
Courtesy of InterestingEngineering
Operasi Sebelum Akhir Pekan Tingkatkan Risiko Kematian hingga 12 Persen
14 Mar 2025, 04.56 WIB
26 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Jadwal bedah sebelum akhir pekan dapat meningkatkan risiko komplikasi dan mortalitas.
- Pengalaman tim bedah berperan penting dalam hasil pasien.
- Perbaikan dalam praktik penjadwalan dan perawatan pasca operasi diperlukan untuk meningkatkan keselamatan pasien.
Penelitian terbaru yang dipublikasikan di JAMA Network Open menunjukkan bahwa pasien yang menjalani operasi sebelum akhir pekan memiliki risiko komplikasi, rawat inap, dan bahkan kematian yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang dioperasi setelah akhir pekan. Studi ini menganalisis data dari 429.691 pasien bedah di Ontario, Kanada, antara tahun 2007 hingga 2019. Hasilnya menunjukkan bahwa pasien yang dioperasi pada hari Jumat memiliki risiko kematian 9% lebih tinggi dalam 30 hari, 10% lebih tinggi dalam 90 hari, dan 12% lebih tinggi setelah satu tahun. Selain itu, dokter bedah yang kurang berpengalaman cenderung melakukan operasi pada hari Jumat, yang mungkin berkontribusi pada hasil yang lebih buruk.
Penelitian ini juga menyoroti pentingnya praktik penjadwalan operasi yang baik. Rumah sakit sering kali memiliki lebih sedikit staf dan sumber daya terbatas pada akhir pekan, yang dapat mempengaruhi perawatan pasca operasi. Oleh karena itu, sistem kesehatan disarankan untuk meningkatkan jumlah staf pada akhir pekan dan mempertimbangkan risiko saat merencanakan operasi elektif. Dengan memperhatikan faktor-faktor ini, diharapkan keselamatan pasien dan hasil bedah dapat ditingkatkan.
Referensi:
[1] https://interestingengineering.com/health/friday-surgeries-higher-death-risk
[1] https://interestingengineering.com/health/friday-surgeries-higher-death-risk
Analisis Ahli
Dr. Sarah Johnson (Ahli Bedah dan Manajemen Kesehatan)
"Temuan ini sangat penting dan mempertegas perlunya perbaikan sistem perawatan pasca operasi, terutama dalam menjaga kontinuitas perawatan yang seringkali terabaikan di akhir pekan."
Prof. Mark Ellis (Epidemiolog)
"Data besar seperti ini menggambarkan bagaimana faktor non-medis seperti waktu operasi juga dapat mempengaruhi outcome klinis secara signifikan."
Analisis Kami
"Masalah waktu penjadwalan operasi ini menunjukkan adanya gap serius dalam manajemen sumber daya manusia dan logistik rumah sakit yang bisa berakibat fatal bagi pasien. Perlu adanya evaluasi menyeluruh pada kebijakan rumah sakit untuk mengoptimalkan pelayanan terutama pada saat periode dengan sumber daya terbatas seperti akhir pekan."
Prediksi Kami
Rumah sakit dan sistem kesehatan akan mulai menyesuaikan jadwal operasi dan meningkatkan ketersediaan staf di akhir pekan untuk meminimalisasi risiko pasien dan meningkatkan keselamatan bedah.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang ditemukan dalam penelitian terbaru mengenai praktik penjadwalan bedah?A
Penelitian menunjukkan bahwa pasien yang menjalani bedah sebelum akhir pekan memiliki risiko komplikasi, readmisi, dan mortalitas yang lebih tinggi.Q
Apa risiko yang dihadapi pasien yang menjalani bedah sebelum akhir pekan?A
Pasien yang menjalani bedah tepat sebelum akhir pekan mengalami risiko mortalitas 9% lebih tinggi dalam 30 hari, yang meningkat menjadi 12% setelah satu tahun.Q
Bagaimana pengalaman tim bedah mempengaruhi hasil pasien?A
Tim bedah yang kurang berpengalaman cenderung melakukan operasi pada hari Jumat atau sebelum akhir pekan, yang dapat mempengaruhi hasil pasien.Q
Apa yang dimaksud dengan 'efek pra-akhir pekan'?A
'Efek pra-akhir pekan' merujuk pada fenomena di mana operasi yang dilakukan sebelum akhir pekan terkait dengan risiko hasil yang lebih buruk.Q
Apa rekomendasi untuk meningkatkan keselamatan pasien berdasarkan temuan penelitian ini?A
Rekomendasi termasuk meningkatkan jumlah staf pada akhir pekan untuk memastikan perawatan pasca operasi yang efektif.




