
Courtesy of Forbes
Bagaimana 'Vibe Planning' dan AI Mengubah Cara Perusahaan Merencanakan Bisnis
Menggambarkan bagaimana integrasi agen AI di dalam perencanaan bisnis terintegrasi (IBP) melalui konsep 'vibe planning' dapat mempercepat pengambilan keputusan responsif dan kolaboratif di berbagai fungsi perusahaan dengan menjaga tata kelola dan transparansi.
17 Des 2025, 20.30 WIB
155 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Penerapan AI agentik dalam perencanaan bisnis dapat meningkatkan responsivitas terhadap perubahan pasar.
- Vibe planning mengintegrasikan data waktu nyata untuk membantu pengambilan keputusan yang lebih baik dan cepat.
- Perencanaan berbasis AI mengurangi potensi silo antar fungsi dengan memberikan visibilitas yang lebih baik terhadap trade-off yang ada.
global - Perkembangan teknologi AI kini tidak hanya membantu dalam pembuatan kode tetapi juga mulai merambah ke dunia perencanaan bisnis. Konsep 'vibe coding' mengajarkan kita bahwa dengan instruksi bahasa sederhana, AI bisa menghasilkan kode dan membantu iterasi secara dialogis. Perusahaan besar juga mulai mengadopsi penggunaan AI untuk menghasilkan kode lebih cepat.
Sebuah survei PwC pada Mei 2025 menunjukkan bahwa 79% eksekutif senior sudah menerapkan agen AI dalam bisnis mereka. Ini menandakan bahwa semakin banyak organisasi yang terbuka pada pemanfaatan AI agentik untuk meningkatkan kinerja bisnis mereka secara signifikan.
Dalam perencanaan bisnis terintegrasi, konsep baru yaitu 'vibe planning' menggunakan sinyal pasar secara real-time seperti data penjualan di toko, cuaca, dan kalender promosi. AI mengolah data ini dalam sebuah graph pengetahuan untuk mengenali pola, mengusulkan skenario permintaan dan supply, serta memperhitungkan dampak keuangan dan risiko.
'Vibe planning' berbeda dengan perencanaan tradisional karena memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat, terstruktur, dan kolaboratif antar fungsi bisnis tanpa perlu menunggu audit bulanan. Setiap saran AI dilengkapi penjelasan dan bukti, sehingga manusia tetap memiliki kendali dan bisa memberikan persetujuan.
Bagi perusahaan yang siap mengadopsi AI agentik dalam perencanaan, disarankan untuk memulai dari pilot kecil, mendefinisikan aturan jelas, dan melatih SDM untuk memahami mekanisme demand, supply, dan finansial agar AI benar-benar bisa menjadi alat yang produktif dan bukan sekadar gimmick teknologi.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/councils/forbestechcouncil/2025/12/17/everyones-talking-about-vibe-coding-its-time-for-vibe-planning/
[1] https://www.forbes.com/councils/forbestechcouncil/2025/12/17/everyones-talking-about-vibe-coding-its-time-for-vibe-planning/
Analisis Ahli
Andrej Karpathy
"Konsep ini merevolusi cara kita berinteraksi dengan teknologi, di mana AI bukan hanya alat tapi partner kreatif yang mempercepat pengembangan dan pengambilan keputusan."
Igor Rikalo
"AI dapat mempercepat siklus perencanaan dan membawa efisiensi tinggi dengan tetap menjaga tata kelola dan ekspektasi bisnis secara jelas."
Analisis Kami
"Integrasi AI agentik dalam planning akan mengubah paradigma kerja perencanaan tradisional dengan menghilangkan silo dan meningkatkan kolaborasi real-time. Namun, penerapan kebijakan yang ketat dan pelatihan SDM adalah kunci supaya AI benar-benar membantu tanpa mengurangi kontrol manusia."
Prediksi Kami
Dalam beberapa tahun mendatang, penggunaan agentic AI dalam perencanaan bisnis akan menjadi standar industri sehingga keputusan menjadi lebih cepat, adaptif, dan berbasis data real-time dengan pengawasan ketat dari manusia.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa itu 'vibe coding' dan bagaimana cara kerjanya?A
'Vibe coding' adalah pendekatan dalam pengembangan perangkat lunak di mana pengguna menjelaskan apa yang mereka inginkan dalam bahasa sederhana, dan AI menghasilkan sebagian besar kode serta berinteraksi dalam proses iterasi.Q
Apa peran AI agentik dalam perencanaan bisnis terintegrasi?A
AI agentik membantu dalam perencanaan bisnis terintegrasi dengan menganalisis data waktu nyata dan menyarankan skenario berdasarkan sinyal pasar yang lemah.Q
Sebutkan tiga elemen utama dari vibe planning.A
Tiga elemen utama dari vibe planning adalah: 1) Sensing The Vibes (sinyal lemah), 2) Structured Planning (perencanaan terstruktur), dan 3) Agentic Execution With Guardrails (eksekusi dengan pengawasan).Q
Apa manfaat dari penerapan AI dalam proses perencanaan bisnis?A
Penerapan AI dalam proses perencanaan bisnis dapat mempercepat pengambilan keputusan, meningkatkan akurasi prediksi, dan mengurangi silo antar tim.Q
Bagaimana cara organisasi dapat memulai penerapan AI agentik dalam perencanaan mereka?A
Organisasi dapat memulai dengan mendefinisikan pustaka sinyal vibe, menetapkan kebijakan awal, dan melakukan pilot pada satu kategori atau pasar sebelum memperluas ke area lain.




