentuk dan fungsi para predator masa lalu, tetapi juga menegaskan peran penting invertebrata dalam rantai makanan prasejarah yang belum banyak dieksplorasi."
Analisis Ahli
Huang Diying
"Jeholia longchengi kemungkinan menjadi predator penting di ekosistem Jehol yang juga menjadi mangsa berbagai hewan besar seperti burung awal dan dinosaurus kecil."
Prediksi Kami
Penemuan ini dapat memacu penelitian lebih lanjut terhadap fosil-fosil arthropoda lainnya di Jehol Biota dan memperluas pemahaman tentang evolusi predator serta interaksi ekologis di periode Mesozoikum.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa nama spesies kalajengking yang baru ditemukan di China?A
Nama spesies kalajengking yang baru ditemukan adalah Jeholia longchengi.Q
Di mana fosil Jeholia longchengi ditemukan?A
Fosil Jeholia longchengi ditemukan di Jehol Biota, Provinsi Liaoning, China.Q
Berapa panjang Jeholia longchengi?A
Panjang Jeholia longchengi sekitar 10 sentimeter.Q
Apa peran Jeholia longchengi dalam ekosistem Cretaceous?A
Jeholia longchengi berperan sebagai mesopredator yang memangsa serangga, laba-laba, dan bahkan mamalia kecil.Q
Di mana fosil ini disimpan?A
Fosil ini disimpan di Fossil Valley Museum di Chaoyang, China.