China Gagal Lagi, Namun Tetap Kejar Roket Ulang Pakai Kelas Orbit AS
Courtesy of SCMP

China Gagal Lagi, Namun Tetap Kejar Roket Ulang Pakai Kelas Orbit AS

Artikel ini bertujuan menjelaskan upaya China dalam mengembangkan roket ulang pakai kelas orbit serta tantangan yang dihadapi, sekaligus menyoroti pentingnya teknologi ini dalam mendukung pembangunan konstelasi satelit internet besar-besaran yang dapat menyaingi Starlink.

23 Des 2025, 09.47 WIB
280 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • China sedang berusaha mengembangkan roket dapat digunakan kembali untuk meningkatkan kemampuan luar angkasa.
  • Roket Long March 12A mengalami kegagalan dalam pemulihan tahap pertama pada peluncuran perdana.
  • Teknologi roket dapat digunakan kembali dapat mendukung peluncuran konstelasi satelit besar-besaran.
Jiuquan, Republik Rakyat Tiongkok - China tengah berusaha keras mengembangkan teknologi roket yang dapat digunakan ulang untuk misi luar angkasa kelas orbit, sebuah teknologi yang selama ini hanya berhasil dilakukan oleh Amerika Serikat. Roket Long March 12A yang diproduksi oleh institusi negara baru saja melakukan peluncuran perdananya, tapi sayangnya tahap pertama roket ini gagal saat pendaratan ulang.
Peluncuran dan kegagalan pendaratan ini merupakan kegagalan kedua China dalam sebulan terakhir dalam mengembalikan tahap pertama roket yang dipakai ulang. Keberhasilan pendaratan ulang ini sangat penting karena dapat menghemat biaya dan mempercepat peluncuran satelit, yang sangat dibutuhkan untuk proyek besar seperti jaringan satelit internet.
Amerika Serikat menjadi pelopor dalam teknologi ini dengan SpaceX yang berhasil mengembangkan dan mempraktikkan roket Falcon 9 yang dapat digunakan ulang hampir satu dekade lalu. Baru-baru ini perusahaan lain dari AS, Blue Origin, juga berhasil mengoperasikan roket pakai ulang New Glenn.
Dalam konteks persaingan global, China juga tengah mengembangkan dua proyek konstelasi satelit raksasa, Guowang dan Qianfan, yang mencanangkan untuk memiliki puluhan ribu satelit dan bersaing langsung dengan Starlink dari SpaceX. Keberhasilan teknologi roket pakai ulang akan sangat mendukung keberhasilan peluncuran dan pengoperasian proyek satelit tersebut.
Walau saat ini China masih mengalami kendala teknis, langkah mereka dalam riset roket ulang pakai menunjukkan ambisi besar untuk mengejar teknologi luar angkasa tingkat lanjut. Jika berhasil, hal ini akan memberikan China keuntungan strategis dalam kompetisi teknologi ruang angkasa global dan menurunkan biaya akses luar angkasa.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/news/china/science/article/3337415/chinas-reusable-rocket-ambitions-experience-second-setback-same-month?module=top_story&pgtype=subsection

Analisis Ahli

Elon Musk
"Teknologi roket ulang pakai adalah kunci revolusi luar angkasa yang memungkinkan biaya peluncuran turun drastis, dan saya yakin China juga akan sukses dengan pendekatan ini dalam beberapa tahun ke depan."
Peggy Whitson
"Pengembangan roket ulang pakai di China menunjukkan kemajuan yang penting, tapi mereka perlu fokus pada kontrol pendaratan dan pengujian agar sesuai standar internasional."

Analisis Kami

"Kegagalan pendaratan tahap pertama Long March 12A menunjukkan bahwa China masih perlu memperkuat aspek teknis dan operasional dalam pengembangan roket ulang pakai. Meski tertinggal dari AS, dorongan negara tersebut untuk mengejar teknologi ini sangat strategis dan akan membuka peluang besar bagi kemandirian dan kompetisi global di sektor antariksa."

Prediksi Kami

Dalam waktu dekat, China akan terus memperbaiki dan menguji teknologi roket ulang pakai, dan kemungkinan akan berhasil melakukan pendaratan booster kelas orbit yang dapat mempercepat perkembangan program luar angkasa dan konstelasi satelit mereka.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa itu Long March 12A?
A
Long March 12A adalah roket dapat digunakan kembali pertama yang diluncurkan oleh China.
Q
Mengapa peluncuran roket ini penting bagi China?
A
Peluncuran ini penting karena China ingin bersaing dengan AS dalam teknologi luar angkasa dan roket dapat digunakan kembali.
Q
Siapa yang mengembangkan roket Long March 12A?
A
Roket Long March 12A dikembangkan oleh Shanghai Academy of Spaceflight Technology di bawah China Aerospace Science and Technology Corporation.
Q
Apa tujuan dari konstelasi satelit Guowang dan Qianfan?
A
Konstelasi satelit Guowang dan Qianfan bertujuan untuk meluncurkan jaringan hingga 10.000 satelit, bersaing dengan Starlink dari SpaceX.
Q
Mengapa teknologi roket dapat digunakan kembali penting?
A
Teknologi roket dapat digunakan kembali memungkinkan peluncuran yang lebih sering dan biaya yang lebih rendah, mendukung proyek luar angkasa besar.