
Courtesy of Forbes
Membangun Sistem Pangan Berkelanjutan Demi Kesehatan dan Iklim yang Lebih Baik
Artikel ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang perlunya transformasi sistem pangan dengan pendekatan inovasi bersih dan energi terbarukan agar produksi pangan menjadi lebih sehat, berkelanjutan, dan rendah karbon demi menghadapi tantangan krisis kesehatan, perubahan iklim, dan ketahanan pangan di masa depan.
28 Jan 2026, 18.21 WIB
277 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Sistem pangan di AS dan global mengalami tekanan yang signifikan akibat perubahan iklim dan pola konsumsi yang tidak berkelanjutan.
- Inovasi dalam teknologi pertanian dan manajemen nutrisi dapat membantu mengurangi emisi dan meningkatkan keberlanjutan.
- Kesehatan tanah dan praktik pertanian yang berkelanjutan sangat penting untuk memastikan ketahanan pangan di masa depan.
Texas, Amerika Serikat - Amerika Serikat menghadapi masalah kesehatan yang besar karena pola makan yang tidak sehat, di mana sebagian besar pengeluaran kesehatan digunakan untuk mengobati penyakit kronis yang terkait dengan makanan. Selain itu, sebagian besar penduduk mengalami masalah kelebihan berat badan dan risiko diabetes yang tinggi, yang menunjukkan bahwa masalah pangan bukan hanya soal nutrisi tapi juga kesehatan masyarakat.
Sistem pangan global dan domestik memerlukan energi dalam jumlah besar untuk berbagai tahap produksi makanan, termasuk pertanian, pemrosesan, penyimpanan, dan distribusi. Sayangnya, sistem pangan ini juga menjadi kontributor utama emisi gas rumah kaca, terutama melalui peternakan dan deforestasi yang berdampak buruk bagi lingkungan dan iklim global.
Solusi di sektor pertanian fokus pada pengurangan penggunaan energi fosil melalui penerapan energi terbarukan seperti biogas, biomethane, dan panel surya yang bisa berfungsi bersama tanaman. Selain itu, inovasi lain seperti pertanian presisi dan protein alternatif juga meningkatkan efisiensi dan mengurangi dampak lingkungan dari produksi pangan.
Kesehatan tanah menjadi sangat penting sebagai kunci keberhasilan sistem pangan yang berkelanjutan. Penggunaan pupuk rendah karbon dan praktik pertanian yang menyehatkan tanah, seperti penggunaan biochar dan daur ulang nutrisi, mampu meningkatkan produksi sekaligus menyimpan karbon jangka panjang di dalam tanah.
Investasi di sektor agri-food semakin selektif dengan fokus pada teknologi yang memberikan dampak sistemik dan berkelanjutan. Penting adanya kemitraan jangka panjang dan pembiayaan sabar yang mengakui bahwa pertanian adalah proses dengan siklus biologis yang panjang dan modal yang perlu bertumbuh seiring waktu demi keberlanjutan pangan, energi, dan iklim dunia.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/elenabou/2026/01/28/food-is-fossil-fuel-the-dirty-energy-secret-on-your-plate/
[1] https://www.forbes.com/sites/elenabou/2026/01/28/food-is-fossil-fuel-the-dirty-energy-secret-on-your-plate/
Analisis Ahli
Dr. Robert Ozanne
"Transformasi pertanian menuju teknologi hijau harus mengintegrasikan pendekatan ekosistem agar hasilnya berkelanjutan dalam jangka panjang dan tidak hanya mengandalkan teknologi tinggi."
Dr. Danielle Nierenberg
"Fokus pada sistem pangan yang inklusif dan berkelanjutan dapat menekan emisi karbon sekaligus memperbaiki ketahanan pangan, terutama bagi komunitas rentan."
Analisis Kami
"Transformasi sistem pangan adalah keharusan yang tidak bisa ditunda lagi karena dampak kesehatan dan lingkungan yang sudah sangat nyata. Namun, keberhasilan inovasi hanya bisa dicapai dengan investasi sabar dan kolaborasi antar pemangku kepentingan yang memahami kompleksitas biologis dan ekonomi di balik produksi pangan."
Prediksi Kami
Jika tidak ada transformasi signifikan dalam sistem pangan dan penggunaan energi, maka krisis kesehatan akibat pola makan, ketidakamanan pangan, dan dampak lingkungan akan semakin memburuk, memperbesar kesenjangan pangan dan mempercepat kerusakan ekosistem global.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang menjadi krisis kesehatan nasional di AS?A
Krisis kesehatan nasional di AS terkait dengan pola makan yang buruk dan peningkatan penyakit kronis.Q
Berapa persen emisi gas rumah kaca yang dihasilkan oleh sistem pangan global?A
Sekitar 30% emisi gas rumah kaca global dihasilkan oleh sistem pangan.Q
Apa peran energi dalam sistem pangan?A
Energi diperlukan untuk produksi, pengolahan, dan transportasi makanan, dan dekarbonisasi sistem pangan sangat terkait dengan bagaimana energi diproduksi dan digunakan.Q
Mengapa kesehatan tanah penting dalam sistem pangan?A
Kesehatan tanah penting karena mempengaruhi produktivitas pertanian dan ketahanan ekosistem, serta berkontribusi pada pengelolaan nutrisi yang lebih baik.Q
Apa itu biochar dan manfaatnya?A
Biochar adalah material karbon yang dihasilkan dari pemanasan biomassa dan dapat meningkatkan kesuburan tanah serta mengunci karbon.




