OpenAI Dorong Pemerintah Dunia Lebih Maksimalkan AI lewat 'OpenAI for Countries'
Courtesy of CNBCIndonesia

OpenAI Dorong Pemerintah Dunia Lebih Maksimalkan AI lewat 'OpenAI for Countries'

Mendorong penggunaan AI lebih luas di berbagai sektor dan mempersempit kesenjangan antara negara-negara maju dengan yang belum memiliki kapasitas AI, serta meningkatkan kemampuan pemerintah dalam penggunaan teknologi AI untuk kepentingan seperti pendidikan, kesehatan, dan mitigasi bencana.

22 Jan 2026, 17.50 WIB
127 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • OpenAI ingin memperluas penggunaan teknologi AI di berbagai sektor untuk semua negara.
  • Inisiatif 'OpenAI for Countries' bertujuan untuk mengurangi ketimpangan akses terhadap teknologi AI.
  • Kolaborasi dengan pemerintah di berbagai negara menunjukkan potensi besar AI dalam pendidikan dan mitigasi bencana.
Jakarta, Indonesia - Kecerdasan buatan (AI) kini semakin banyak digunakan oleh masyarakat modern dalam berbagai aktivitas sehari-hari termasuk mencari informasi dan rekomendasi melalui chatbot seperti ChatGPT. Selain itu, mesin pencarian seperti Google juga telah mengintegrasikan teknologi AI agar hasil pencarian lebih mudah dirangkum sesuai kebutuhan pengguna.
Tidak hanya untuk layanan chatbot, AI juga mulai diterapkan di sektor pendidikan, kesehatan, telekomunikasi, transportasi, dan perbankan. OpenAI, perusahaan di balik ChatGPT, kini memiliki inisiatif baru bernama 'OpenAI for Countries' yang bertujuan memperluas penggunaan AI hingga ke berbagai negara agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih merata.
Program ini mengajak pemerintah di seluruh dunia untuk membangun data center dan mengintegrasikan teknologi AI di berbagai bidang, termasuk pendidikan, kesehatan, dan mitigasi bencana. OpenAI telah menunjuk George Osborne, mantan menteri keuangan Inggris, sebagai pengawas proyek ini sejak akhir 2025.
Sebelas negara sudah bergabung dalam inisiatif ini dengan berbagai bentuk kerjasama, misalnya Estonia yang menggunakan ChatGPT Edu di sekolah, serta Norwegia dan Uni Emirat Arab yang membangun data center bersama OpenAI. Di Korea Selatan, AI digunakan untuk membangun sistem peringatan bencana air yang real-time.
OpenAI pun berada di posisi strategis dalam perkembangan AI modern dengan valuasi mencapai Rp 8.35 quadriliun (US$500 miliar) dan berencana melakukan IPO yang diperkirakan mampu menembus valuasi Rp 16.70 quadriliun (US$1 triliun) . Inisiatif ini dipandang berpotensi mempersempit kesenjangan teknologi dan meningkatkan pemanfaatan AI bagi negara-negara dengan kapasitas teknologi yang masih terbatas.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260122145536-37-704422/dunia-ramai-ramai-mulai-berubah-manusia-makin-dijajah

Analisis Ahli

Geoffrey Hinton
"Inisiatif OpenAI for Countries bisa menjadi game changer dalam akses AI global, tetapi perlu diimbangi dengan pelatihan dan regulasi yang tepat agar teknologi tidak salah arah."
Fei-Fei Li
"Menyediakan kapabilitas AI di berbagai negara adalah langkah penting untuk pemerataan teknologi, terutama jika dapat dipadukan dengan edukasi yang berkelanjutan."

Analisis Kami

"Ini adalah langkah strategis yang sangat penting bagi OpenAI untuk mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin global dalam AI sekaligus memperluas dampak sosial teknologi ini. Namun, tantangan utama akan terletak pada bagaimana memastikan AI dapat digunakan secara etis dan inklusif tanpa menimbulkan kesenjangan baru di antara negara-negara berkembang dan maju."

Prediksi Kami

Dalam beberapa tahun ke depan, AI akan semakin terintegrasi dalam sistem pemerintahan dan sektor publik global, sehingga mempercepat transformasi digital sekaligus mengurangi ketimpangan teknologi antar negara.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang dilakukan OpenAI dalam inisiatif 'OpenAI for Countries'?
A
OpenAI berupaya meyakinkan pemerintah untuk membangun lebih banyak data center dan mendorong penggunaan AI di berbagai sektor.
Q
Siapa yang ditunjuk untuk mengawasi proyek tersebut?
A
George Osborne, mantan menteri keuangan Inggris, ditunjuk untuk mengawasi proyek tersebut.
Q
Apa tujuan dari inisiatif ini?
A
Tujuan dari inisiatif ini adalah mempersempit ketimpangan akses AI antara negara-negara yang sudah maju dan yang belum.
Q
Negara mana yang telah mendaftar untuk 'OpenAI for Countries'?
A
Sebelas negara telah mendaftar untuk 'OpenAI for Countries', termasuk Estonia dan Norwegia.
Q
Apa yang diharapkan OpenAI dari kerjasama dengan pemerintah di bidang lain?
A
OpenAI berharap dapat bekerja sama dalam perencanaan bencana dan mitigasi masalah terkait perubahan iklim.