Mengatasi Kesenjangan AI di Telekomunikasi untuk Masa Depan Digital
Courtesy of Forbes

Mengatasi Kesenjangan AI di Telekomunikasi untuk Masa Depan Digital

Untuk mendorong perusahaan telekomunikasi agar meratakan lapisan organisasi, memberdayakan manajemen dengan data langsung, serta mengintegrasikan kemampuan AI sehingga bisa bertransisi dari penyedia infrastruktur pasif menjadi pemain aktif dalam ekonomi digital masa depan.

21 Nov 2025, 23.15 WIB
276 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Perusahaan telekomunikasi perlu mengatasi kesenjangan antara manajemen dan data untuk memanfaatkan kecerdasan buatan.
  • Struktur organisasi yang kaku dapat menghambat inovasi dan adopsi teknologi baru.
  • Pelajaran dari perusahaan teknologi seperti Meta dapat membantu telekomunikasi untuk menjadi peserta aktif dalam ekosistem digital.
global - Industri telekomunikasi menghadapi tantangan besar dalam mengadopsi kecerdasan buatan (AI) karena struktur organisasi yang kompleks dan berlapis-lapis. Manajemen puncak sering jauh dari data dan teknologi yang sebenarnya dapat menggerakkan inovasi. Akibatnya, proses adopsi teknologi berjalan lambat dan tidak maksimal.
Perusahaan telekomunikasi memiliki data yang sangat kaya dan beragam, mencakup perilaku pelanggan, mobilitas, hingga preferensi penggunaan di berbagai wilayah. Namun, data ini tidak bisa dioptimalkan karena kurangnya dokumentasi proses internal dan tersimpannya pengetahuan dalam silo terpisah di dalam organisasi.
Manajemen biasanya fokus pada strategi besar tanpa akses langsung ke data dan alat analisis, sementara tim teknologi dan ilmuwan data bekerja tanpa konteks bisnis yang kuat. Hal ini menciptakan kesenjangan budaya dan menurunkan efektivitas implementasi AI.
Contoh perusahaan teknologi seperti Meta menunjukkan bahwa keberhasilan transformasi digital berasal dari kepemimpinan yang terlibat langsung dengan data dan AI dalam proses pengambilan keputusan. Telekomunikasi perlu belajar dari model ini untuk menjadi peserta aktif dalam ekonomi digital, bukan hanya sebagai penyedia infrastruktur.
Untuk bersaing, perusahaan telekomunikasi harus meratakan struktur organisasi agar manajemen dapat langsung memanfaatkan data dan AI. Fokus harus bergeser dari sekadar mengoptimalkan infrastruktur menjadi memanfaatkan layanan bernilai tambah seperti personalisasi dan prediksi yang bisa memperkuat posisi mereka dalam pasar digital masa depan.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/councils/forbestechcouncil/2025/11/21/why-telecommunications-decision-makers-are-too-far-from-the-data/

Analisis Ahli

Andrew Ng
"Telekomunikasi harus menempatkan AI pada inti bisnis mereka dan membangun proses yang memungkinkan pemimpin bisnis untuk berinteraksi langsung dengan data, bukan hanya mengandalkan tim teknis."
Ginni Rometty
"Kunci sukses transformasi digital di telekomunikasi adalah mengatasi hambatan struktural yang memisahkan keputusan bisnis dari kapasitas teknologi dan data."

Analisis Kami

"Transformasi AI di industri telekomunikasi bukan hanya soal teknologi, tapi revolusi budaya dan organisasi harus dilakukan dari manajemen sampai ke teknisi. Tanpa perubahan ini, potensi besar data telekomunikasi akan terbuang sia-sia, dan mereka akan terus kalah dengan perusahaan teknologi yang lebih agile dan terintegrasi."

Prediksi Kami

Jika perusahaan telekomunikasi tidak mereformasi struktur organisasinya dan mengadopsi AI secara menyeluruh, mereka akan terus menjadi penyedia layanan infrastruktur yang terpinggirkan dan kehilangan peluang kepemimpinan di era digital yang didorong data.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa tantangan utama yang dihadapi perusahaan telekomunikasi dalam mengadopsi kecerdasan buatan?
A
Tantangan utama adalah kesenjangan antara pengambil keputusan dan akses ke data dan pengetahuan domain yang diperlukan untuk transformasi AI.
Q
Mengapa struktur organisasi menjadi penghalang bagi transformasi di industri telekomunikasi?
A
Struktur organisasi yang terfragmentasi dan pengetahuan yang terkurung dalam silo menghalangi inovasi dan pengambilan keputusan yang cepat.
Q
Apa yang membedakan pendekatan Meta terhadap data dan AI dari perusahaan telekomunikasi?
A
Meta menciptakan arsitektur data yang terintegrasi dengan AI dan proses pengambilan keputusan yang dekat, sementara perusahaan telekomunikasi masih terjebak pada lapisan infrastruktur.
Q
Bagaimana generasi pemimpin telekomunikasi mempengaruhi adopsi teknologi baru?
A
Banyak pemimpin telekomunikasi berasal dari era yang fokus pada utilitas dasar, sehingga mereka mungkin kurang memahami pentingnya inovasi dan data.
Q
Apa langkah yang diperlukan agar perusahaan telekomunikasi menjadi peserta aktif dalam masa depan digital?
A
Perusahaan telekomunikasi perlu merampingkan struktur mereka dan memberikan akses langsung kepada manajemen ke keputusan berbasis data.