Alphabet Kuasai Dunia Internet dengan Fokus AI, Valuasi Capai Rp 66.80 quadriliun (US$4 Triliun)
Courtesy of CNBCIndonesia

Alphabet Kuasai Dunia Internet dengan Fokus AI, Valuasi Capai Rp 66.80 quadriliun (US$4 Triliun)

Menjelaskan bagaimana fokus kuat Alphabet terhadap teknologi AI berhasil meningkatkan valuasi pasar perusahaan menjadi US$4 triliun dan mengukuhkan posisinya sebagai raja internet di dunia yang masih relevan dan berinovasi di tengah persaingan AI.

13 Jan 2026, 14.05 WIB
129 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Alphabet mencapai valuasi pasar baru yang mengesankan berkat fokus pada teknologi AI.
  • Perusahaan ini berhasil melampaui Apple dalam kapitalisasi pasar untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun.
  • Inovasi yang dilakukan oleh Alphabet dalam bidang AI membantu mempertahankan posisinya di industri teknologi.
Jakarta, Indonesia - Alphabet, perusahaan induk Google, berhasil mencapai valuasi pasar sebesar 4 triliun dolar Amerika Serikat, pencapaian yang pertama kalinya terjadi dalam sejarah perusahaan ini. Sahamnya pun meraih rekor tertinggi dengan harga Rp 557.85 juta (US$334,04) per saham kelas A. Peningkatan ini dipicu oleh fokus perusahaan terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI) yang semakin tajam.
Dengan valuasi sebesar itu, Alphabet berhasil melampaui Apple sebagai perusahaan teknologi bernilai tertinggi kedua di dunia. Hal ini menjadi bukti bahwa strategi dan inovasi Alphabet dalam bidang AI mampu menjawab keraguan yang sebelumnya muncul akibat banyaknya startup AI baru yang mengancam dominasi layanan Google Search dan lainnya.
CEO Ladenburg Thalmann Asset Management, Phil Blancato, menilai bahwa Alphabet adalah satu-satunya perusahaan dari kelompok 'Magnificent Seven' yang berhasil membuat kemajuan berarti dalam 12 bulan terakhir melalui inovasi dan model bisnis baru. Inovasi-inovasi tersebut juga tercermin pada pendapatan perusahaan yang terus tumbuh.
Model AI buatan Alphabet, Gemini, kini digunakan secara luas oleh perusahaan besar seperti Apple dan Samsung. Hal ini juga didukung dengan ulasan positif untuk versi terbaru Gemini 3, yang menunjukkan keunggulan dibandingkan pesaing utamanya, OpenAI, yang menghadapi kritik pada model GPT-5 mereka.
Selain itu, Alphabet mengembangkan chip AI yang semula hanya untuk penggunaan internal, dan sekarang mulai dipasarkan kepada perusahaan lain. Meta Platform berencana membeli chip tersebut untuk kebutuhan pusat data mereka, sebuah langkah besar yang menunjukkan pengaruh Alphabet di dunia teknologi semakin meluas.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260113124336-37-701946/bangkitnya-raja-internet-dunia-nilainya-tembus-rp-67000-triliun

Analisis Ahli

Phil Blancato
"Inovasi Alphabet dalam AI membedakan mereka dari perusahaan lain dan ini dapat dilihat dari data pendapatan serta ekspansi teknologi mereka yang melampaui model bisnis tradisional."

Analisis Kami

"Fokus kuat Alphabet terhadap AI jelas menjadi game changer dalam industri teknologi yang sangat kompetitif ini. Dengan valuasi sebesar itu, mereka tidak hanya mempertahankan, tapi juga memperluas pengaruhnya secara strategis, terutama melalui integrasi teknologi AI ke perusahaan besar lain seperti Apple dan Samsung."

Prediksi Kami

Alphabet akan terus memperkuat dominasi di bidang AI dengan produk dan teknologi mutakhir, berpotensi meningkatkan kemitraan strategis dan pengembangan chip AI untuk memperluas pengaruhnya di berbagai industri teknologi.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang dicapai oleh Alphabet pada 12 Juni 2026?
A
Alphabet mencatatkan valuasi pasar US$4 triliun untuk pertama kalinya.
Q
Mengapa valuasi pasar Alphabet meningkat?
A
Valuasi pasar meningkat karena fokus Alphabet yang semakin tajam pada teknologi AI.
Q
Siapa yang melampaui kapitalisasi pasar Alphabet untuk pertama kalinya sejak 2019?
A
Apple melampaui kapitalisasi pasar Alphabet untuk pertama kalinya sejak 2019.
Q
Apa yang menjadi fokus utama inovasi Alphabet?
A
Fokus utama inovasi Alphabet adalah pada teknologi kecerdasan buatan (AI).
Q
Apa yang direncanakan oleh Samsung Electronics terkait teknologi AI?
A
Samsung Electronics berencana menggandakan jumlah perangkat selulernya dengan fitur AI yang didukung oleh Gemini.