Mikroba Misterius di Bawah Tanah: Kehidupan Terlama dan Teraneh di Bumi
Courtesy of QuantaMagazine

Mikroba Misterius di Bawah Tanah: Kehidupan Terlama dan Teraneh di Bumi

Menggali dan memahami kehidupan mikroba ekstrem di bawah permukaan bumi yang menantang batasan biologis, serta mengeksplorasi potensi aplikasi praktis dari mikroba ultra-tahan lama tersebut untuk membantu kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

20 Agt 2025, 07.00 WIB
92 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Mikroba memiliki kemampuan bertahan hidup yang luar biasa di lingkungan ekstrem.
  • Penelitian tentang mikroba di dalam bumi membuka wawasan baru tentang batasan kehidupan.
  • Terdapat potensi aplikasi praktis dari penelitian mikroba ini dalam bidang medis dan teknologi.
Aarhus, Denmark - Saat masih kecil, Karen Lloyd suka bermain di pantai dan muara di North Carolina sambil mencari makhluk kecil. Ketertarikan ini membawanya menjadi ilmuwan yang meneliti mikroba hidup jauh di bawah tanah, yang tidak terlihat oleh mata biasa. Penelitian ini membuka wawasan baru tentang bentuk kehidupan yang ada di dunia ini.
Pada tahun 2013, dengan bantuan teknologi pemetaan DNA terkini, Lloyd dan timnya membuktikan bahwa sedimen dasar laut di Aarhus Bay, Denmark, penuh dengan mikroba yang hidup dan makan dengan cara yang sebelumnya tak dikenal, seperti mengurai protein yang terkubur dalam sedimen.
Mikroba yang disebut intraterrestrials ini bahkan bisa 'bernafas' batu dan limbah kimia, bukan oksigen seperti manusia. Mereka bisa bertahan hidup bertahun-tahun tanpa membelah diri, hanya memperbaiki diri dan berinteraksi satu sama lain dalam komunitas mereka yang tersembunyi.
Penelitian ini menimbulkan konsep baru seperti 'aeonophiles' — mikroba yang hidup dengan rentang waktu sangat panjang, bisa mencapai ratusan ribu tahun. Ini melampaui batas pemahaman kita tentang waktu dan energi dalam kehidupan, serta dapat beradaptasi dengan perubahan geologis besar seperti zaman es.
Temuan ini tidak hanya memperluas ilmu pengetahuan, tapi juga menjanjikan aplikasi praktis, misalnya enzim dari mikroba ini dapat dipakai untuk menstabilkan obat saat dikirim ke tempat terpencil. Karen Lloyd juga aktif mengedukasi masyarakat melalui TED Talk dan bukunya tentang kehidupan mikroba ekstrem ini.
Referensi:
[1] https://www.quantamagazine.org/the-pursuit-of-life-where-it-seems-unimaginable-20250820/

Analisis Kami

"Penelitian Karen Lloyd membuka babak baru dalam mikrobiologi dengan menunjukkan bahwa kehidupan bisa bertahan dalam kondisi energi ekstrem dan waktu yang sangat lama, yang menantang konsep klasik biologi dan evolusi. Ini memberi kita pandangan yang lebih luas tentang pustaka biodiversitas yang kita miliki dan potensi aplikasinya yang nyaris tak terbatas."

Analisis Ahli

Bo Barker Jørgensen
"Penelitian ini mengungkap keberadaan ekosistem bawah tanah yang sebelumnya tidak terduga, memperbesar pemahaman kita tentang mikroba ekstrem dan dinamika kimia dalam sedimen laut."
Ramunas Stepanauskas
"Teknologi single-cell genomics memungkinkan penemuan kehidupan mikroba tersembunyi, membuka peluang besar untuk mengkaji keragaman dan fungsi ekologis mikroorganisme di habitat ekstrem."

Prediksi Kami

Ke depan, penelitian mikroba intraterrestrials dapat memunculkan terobosan dalam bioteknologi, seperti pengembangan enzim super tahan lama untuk berbagai aplikasi medis dan industri, serta memperluas pemahaman tentang kehidupan ekstrim yang mungkin juga ada di planet lain.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang menginspirasi Karen Lloyd dalam karirnya sebagai mikrobiolog?
A
Karen Lloyd terinspirasi oleh pengalaman masa kecilnya menjelajahi ekosistem pesisir di Carolina Utara.
Q
Apa yang ditemukan oleh tim Lloyd mengenai mikroba di sedimen laut?
A
Tim Lloyd menemukan mikroba yang hidup di sedimen laut yang memiliki mekanisme makan baru dengan mendekonstruksi protein.
Q
Mengapa mikroba yang ditemukan disebut sebagai 'intraterestrial'?
A
Mikroba ini disebut 'intraterestrial' karena mereka dapat bertahan hidup di dalam bumi, jauh dari sinar matahari dan oksigen.
Q
Apa yang dimaksud dengan istilah 'aeonophile'?
A
'Aeonophile' merujuk pada mikroba yang dapat hidup selama eon, menunjukkan kemampuan mereka untuk bertahan dalam waktu yang sangat lama.
Q
Bagaimana penelitian ini dapat memberikan aplikasi praktis di masa depan?
A
Penelitian ini memiliki potensi untuk menghasilkan enzim yang dapat digunakan untuk menstabilkan obat-obatan dalam perjalanan ke daerah terpencil.

Artikel Serupa

Bakteri Unik di Yellowstone Bisa Bernapas Oksigen dan Sulfur SekaligusQuantaMagazine
Sains
1 bulan lalu
88 dibaca

Bakteri Unik di Yellowstone Bisa Bernapas Oksigen dan Sulfur Sekaligus

Mikroba Hidup Tanpa Matahari: Energi Terjadi dari Patahan Batu BumiInterestingEngineering
Sains
1 bulan lalu
96 dibaca

Mikroba Hidup Tanpa Matahari: Energi Terjadi dari Patahan Batu Bumi

Penelitian Baru Ungkap Bahwa Ekosistem Beragam Lebih Rentan Diserang Spesies InvasifQuantaMagazine
Sains
2 bulan lalu
88 dibaca

Penelitian Baru Ungkap Bahwa Ekosistem Beragam Lebih Rentan Diserang Spesies Invasif

Hukum Baru Alam Sebut Kompleksitas Hidup Meningkat, Menjawab Paradoks FermiWired
Sains
2 bulan lalu
107 dibaca

Hukum Baru Alam Sebut Kompleksitas Hidup Meningkat, Menjawab Paradoks Fermi

Manu Prakash dan Foldscope: Menyatukan Rasa Penasaran dan Ilmu untuk SemuaQuantaMagazine
Sains
3 bulan lalu
66 dibaca

Manu Prakash dan Foldscope: Menyatukan Rasa Penasaran dan Ilmu untuk Semua

Hukum Baru Alam yang Menjelaskan Evolusi dan Kompleksitas HidupQuantaMagazine
Sains
4 bulan lalu
94 dibaca

Hukum Baru Alam yang Menjelaskan Evolusi dan Kompleksitas Hidup