Courtesy of InterestingEngineering
Drone MQ-9 Bakal Dilengkapi Rudal Jelajah Kecil, Perkuat Serangan Jarak Jauh
Mengembangkan dan mengintegrasikan rudal jelajah kecil pada drone MQ-9 untuk meningkatkan kemampuan serang jarak jauh dan menyesuaikan dengan ancaman musuh yang semakin maju serta memperluas cakupan operasi AFSOC tanpa perlu membeli pesawat baru yang mahal.
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Integrasi misil kecil pada drone dapat meningkatkan kemampuan serangan AFSOC.
- Teknologi baru diperlukan untuk menghadapi ancaman militer yang semakin canggih.
- Kolaborasi dengan perusahaan teknologi dapat mempercepat inovasi dalam militer.
Yemen, Timur Tengah - Angkatan Udara Amerika Serikat ingin mengembangkan drone MQ-9 Reaper dengan menambahkan rudal jelajah kecil seperti Black Arrow. Tujuannya adalah mengubah drone ini menjadi platform serang jarak jauh yang bisa bersaing dengan pesawat tempur biasa. Dengan teknologi rudal kecil yang semakin maju, ide ini kini menjadi sangat realistis.
AFSOC telah melakukan uji coba rudal Black Arrow pada pesawat AC-130 dan hasilnya menunjukkan konsep ini dapat dilaksanakan. Rudal kecil ini mampu menempuh jarak 400 sampai 600 mil, sehingga memberikan jangkauan serangan yang jauh lebih luas dari biasanya.
Pemakaian AI juga direncanakan untuk membantu mengurangi beban kerja tentara dan mempercepat penentuan target. Hal ini penting karena pasukan khusus Amerika kini harus beroperasi di banyak wilayah berbeda dengan semakin banyak tantangan dari musuh yang lebih terampil dan berteknologi maju.
Namun integrasi rudal ke drone bukanlah hal sederhana. Sistem perangkat lunak, manajemen tempur, pengujian keselamatan, dan persetujuan dari Pentagon harus dilalui dengan cermat agar penggunaan di medan tempur aman dan efektif. AFSOC juga mengambil langkah efisien dengan mencoba memakai teknologi dari perusahaan startup untuk mempercepat inovasi.
Dengan perubahan ancaman yang terus berkembang dan kondisi dunia yang semakin tidak pasti, pengembangan drone berkemampuan serang jarak jauh ini sangat penting untuk menjaga keunggulan militer dan memastikan kesiapan AFSOC dalam menghadapi tantangan masa depan.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang ingin dicapai AFSOC dengan mengintegrasikan misil kecil pada drone?A
AFSOC ingin meningkatkan kemampuan serangan jarak jauh tanpa membeli pesawat baru yang mahal.Q
Mengapa penggunaan drone seperti MQ-9 Reaper dengan misil kecil menjadi penting saat ini?A
Dengan ancaman dari kelompok bersenjata yang memiliki sistem pertahanan yang lebih canggih, drone yang dilengkapi misil menjadi lebih relevan.Q
Apa tantangan yang dihadapi dalam mengintegrasikan misil pada drone?A
Tantangan termasuk integrasi sistem misil dengan perangkat lunak drone, serta persetujuan dan pengujian yang diperlukan.Q
Siapa Lt. Gen. Michael Conley dan apa pandangannya tentang teknologi baru dalam militer?A
Lt. Gen. Michael Conley adalah pejabat AFSOC yang menyatakan bahwa teknologi baru perlu diadopsi untuk merespons ancaman yang berkembang.Q
Apa yang diharapkan AFSOC dari kolaborasi dengan perusahaan seperti Leidos?A
AFSOC berharap dapat mempercepat inovasi dan pengembangan teknologi baru yang dapat meningkatkan kemampuan operasional mereka.