
Courtesy of CNBCIndonesia
Kementerian Komunikasi dan Telkomsel Percepat Pemulihan Jaringan di Aceh
Mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi di wilayah terdampak bencana di Sumatra, khususnya Aceh, dengan bantuan genset dan perangkat komunikasi untuk mendukung koordinasi dan konektivitas masyarakat.
22 Des 2025, 14.40 WIB
293 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Pemerintah dan Telkomsel berkolaborasi dalam mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi di Aceh.
- Pengiriman genset dan perangkat komunikasi sangat penting untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat pascabencana.
- Progres pemulihan jaringan telekomunikasi di Sumatra menunjukkan hasil yang signifikan, dengan Aceh menjadi fokus utama.
Jakarta, Indonesia - Banjir dan longsor baru-baru ini mempengaruhi sejumlah wilayah di Sumatra, terutama Provinsi Aceh, sehingga menyebabkan gangguan jaringan telekomunikasi. Kondisi ini menghambat komunikasi penting antara tim pemulihan bencana dan masyarakat yang terdampak.
Untuk membantu pemulihan, Kementerian Komunikasi dan Digital bersama Telkomsel mengirimkan 100 unit genset dan ratusan perangkat komunikasi ke wilayah yang masih mengalami gangguan, khususnya Aceh. Bantuan ini telah dikirimkan secara bertahap sejak pertengahan Desember 2025.
Pemulihan jaringan di Sumatra Utara dan Barat sudah hampir selesai, namun Aceh masih tertinggal dengan pemulihan sekitar 80 persen. Oleh karena itu, fokus utama percepatan ada di wilayah Aceh seperti Aceh Tamiang, Gayo Luwes, dan Bener Meriah.
Perangkat yang dikirimkan tidak hanya untuk petugas pemulihan, tetapi juga untuk masyarakat yang kehilangan atau merusak perangkat telekomunikasi akibat bencana. Genset yang dikirim memiliki kapasitas 10 kVA, mudah dipindahkan, dan bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti pengisian daya ponsel.
Dengan dukungan tersebut, diharapkan proses pemulihan jaringan di Aceh bisa berjalan lebih lancar, sehingga koordinasi penanganan bencana dan akses komunikasi masyarakat dapat segera pulih sepenuhnya.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251222133525-37-696288/jaringan-lumpuh-pasca-banjir-100-genset-dikerahkan-ke-aceh
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251222133525-37-696288/jaringan-lumpuh-pasca-banjir-100-genset-dikerahkan-ke-aceh
Analisis Ahli
Fifi Aleyda Yahya
"Pemulihan telekomunikasi adalah kunci utama dalam mempercepat penanganan bencana dan menjaga kelangsungan komunikasi masyarakat terdampak."
Indrawan Ditapradana
"Memberikan fasilitas telekomunikasi yang memadai merupakan tulang punggung keberhasilan koordinasi dalam situasi darurat bencana."
Analisis Kami
"Keputusan Kementerian Komunikasi dan Digital dan Telkomsel untuk mengirimkan bantuan genset dan perangkat komunikasi secara berkelanjutan sangat tepat guna mengatasi kendala listrik yang menjadi hambatan utama pemulihan jaringan. Namun, upaya ini harus diiringi dengan perbaikan infrastruktur jangka panjang agar bencana serupa tidak mengakibatkan gangguan komunikasi yang parah di masa depan."
Prediksi Kami
Dengan adanya dukungan genset dan perangkat komunikasi secara terus-menerus, pemulihan jaringan di Aceh akan semakin cepat sehingga konektivitas masyarakat kembali normal dalam waktu dekat.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Digital bersama Telkomsel di Aceh?A
Kementerian Komunikasi dan Digital bersama Telkomsel mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi di wilayah terdampak banjir dan longsor di Aceh.Q
Berapa banyak genset yang dikirimkan untuk pemulihan jaringan telekomunikasi?A
Sebanyak 100 genset dikirimkan untuk mendukung pemulihan jaringan telekomunikasi.Q
Apa progres pemulihan jaringan telekomunikasi di Sumatra sampai saat ini?A
Pemulihan jaringan telekomunikasi di Sumatra Utara telah mencapai sekitar 97%, Sumatra Barat 99%, dan Aceh sekitar 80%.Q
Mengapa pengiriman genset ini penting bagi masyarakat di Aceh?A
Pengiriman genset penting untuk mempercepat pemulihan dan memastikan masyarakat dapat menggunakan listrik untuk keperluan dasar dan pengisian daya ponsel.Q
Apa tujuan dari pengiriman ponsel dan peralatan lainnya?A
Pengiriman ponsel dan peralatan lainnya bertujuan untuk membantu tim pemulihan dan masyarakat yang perangkatnya rusak atau hilang akibat banjir.




