Puluhan Editor PLoS ONE Terlibat Dalam Ratusan Penarikan Artikel Bermasalah
Courtesy of NatureMagazine

Puluhan Editor PLoS ONE Terlibat Dalam Ratusan Penarikan Artikel Bermasalah

Mengungkap dan menganalisis peran editor dalam praktek editorial bermasalah di PLoS ONE yang menyebabkan banyak artikel ditarik, sebagai upaya untuk meningkatkan integritas ilmiah dan memperbaiki proses editorial jurnal akademik.

04 Agt 2025, 07.00 WIB
49 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Sejumlah besar artikel yang ditarik kembali di PLoS ONE terkait dengan tindakan editor yang tidak etis.
  • Jurnal ilmiah perlu memperkuat mekanisme deteksi untuk mencegah manipulasi dan konflik kepentingan.
  • Pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam praktik editorial untuk menjaga integritas penelitian.
San Francisco, Amerika Serikat - PLoS ONE, jurnal ilmiah terbuka, mengalami masalah besar dengan banyaknya artikel yang harus ditarik kembali dari publikasi mereka selama beberapa tahun terakhir. Sebuah studi menemukan bahwa hampir sepertiga dari semua artikel yang ditarik terkait dengan hanya 45 editor yang menangani sebagian kecil dari total artikel yang terbit.
Para editor ini diduga menerima banyak artikel yang ternyata bermasalah berdasarkan isu etika seperti manipulasi proses peer review, konflik kepentingan, dan bahkan dugaan keterlibatan pada paper mills, yaitu bisnis yang membuat artikel palsu. Beberapa editor juga menulis artikel yang kemudian ditarik dari jurnal tersebut.
Pihak PLoS ONE telah mengambil langkah untuk mengatasi masalah ini dengan mengeluarkan editor yang bermasalah dan memperbarui kebijakan terkait proses editorial. Namun, masalah ini menunjukkan bahwa sistem pengawasan editorial saat ini belum cukup efektif dalam mencegah kecurangan di dunia penerbitan ilmiah.
Selain PLoS ONE, beberapa jurnal lain yang diterbitkan oleh penerbit besar juga mengalami penarikan artikel dengan pola yang serupa. Ini menjadi peringatan bahwa masalah integritas ilmiah tidak hanya terjadi pada satu jurnal saja, melainkan disebabkan oleh kelemahan prosedur secara industri.
Para ahli menilai bahwa kasus ini perlu menjadi pelajaran penting bagi dunia akademik tentang perlunya transparansi, algoritma pendeteksi anomali yang lebih canggih, serta koordinasi lebih baik antar penerbit untuk menjaga kualitas dan kepercayaan publik terhadap penelitian ilmiah.
Referensi:
[1] https://nature.com/articles/d41586-025-02446-5

Analisis Kami

"Masalah ini menunjukkan bahwa integritas publikasi ilmiah sangat rentan ketika pengawasan editorial tidak ketat dan terdapat potensi konflik kepentingan tinggi. Upaya transparansi dan teknologi terkini harus segera diimplementasikan untuk menutup celah tersebut sebelum reputasi dan validitas ilmu pengetahuan lebih jauh tercoreng."

Analisis Ahli

Reese Richardson
"Ada kompentensi dan complicity dari dalam editorial yang memungkinkan penelitian bermasalah lolos ke publikasi."
Renee Hoch
"PLOS sudah menyadari isu ini dan aktif melakukan tindakan korektif termasuk pengangkatan ulang editorial board."
Cassidy Sugimoto
"Temuan ini menunjukkan pentingnya alat pendeteksi kecurangan ilmu pengetahuan untuk memperbaiki kualitas publikasi."

Prediksi Kami

Di masa depan, jurnal akademik besar kemungkinan akan mengadopsi sistem pengawasan editorial otomatis yang lebih ketat dan kolaborasi lintas penerbit untuk mengidentifikasi dan mencegah praktik manipulasi dalam publikasi ilmiah.

Artikel Serupa

Jurnal Science Cabut Makalah Kontroversial Mikroba Arsenik Setelah 15 TahunNatureMagazine
Sains
1 bulan lalu
76 dibaca

Jurnal Science Cabut Makalah Kontroversial Mikroba Arsenik Setelah 15 Tahun

Lonjakan Makalah Berkualitas Rendah dari Data Kesehatan Terbuka Jadi PeringatanNatureMagazine
Sains
1 bulan lalu
22 dibaca

Lonjakan Makalah Berkualitas Rendah dari Data Kesehatan Terbuka Jadi Peringatan

Ilmuwan Menyembunyikan Pesan Rahasia di Makalah untuk Manipu AI Peer ReviewNatureMagazine
Teknologi
1 bulan lalu
71 dibaca

Ilmuwan Menyembunyikan Pesan Rahasia di Makalah untuk Manipu AI Peer Review

Pemerintah AS Kritik dan Batalkan Langganan Jurnal Ilmiah Mahal dan DiragukanNatureMagazine
Sains
2 bulan lalu
32 dibaca

Pemerintah AS Kritik dan Batalkan Langganan Jurnal Ilmiah Mahal dan Diragukan

Bahaya Penggunaan AI Tersembunyi dalam Penulisan Akademik dan DampaknyaNatureMagazine
Teknologi
4 bulan lalu
65 dibaca

Bahaya Penggunaan AI Tersembunyi dalam Penulisan Akademik dan Dampaknya

Perusahaan Baru Ambil Alih Jurnal Terkenal, Kualitas Ilmiah Terancam TurunNatureMagazine
Bisnis
4 bulan lalu
70 dibaca

Perusahaan Baru Ambil Alih Jurnal Terkenal, Kualitas Ilmiah Terancam Turun