Efek Ben Franklin: Cara Sederhana Mempererat Hubungan Lewat Membantu Orang Lain
Courtesy of Forbes

Efek Ben Franklin: Cara Sederhana Mempererat Hubungan Lewat Membantu Orang Lain

Membahas fenomena psikologis efek Ben Franklin yang menunjukkan bahwa melakukan kebaikan atau bantuan kecil terhadap seseorang dapat meningkatkan perasaan suka dan memperkuat hubungan, serta bagaimana kita dapat memanfaatkan efek ini untuk membangun hubungan yang lebih hangat dan terpercaya.

24 Nov 2025, 20.30 WIB
18 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Kedermawanan dapat meningkatkan rasa suka terhadap orang lain dan memperkuat hubungan.
  • Tindakan kecil dapat menciptakan kedekatan yang lebih besar daripada hanya menunggu perasaan muncul.
  • Efek Ben Franklin menunjukkan pentingnya tindakan dalam membangun kepercayaan dan hubungan sosial yang sehat.
Shanghai, Tiongkok - Banyak orang percaya bahwa kita hanya akan membantu seseorang setelah merasa suka atau dekat dengan mereka. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa hal itu bisa terjadi sebaliknya. Memberikan bantuan kecil kepada seseorang yang awalnya kita rasa biasa saja atau bahkan tidak terlalu suka, sebenarnya bisa membuat kita mulai menyukai orang tersebut. Fenomena ini dikenal sebagai efek Ben Franklin, dinamai dari tokoh sejarah Amerika yang menggunakan trik meminta bantuan kecil untuk melunakkan hati lawan politiknya.
Efek Ben Franklin ini dipahami melalui konsep disonansi kognitif, di mana pikiran kita merasa tidak nyaman jika perilaku yang sudah dilakukan bertentangan dengan perasaan atau keyakinan kita. Jadi, ketika kita membantu orang yang awalnya tak kita sukai, otak kita akan mencari alasan dengan mengubah perasaan menjadi lebih positif agar tidak merasa tenang dengan ketidaksesuaian tersebut. Dengan kata lain, kita mulai menyukai orang yang telah kita bantu karena otak kita ingin konsistensi antara sikap dan tindakan.
Eksperimen klasik pada tahun 1969 oleh Jon Jecker dan David Landy membuktikan bahwa orang yang diminta melakukan kebaikan kecil kepada seseorang cenderung menilai orang itu lebih disukai dibanding yang hanya menerima kebaikan atau tidak berinteraksi. Ini menegaskan bahwa tindakan memberi sering kali memicu rasa suka, yang kemudian dapat memperdalam hubungan sosial dan meningkatkan kepercayaan antar individu. Penemuan ini membuka cara baru agar kita bisa membangun hubungan lebih mudah dan efektif.
Efek Ben Franklin tidak hanya berlaku di dunia politik atau bisnis. Dalam kehidupan sehari-hari, misalnya hubungan keluarga, persahabatan, atau hubungan asmara, dengan meminta atau memberikan bantuan kecil kepada orang yang mulai terasa jauh atau dingin, kita bisa secara perlahan mempererat kedekatan emosional. Sebaliknya, jika kita tidak pernah berusaha, jarak akan semakin terasa. Oleh karena itu, mengubah cara pandang dari menunggu perasaan dekat menjadi bertindak lebih dahulu sangat penting.
Memahami dan menggunakan efek ini bukan berarti memanipulasi orang lain, melainkan menjadi sadar akan cara alami kita menjalin dan memperkuat hubungan lewat tindakan. Mengajukan bantuan kecil atau meminta bantuan kepada orang lain bisa menjadi kunci untuk membuka hubungan semakin hangat dan sehat. Jadi, jangan ragu untuk bertindak dan biarkan perasaan hangat tumbuh kemudian hari. Ini bisa jadi investasi emosional yang sederhana tapi sangat berharga.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/traversmark/2025/11/24/a-psychologist-explains-the-ben-franklin-effect---how-to-make-others-like-you/

Analisis Ahli

Leon Festinger
"Teori disonansi kognitif saya mendukung bahwa perilaku manusia memang dapat membentuk sikap dan keyakinan internal, bukan sebaliknya."
Robert Cialdini
"Efek Ben Franklin sejalan dengan prinsip pengaruh sosial yang efektif, di mana tindakan kecil dapat membangun rasa keterikatan dan kepercayaan."

Analisis Kami

"Efek Ben Franklin membuktikan bahwa aksi kebaikan bukan hanya membangun hubungan secara eksternal tetapi juga mempengaruhi mindset internal kita terhadap orang lain. Kesadaran akan fenomena ini bisa menjadi alat yang ampuh untuk memupuk empati dan kepercayaan, bukan manipulasi."

Prediksi Kami

Di masa depan, pemahaman dan penerapan efek Ben Franklin akan semakin meluas dalam berbagai interaksi sosial, membantu orang membangun hubungan yang lebih erat dan harmonis dengan cara yang sederhana dan efektif.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang dimaksud dengan efek Ben Franklin?
A
Efek Ben Franklin adalah fenomena psikologis di mana seseorang yang melakukan kebaikan untuk orang lain mulai menyukai orang tersebut lebih, meskipun sebelumnya bersikap netral atau tidak peduli.
Q
Bagaimana efek Ben Franklin dapat mempengaruhi hubungan sosial?
A
Efek Ben Franklin dapat memperkuat hubungan sosial dengan mendorong orang untuk melakukan tindakan kecil yang baik, yang pada gilirannya meningkatkan rasa suka dan kedekatan.
Q
Apa yang ditemukan dalam penelitian Jon Jecker dan David Landy?
A
Penelitian Jon Jecker dan David Landy menunjukkan bahwa peserta yang melakukan kebaikan untuk eksperimenter menilai eksperimenter sebagai lebih menyenangkan dibandingkan dengan mereka yang tidak terlibat dalam interaksi.
Q
Apa peran kognisi disonansi dalam efek Ben Franklin?
A
Kognisi disonansi terjadi ketika perilaku seseorang tidak sejalan dengan keyakinan mereka, sehingga mereka menyesuaikan sikap untuk mengurangi ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh ketidaksesuaian tersebut.
Q
Bagaimana cara menggunakan efek Ben Franklin untuk meningkatkan hubungan?
A
Anda dapat menggunakan efek Ben Franklin dengan meminta orang lain melakukan kebaikan kecil untuk Anda, yang akan membantu membangun kedekatan dan kepercayaan.