
Courtesy of TechCrunch
Pengemudi DoorDash Gunakan Foto AI Palsu untuk Tipu Pengiriman Makanan
Artikel ini bertujuan untuk menginformasikan dan mengungkap bagaimana teknologi AI bisa disalahgunakan untuk melakukan penipuan dalam layanan pengiriman makanan serta upaya DoorDash dalam menanggapi dan menindak pelaku penipuan tersebut.
05 Jan 2026, 04.14 WIB
2 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Penipuan dengan menggunakan foto AI dapat terjadi dalam layanan pengiriman.
- DoorDash merespons cepat terhadap insiden penipuan untuk melindungi pelanggan.
- Kejadian ini menunjukkan perlunya pengawasan lebih ketat di platform layanan pengiriman.
Austin, Amerika Serikat - Seorang pengemudi DoorDash di Austin, Amerika Serikat, menjadi viral setelah dilaporkan memalsukan bukti pengiriman makanan dengan menggunakan gambar yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan. Hal ini diketahui setelah pelanggan bernama Byrne Hobart memposting pengalamannya di media sosial.
Hobart mengungkap bahwa pengemudi langsung menandai pesanan sebagai telah dikirim meskipun belum melakukan pengantaran. Untuk menunjukkan buktinya, pengemudi menyerahkan gambar yang tampak seperti foto pengiriman namun sebenarnya dibuat oleh AI.
Kejadian ini menarik perhatian karena ada indikasi bahwa pengemudi menggunakan akun yang diretas dan menjalankan aplikasi DoorDash pada ponsel yang di-jailbreak sehingga bisa mengakses foto-foto pelanggan sebelumnya yang tersimpan di aplikasi.
DoorDash merespons cepat dengan melakukan penyelidikan dan segera menghapus akun pengemudi yang terlibat. Perusahaan juga memastikan pelanggan yang dirugikan mendapatkan penggantian serta menyatakan bahwa mereka tidak akan mentoleransi tindakan penipuan apapun.
Insiden ini menjadi peringatan penting bagi perusahaan layanan pengiriman untuk menguatkan proteksi keamanan mereka dan mendorong peningkatan teknologi deteksi penipuan agar kepercayaan pelanggan tetap terjaga.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/01/04/doordash-says-it-banned-driver-who-seemingly-faked-a-delivery-using-ai/
[1] https://techcrunch.com/2026/01/04/doordash-says-it-banned-driver-who-seemingly-faked-a-delivery-using-ai/
Analisis Ahli
Ahli Keamanan Siber Dr. Rina Kurniawan
"Kasus ini menegaskan perlunya integrasi teknologi deteksi anomali AI secara real-time dalam aplikasi layanan pengiriman untuk mengidentifikasi pola penipuan sebelum terjadi kerugian besar."
Analisis Kami
"Kasus ini menunjukkan betapa cepatnya teknologi AI bisa disalahgunakan untuk melakukan penipuan jika tidak ada pengawasan ketat dari platform layanan. DoorDash perlu berinvestasi lebih dalam sistem keamanan siber dan edukasi kepada pengemudi agar insiden serupa bisa diminimalkan."
Prediksi Kami
Di masa depan, platform layanan pengiriman akan semakin memperketat sistem verifikasi pengiriman dan memanfaatkan teknologi anti-penipuan yang lebih canggih untuk mencegah penyalahgunaan AI.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang terjadi dengan pengemudi DoorDash yang menggunakan foto AI?A
Pengemudi DoorDash menerima pesanan lalu segera menandainya sebagai terkirim dengan foto yang dihasilkan oleh AI.Q
Siapa yang melaporkan kejadian ini?A
Byrne Hobart, seorang warga Austin, melaporkan kejadian ini di media sosial.Q
Mengapa Hobart menganggap ceritanya mungkin mudah dipalsukan?A
Hobart mengakui bahwa cerita ini mungkin mudah dipalsukan dan menyebutkan orang lain yang mengalami hal serupa.Q
Apa reaksi DoorDash terhadap insiden ini?A
DoorDash menyelidiki insiden tersebut, menghapus akun pengemudi, dan memastikan pelanggan mendapat kompensasi.Q
Bagaimana pengemudi DoorDash melakukan penipuan ini?A
Hobart berspekulasi bahwa pengemudi menggunakan akun yang diretas dan mengambil gambar pintu depan dari fitur DoorDash.


