Perlombaan Belanja Modal Raksasa Teknologi dalam Menguasai Dunia AI
Courtesy of TechCrunch

Perlombaan Belanja Modal Raksasa Teknologi dalam Menguasai Dunia AI

Mengungkap bagaimana perusahaan teknologi besar meningkatkan investasi capital expenditure (capex) mereka secara dramatis untuk mengamankan dominasi di bidang AI, serta dampaknya terhadap sentimen investor dan masa depan industri teknologi.

06 Feb 2026, 05.43 WIB
113 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Perusahaan teknologi besar berlomba-lomba untuk meningkatkan belanja modal untuk mendukung infrastruktur AI.
  • Investor menunjukkan kekhawatiran terhadap besarnya komitmen belanja modal perusahaan-perusahaan teknologi.
  • Meskipun ada ketidakpastian dari investor, perusahaan tetap berinvestasi besar-besaran karena percaya pada potensi revolusioner AI.
global - Saat ini, perusahaan teknologi besar berlomba mengeluarkan dana besar untuk membangun pusat data guna menunjang komputasi untuk kecerdasan buatan. Keyakinan mereka adalah bahwa memiliki kapasitas komputasi terbesar akan memberi keunggulan dalam menciptakan produk AI terbaik, yang dianggap kunci sukses jangka panjang.
Amazon menjadi yang terdepan dengan proyek pengeluaran modal mencapai 200 miliar dolar AS di tahun 2026, naik dari 131,8 miliar di 2025, yang tidak hanya untuk AI tetapi juga robotik dan satelit. Google mengikuti dengan rencana belanja capex 175-185 miliar dolar AS di 2026, hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya.
Meta dan Microsoft juga menaikkan anggaran mereka secara signifikan, namun tidak sebesar Amazon dan Google. Oracle masih berada jauh di bawah dengan estimasi belanja hanya 50 miliar dolar AS untuk 2026, menunjukkan perbedaan strategi perusahaan-perusahaan teknologi dalam menghadapi era AI.
Walaupun para perusahaan ini terus meningkatkan capex, respons investor sangat negatif, dengan harga saham yang turun akibat kekhawatiran atas pengeluaran yang sangat besar yang dinilai berisiko tinggi. Pengeluaran yang tinggi ini belum tentu langsung menghasilkan keuntungan yang memuaskan dalam waktu dekat.
Ke depan, perusahaan teknologi besar kemungkinan tidak akan mengurangi komitmen mereka terhadap investasi di AI meski mendapat tekanan dari pasar saham. Mereka harus pintar menyampaikan strategi mereka agar ekspektasi investor tidak semakin jatuh, sembari tetap fokus pada membangun ekosistem AI yang dominan.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/02/05/amazon-and-google-are-winning-the-ai-capex-race-but-whats-the-prize/

Analisis Ahli

Andrew Ng
"Investasi terbesar dalam infrastruktur komputasi adalah langkah yang tepat untuk mempersiapkan masa depan AI karena compute adalah sumber daya yang paling kritikal."
Fei-Fei Li
"Fokus pada pembangunan pusat data memang penting, tetapi mengembangkan produk AI yang memiliki nilai praktis dan berkelanjutan juga tak kalah penting untuk memastikan keberhasilan jangka panjang."

Analisis Kami

"Perusahaan besar memang harus berani mengambil risiko dengan belanja modal besar untuk memastikan tidak tertinggal dalam perlombaan AI, tetapi mereka harus mulai mencari keseimbangan antara pengeluaran besar dan model bisnis yang berkelanjutan agar tidak terus kehilangan kepercayaan investor. Kegagalan untuk mengelola ekspektasi pasar dapat menyebabkan tekanan finansial yang signifikan bahkan bagi pemain teknologi utama."

Prediksi Kami

Investasi besar dalam infrastruktur AI kemungkinan akan terus meningkat tanpa mengindahkan kekhawatiran investor, yang bisa menyebabkan tekanan finansial jangka pendek namun mempersiapkan perusahaan-perusahaan ini untuk mendominasi pasar AI di masa depan.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang diproyeksikan Amazon untuk belanja modal hingga tahun 2026?
A
Amazon memproyeksikan belanja modal sebesar $200 miliar hingga tahun 2026.
Q
Bagaimana proyeksi belanja modal Google dibandingkan dengan Amazon?
A
Google memproyeksikan belanja modal antara $175 miliar hingga $185 miliar, yang lebih rendah dari Amazon.
Q
Apa yang menjadi kekhawatiran investor terkait belanja modal perusahaan teknologi?
A
Investor khawatir mengenai tingginya angka belanja modal yang diumumkan oleh perusahaan-perusahaan teknologi.
Q
Mengapa perusahaan seperti Microsoft dan Amazon tetap berinvestasi besar meskipun ada ketidakpastian dari investor?
A
Perusahaan seperti Microsoft dan Amazon percaya bahwa investasi besar dalam AI akan menjadi kunci keberhasilan di masa depan meskipun investor merasa cemas.
Q
Apa yang menjadi tantangan bagi Meta dalam menyusun strategi produk AI?
A
Meta menghadapi tantangan dalam menemukan strategi produk AI yang jelas dan efektif.