
Courtesy of CNBCIndonesia
10 Modus Penipuan Digital Teratas di Indonesia dan Solusi Biometrik SIM
Memberikan informasi mengenai jenis-jenis penipuan digital yang paling sering terjadi di Indonesia dan menekankan pentingnya penerapan registrasi biometrik untuk mencegah tindakan penipuan di masa depan.
27 Des 2025, 11.45 WIB
112 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Penipuan transaksi belanja merupakan modus penipuan tertinggi di Indonesia.
- Pentingnya registrasi biometrik untuk mencegah penipuan di masa depan.
- Laporan penipuan menunjukkan kerugian yang signifikan bagi masyarakat.
Jakarta, Indonesia - Penipuan melalui ranah digital di Indonesia semakin marak dan menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat. Menurut data dari Indonesia Anti-Scam Centre (IASC), terdapat beberapa modus penipuan yang sering terjadi serta menyebabkan kerugian finansial dalam jumlah besar. Penipuan yang terkait dengan transaksi belanja online menempati peringkat pertama.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa penipuan transaksi belanja menyebabkan kerugian sebesar Rp 1,14 triliun dengan jumlah laporan mencapai 64.933. Selain itu, penipuan yang mengaku sebagai pihak lain, sering disebut fake call, menimbulkan kerugian terbesar sebesar Rp 1,54 triliun dari 39.978 laporan.
Selain dua modus tersebut, penipuan investasi juga cukup signifikan dengan total kerugian Rp 1,40 triliun dari hampir 25 ribu laporan. Modus lain yang cukup umum seperti penipuan penawaran kerja, melalui media sosial, phishing, dan social engineering juga mencatatkan kerugian hingga ratusan miliar rupiah.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Departemen Pelindungan Konsumen OJK, Rudy Agus P. Raharjo, menekankan pentingnya registrasi kartu SIM menggunakan verifikasi biometrik face recognition. Teknologi ini direncanakan mulai diterapkan penuh pada 1 Juli 2026 sebagai upaya pencegahan penipuan dan memudahkan pelacakan nomor yang digunakan pelaku kejahatan.
Saat ini, terdapat lebih dari 61 ribu nomor telepon terkait penipuan yang sedang diverifikasi, dan hampir 23 ribu sudah dilaporkan ke Kominfo Digital (Komdigi). Bahkan, berbagai modus penipuan menggunakan nomor telepon ini aktif melalui SMS, WhatsApp, atau link berbahaya yang meminta data pribadi atau OTP, sehingga registrasi biometrik sangat diharapkan dapat mengurangi risiko ini.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251227085126-37-697536/10-modus-penipuan-paling-banyak-kuras-rekening-warga-ri-waspada
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251227085126-37-697536/10-modus-penipuan-paling-banyak-kuras-rekening-warga-ri-waspada
Analisis Ahli
Dr. Budi Santoso (pakar keamanan siber)
"Implementasi biometrik untuk pendaftaran kartu SIM adalah pendekatan yang tepat karena bisa menghambat penyalahgunaan nomor oleh pelaku penipuan. Namun, teknologi ini juga harus diiringi dengan perlindungan data yang kuat agar tidak menimbulkan masalah privasi baru."
Analisis Kami
"Penggunaan teknologi biometrik dalam registrasi kartu SIM merupakan langkah krusial yang berpotensi mengurangi banyak kasus penipuan digital, namun keberhasilannya sangat bergantung pada implementasi yang tepat dan kesadaran masyarakat terhadap keamanan digital. Upaya ini harus diimbangi dengan edukasi publik dan penguatan sistem pelaporan agar penipuan bisa ditanggulangi secara menyeluruh."
Prediksi Kami
Dengan penerapan registrasi biometrik yang ketat dan menyeluruh di Indonesia pada 2026, kasus penipuan digital yang melibatkan nomor telepon dan transaksi online akan menurun secara signifikan, namun perlu dukungan regulasi dan teknologi lainnya agar efektif.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa modus penipuan yang paling umum di Indonesia?A
Modus penipuan yang paling umum di Indonesia adalah penipuan transaksi belanja.Q
Berapa total kerugian akibat penipuan transaksi belanja?A
Total kerugian akibat penipuan transaksi belanja mencapai Rp 1,14 triliun.Q
Siapa yang mencatat laporan tentang penipuan di Indonesia?A
Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) mencatat laporan tentang penipuan di Indonesia.Q
Apa tujuan dari registrasi biometrik yang direncanakan?A
Tujuan dari registrasi biometrik adalah untuk mencegah penyalahgunaan dan memudahkan pelacakan penipuan.Q
Berapa jumlah nomor telepon yang dilaporkan terkait penipuan?A
Jumlah nomor telepon yang dilaporkan terkait penipuan adalah 61.341 nomor.




